Kompas.com - 04/06/2015, 18:58 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Muhammad Nasyir mengatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan pembengkakan biaya pembangunan mass rapid transit (MRT) di Jakarta. Salah satunya yang terkait dengan izin mendirikan bangunan.

Menurut Nasyir, ada peraturan baru terkait pendirian bangunan yang menggunakan besi baja. Nasir menjelaskan, peraturan baru ini meminta agar konstruksi besi baja yang digunakan aman terhadap gempa, yakni BJTS 40.

"Kita baru tahu ada perubahan peraturan menggunakan baja. BJTS 50 tidak boleh lagi digunakan karena terlalu keras. Kalau ada gempa, bahaya. Peraturan mengenai muatan gempa, desain sismik ini kalau tidak kita ikuti, kita tidak dapat IMB," kata Nasyir seusai menghadiri seminar tentang pembangunan MRT Jakarta, di Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Menurut Nasir, perubahan terhadap penggunaan baja ini yang kemudian membuat PT MRT harus mengganti baja yang sebelumnya telah dibeli dan hampir digunakan. Akibatnya, biaya pun membengkak. Namun, ia menolak mengomentari mengenai pihak yang nantinya akan menanggung penambahan biaya itu.

"Kita harus lihat dampak itu. Ada tambahan biaya. Tapi ini masih dibahas PT MRT, Pemerintah DKI dan Kementerian Perhubungan," ujar dia.

Biaya pembangunan MRT sendiri terancam membengkak sebesar Rp 1,3 triliun. Besaran tersebut didapat dari hasil penghitungan konsultan Jepang yang membawahi proyek pembangunan MRT tahap pertama.

Selain perubahan terhadap standar penggunaan besi baja, penyebab lainnya adalah terkait tak kunjung tuntasnya pembebasan lahan di sejumlah tempat. Hal ini menyebabkan kontraktor proyek harus mengalami kerugian karena tidak bisa mengakses lokasi pekerjaannya. Dengan demikian, mau tidak mau harus dilakukan perpanjangan kontrak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengamat Sebut LRT Jakarta Sepi Penumpang karena Rute Terlalu Pendek

Pengamat Sebut LRT Jakarta Sepi Penumpang karena Rute Terlalu Pendek

Megapolitan
Pengamat Sebut Kebijakan Integrasi Tarif Transportasi Mestinya Libatkan KRL

Pengamat Sebut Kebijakan Integrasi Tarif Transportasi Mestinya Libatkan KRL

Megapolitan
Jumlah Pengunjung Mal di Jakarta Turun 15 Persen Akibat Syarat Wajib Vaksin Booster

Jumlah Pengunjung Mal di Jakarta Turun 15 Persen Akibat Syarat Wajib Vaksin Booster

Megapolitan
Gelar Puncak Jakarnaval 2022 di Sirkuit Formula E, Pemprov DKI: 'Venue' Berstandar Internasional

Gelar Puncak Jakarnaval 2022 di Sirkuit Formula E, Pemprov DKI: "Venue" Berstandar Internasional

Megapolitan
Cerita Jamal Kerja di Situs Judi 'Online' di Penjaringan: Disekap, Disiksa, dan Ditelanjangi karena Curi Uang Perusahaan

Cerita Jamal Kerja di Situs Judi "Online" di Penjaringan: Disekap, Disiksa, dan Ditelanjangi karena Curi Uang Perusahaan

Megapolitan
Polda Metro Minta Kementan Perketat Pengawasan Pohon Koka di Balai Penelitian Lembang agar Tak Disalahgunakan

Polda Metro Minta Kementan Perketat Pengawasan Pohon Koka di Balai Penelitian Lembang agar Tak Disalahgunakan

Megapolitan
Satu Bulan Buron, Sopir Taksi yang Cabuli Anak di Kebayoran Lama Ditangkap

Satu Bulan Buron, Sopir Taksi yang Cabuli Anak di Kebayoran Lama Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Tambah 275 Kasus Covid-19 di Depok, 7.187 Pasien Dirawat

UPDATE 11 Agustus: Tambah 275 Kasus Covid-19 di Depok, 7.187 Pasien Dirawat

Megapolitan
2 Tahun Ditiadakan, Lomba Panjat Pinang di Aliran Kalimalang Kembali Digelar Warga Cipinang Melayu

2 Tahun Ditiadakan, Lomba Panjat Pinang di Aliran Kalimalang Kembali Digelar Warga Cipinang Melayu

Megapolitan
Diduga Depresi, Wanita Lompat dari Lantai 12 Apartemen Kawasan Kebon Jeruk

Diduga Depresi, Wanita Lompat dari Lantai 12 Apartemen Kawasan Kebon Jeruk

Megapolitan
Saat Kebakaran Landa Bengkel Sekaligus Rumah di Tangerang, Satu Tewas

Saat Kebakaran Landa Bengkel Sekaligus Rumah di Tangerang, Satu Tewas

Megapolitan
Banyak Cat Terkelupas di Sirkuit Formula E, Pengelola: Akibat Pencopotan Iklan

Banyak Cat Terkelupas di Sirkuit Formula E, Pengelola: Akibat Pencopotan Iklan

Megapolitan
Sidang Perdana Kasus Binomo Indra Kenz Bakal Digelar di PN Tangerang Hari Ini

Sidang Perdana Kasus Binomo Indra Kenz Bakal Digelar di PN Tangerang Hari Ini

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus 2022: Bertambah 279 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat di Tangsel Kini 940

UPDATE 11 Agustus 2022: Bertambah 279 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat di Tangsel Kini 940

Megapolitan
14 Agustus, Jakarnaval 2022 Digelar di Sirkuit Formula E

14 Agustus, Jakarnaval 2022 Digelar di Sirkuit Formula E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.