Kompas.com - 09/06/2015, 11:53 WIB
Stasiun Duri di Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Selasa (9/6/2015). Kompas.com/Robertus BelarminusStasiun Duri di Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Selasa (9/6/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang ibu melahirkan di kereta rel listrik Commuter Line pada Senin (8/6/2015). Peristiwa tersebut ternyata merupakan kejadian pertama selama PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek (KCJ) beroperasi.

"Ini baru yang pertama, sebelumnya belum ada," kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek Muhammad Nurul Fadhil kepada Kompas.com, Selasa (9/6/2015).

Ia mengatakan, sebelumnya memang pernah ada laporan ibu melahirkan di lingkungan kereta. Namun, kejadiannya waktu itu adalah di stasiun, tepatnya di toilet Stasiun Bogor.

Peristiwa itu terjadi pada 2013 lalu. Seorang ibu yang berusia sekitar 25 tahun melahirkan bayi perempuan di toilet Stasiun Bogor. "Namun, saat itu dia tidak sendiri, tetapi didampingi oleh adiknya," kata Fadhil.

Ibu itu sebenarnya mau pulang dari Jakarta menuju Kampung Cemplang, Cibatok, Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Tujuannya adalah untuk melahirkan di kampungnya. Namun, di tengah perjalanan, ia keburu melahirkan. Beruntung, ia dan bayinya selamat.

Setelah melahirkan, ibu itu segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, peristiwa melahirkan di KRL terjadi di KRL bernomor KA 2129 sekitar pukul 09.00 WIB, Senin kemarin. Sarmunah (29) yang hendak menuju Tangerang dari Duri melahirkan di gerbong delapan KRL. (Baca: Detik-detik Jelang Kelahiran Bayi di Gerbong 8 KRL)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Angkot di Depok Menjerit Pemasukan Turun Drastis: Paling Banyak 3 Penumpang

Sopir Angkot di Depok Menjerit Pemasukan Turun Drastis: Paling Banyak 3 Penumpang

Megapolitan
Lurah Gunung Sahari Utara Jemput Warga yang Bandel Tak Mau Divaksinasi Covid-19

Lurah Gunung Sahari Utara Jemput Warga yang Bandel Tak Mau Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Cari Pelaku yang Bacok Pemotor hingga Kritis di Antasari Jaksel

Polisi Cari Pelaku yang Bacok Pemotor hingga Kritis di Antasari Jaksel

Megapolitan
Hasil Gelar Perkara, Laporan Adam Deni Terhadap Jerinx Naik ke Tahap Penyidikan

Hasil Gelar Perkara, Laporan Adam Deni Terhadap Jerinx Naik ke Tahap Penyidikan

Megapolitan
Pencurian Rp 20 Juta di Truk, Polisi Sebut Saksi Lihat Pelaku Sudah Buntuti Korban dari Jauh

Pencurian Rp 20 Juta di Truk, Polisi Sebut Saksi Lihat Pelaku Sudah Buntuti Korban dari Jauh

Megapolitan
Pembagian Bansos Beras Dimulai, Anies: Tiap Keluarga Akan Terima 10 Kg

Pembagian Bansos Beras Dimulai, Anies: Tiap Keluarga Akan Terima 10 Kg

Megapolitan
Cara Blokir STNK secara Online Agar Tidak Kena Pajak Progresif

Cara Blokir STNK secara Online Agar Tidak Kena Pajak Progresif

Megapolitan
Pemprov DKI Salurkan 5.000 Ton Beras untuk Warga 2 Kelurahan di Cakung

Pemprov DKI Salurkan 5.000 Ton Beras untuk Warga 2 Kelurahan di Cakung

Megapolitan
Sebagian Petugas RT/RW di Depok Minta Pungutan, Kantor Pos Klaim Penyaluran BST Door to Door

Sebagian Petugas RT/RW di Depok Minta Pungutan, Kantor Pos Klaim Penyaluran BST Door to Door

Megapolitan
BUMD Jaktour: Tersangka Kasus Korupsi Rp 5,1 Miliar Sudah Dipecat Sejak 2017

BUMD Jaktour: Tersangka Kasus Korupsi Rp 5,1 Miliar Sudah Dipecat Sejak 2017

Megapolitan
Sopir Isi Bahan Bakar, Uang Rp 20 Juta di Truk yang Akan Disetor ke Bos Digasak Maling

Sopir Isi Bahan Bakar, Uang Rp 20 Juta di Truk yang Akan Disetor ke Bos Digasak Maling

Megapolitan
Klik Link Ini untuk Cek Daftar Penerima Bansos Beras di Jakarta

Klik Link Ini untuk Cek Daftar Penerima Bansos Beras di Jakarta

Megapolitan
Antusiasnya Warga Warakas Ikut Vaksinasi, 300 Nomor Antrean Habis dalam Setengah Jam

Antusiasnya Warga Warakas Ikut Vaksinasi, 300 Nomor Antrean Habis dalam Setengah Jam

Megapolitan
Jadi Lokasi Pesta Ultah Juy Putri, Hotel Aston Imperial Bekasi Didenda Rp 17 Juta

Jadi Lokasi Pesta Ultah Juy Putri, Hotel Aston Imperial Bekasi Didenda Rp 17 Juta

Megapolitan
Diminta Perbanyak Tempat Karantina Terpusat, Wali Kota Tangsel: Rumah Lawan Covid-19 Masih Cukup

Diminta Perbanyak Tempat Karantina Terpusat, Wali Kota Tangsel: Rumah Lawan Covid-19 Masih Cukup

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X