Kompas.com - 08/06/2015, 16:44 WIB
Penumpang komuter line rute Serpong-Tanah Abang, Senin (27/10/2014), mengalami peristiwa mencekam di tengah perjalanan, tepatnya saat berada di kawasan TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. KOMPAS.COM/ ACHMAD SUBECHIPenumpang komuter line rute Serpong-Tanah Abang, Senin (27/10/2014), mengalami peristiwa mencekam di tengah perjalanan, tepatnya saat berada di kawasan TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang ibu melahirkan bayi perempuan di sebuah kereta rel listrik (KRL) Commuter Line relasi Tangerang-Duri. Ia melahirkan dalam KRL yang sedang berjalan dengan dibantu oleh petugas dan penumpang lainnya.

Manajer Komunikasi PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek Eva Chairunisa membenarkan hal ini. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (8/6/2015) pukul 09.00 WIB di KRL bernomor KA 2129.

"Kejadiannya waktu KRL sedang berjalan menuju Stasiun Duri," kata Eva kepada Kompas.com, Senin sore.

Kejadian itu sempat membuat heboh penumpang di kereta tersebut. Namun, karena kondisi kereta yang tidak terlalu ramai dan penumpang serta petugas yang sigap membantu sang ibu, proses kelahiran pun berjalan dengan lancar.

Sesampainya di Stasiun Duri, ibu yang diketahui bernama Sarmunah (29) itu pun dibantu untuk turun. Ia langsung dibawa ke Puskesmas Kerendang, Tambora, untuk mendapat perawatan.

"Dibawa oleh petugas kami naik mobil," kata Eva. Eva mengatakan, meskipun proses kelahiran Sarmunah lancar, ia tetap harus mendapat perawatan yang mumpuni. Karena itu, ia tetap dibawa ke puskesmas.

Saat ini, kondisi Sarmunah dan bayinya sehat. "Tadi ada petugas yang datang ke sana, katanya sudah sehat dan bisa pulang besok," ujar Eva.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 25 Juni: 761 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel, RS Rujukan Hampir Penuh

UPDATE 25 Juni: 761 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel, RS Rujukan Hampir Penuh

Megapolitan
Cerita Tenaga Kesehatan Tangani Para Pasien Covid-19 Muda Separah Lansia

Cerita Tenaga Kesehatan Tangani Para Pasien Covid-19 Muda Separah Lansia

Megapolitan
UPDATE 25 Juni: Depok Kembali Catat Rekor, Ada 657 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

UPDATE 25 Juni: Depok Kembali Catat Rekor, Ada 657 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

Megapolitan
UPDATE 25 Juni: Tambah 6.934, Total Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus Setengah Juta

UPDATE 25 Juni: Tambah 6.934, Total Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus Setengah Juta

Megapolitan
Asrama Haji Pondok Gede Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Asrama Haji Pondok Gede Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Efektif Tekan Mobilitas, Ganjil Genap di Kota Bogor Diberlakukan Lagi Akhir Pekan Ini

Efektif Tekan Mobilitas, Ganjil Genap di Kota Bogor Diberlakukan Lagi Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Penyesuaian Operasional Transportasi Publik: MRT, LRT dan Transjakarta hingga Pukul 21.00

Penyesuaian Operasional Transportasi Publik: MRT, LRT dan Transjakarta hingga Pukul 21.00

Megapolitan
Menangis Tak Mampu Tolong Warga Kritis Covid-19, Wakapolres: Maaf Bu, Tadi Saya Janji Bawa Bapak Selamat

Menangis Tak Mampu Tolong Warga Kritis Covid-19, Wakapolres: Maaf Bu, Tadi Saya Janji Bawa Bapak Selamat

Megapolitan
Jenazah Pasien Covid-19 di Tangsel Mulai Dimakamkan Tanpa Peti Mati karena Stok Habis

Jenazah Pasien Covid-19 di Tangsel Mulai Dimakamkan Tanpa Peti Mati karena Stok Habis

Megapolitan
Pasien Kritis Terbaring di Tikar dan Pikap, Dirut RSUD Kota Bekasi: Covid-19 Itu Nyata

Pasien Kritis Terbaring di Tikar dan Pikap, Dirut RSUD Kota Bekasi: Covid-19 Itu Nyata

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov DKI Batasi Kunjungan ke TPU

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov DKI Batasi Kunjungan ke TPU

Megapolitan
Warga Tangerang Meninggal Usai Divaksinasi Covid-19, IDI Minta Keluarganya Laporkan Kronologi Lengkap

Warga Tangerang Meninggal Usai Divaksinasi Covid-19, IDI Minta Keluarganya Laporkan Kronologi Lengkap

Megapolitan
Dirikan Tenda Darurat, RSUD Tarakan Pinjam Lahan SDN 02 Cideng

Dirikan Tenda Darurat, RSUD Tarakan Pinjam Lahan SDN 02 Cideng

Megapolitan
Pemakaman dengan Protap Covid-19 Tembus 1.001, TPU Jombang Siapkan Lahan Baru

Pemakaman dengan Protap Covid-19 Tembus 1.001, TPU Jombang Siapkan Lahan Baru

Megapolitan
Nakes Kewalahan, RSUD Bekasi Minta Tambahan Relawan untuk Tangani Pasien Covid-19

Nakes Kewalahan, RSUD Bekasi Minta Tambahan Relawan untuk Tangani Pasien Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X