Lulung Terkenang Kesopanan Jokowi

Kompas.com - 09/06/2015, 15:09 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI bertemu dalam Silaturahmi Gubernur bersama pimpinan DPRD DKI, di Balai Agung, Balaikota Jakarta, Selasa (22/1/2013). Pertemuan tersebut untuk membahas pengesahan RAPBD 2013 dan membahas kondisi Ibu Kota dalam status 'Tanggap Darurat Bencana'. Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI bertemu dalam Silaturahmi Gubernur bersama pimpinan DPRD DKI, di Balai Agung, Balaikota Jakarta, Selasa (22/1/2013). Pertemuan tersebut untuk membahas pengesahan RAPBD 2013 dan membahas kondisi Ibu Kota dalam status 'Tanggap Darurat Bencana'.
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPRD DKI Abraham "Lulung" Lunggana tampak antusias ketika berbicara akan menghadiri pernikahan putra Presiden RI Joko Widodo. Dia jadi mengingat masa-masa ketika Jokowi masih menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Pak Jokowi tuh sopannya bukan main. Dari sebelum jadi gubernur, dia udah baik sama saya," ujar Lulung di Gedung DPRD DKI, Selasa (9/6/2015).

Lulung juga sempat memperlihatkan foto dirinya dan Jokowi yang dia simpan di telepon genggamnya. Dalam foto tersebut, Jokowi dan Lulung sedang bersalaman. Keduanya mengenakan pakaian adat Betawi.

Di foto tersebut, Jokowi terlihat agak membungkukkan badannya sambil menyalami Lulung. "Lihat nih caranya dia nyalamin orang," ujar Lulung.

Lulung mengatakan, terakhir kali dia bertemu dengan Jokowi adalah ketika Jokowi membacakan pidato pengunduran dirinya di ruang paripurna DPRD DKI. Dengan bangga, Lulung mengatakan, dia adalah orang yang menggagas untuk menerima pemberhentian Jokowi sebagai gubernur. Hal itu, kata dia, karena dia sadar Indonesia lebih memerlukan Jokowi sebagai presiden.

"Jadi besok saya ketemu lagi setelah sekian lama. Saya salah satu penggagas penerima Jokowi berhenti jadi gubernur. Karena waktu itu di sini masih debatable bahas UU mana yang akan dipakai. Dan, teman-teman di DPRD ini punya kesadaran nasional bahwa kita harus punya presiden," ujar Lulung.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangerang Kembali Salurkan Bansos Covid-19, Kali Ini di Kecamatan Pinang dan Larangan

Pemkot Tangerang Kembali Salurkan Bansos Covid-19, Kali Ini di Kecamatan Pinang dan Larangan

Megapolitan
Angka Kepatuhan Masyarakat Tangsel Terhadap Protokol Kesehatan Baru 81,4 Persen

Angka Kepatuhan Masyarakat Tangsel Terhadap Protokol Kesehatan Baru 81,4 Persen

Megapolitan
Pemprov DKI Diingatkan Tidak Buka Dulu Tempat Hiburan Malam Saat PSBB Transisi Selesai

Pemprov DKI Diingatkan Tidak Buka Dulu Tempat Hiburan Malam Saat PSBB Transisi Selesai

Megapolitan
Diduga Tenggelam, Dua Anak Laki-laki Ditemukan Tewas di Kali Minangkabau Setiabudi

Diduga Tenggelam, Dua Anak Laki-laki Ditemukan Tewas di Kali Minangkabau Setiabudi

Megapolitan
UPDATE 14 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 10 Orang, Totalnya Kini 325

UPDATE 14 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 10 Orang, Totalnya Kini 325

Megapolitan
Kreo Selatan Jadi Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Kota Tangerang

Kreo Selatan Jadi Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Kota Tangerang

Megapolitan
Wali Kota Ungkap Lima PNS di Bekasi Terpapar Covid-19

Wali Kota Ungkap Lima PNS di Bekasi Terpapar Covid-19

Megapolitan
Pegawai Disdik DKI Diimbau Tak Terlibat Jual Beli Kursi Kosong Sekolah Negeri

Pegawai Disdik DKI Diimbau Tak Terlibat Jual Beli Kursi Kosong Sekolah Negeri

Megapolitan
FSGI Minta Kemendikbud Tegur Pemkot Bekasi karena Izinkan Sekolah Tatap Muka

FSGI Minta Kemendikbud Tegur Pemkot Bekasi karena Izinkan Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Politisi Gerindra Sarankan Pegawai Transjakarta Layangkan Somasi karena Upah Lembur Belum Dibayar

Politisi Gerindra Sarankan Pegawai Transjakarta Layangkan Somasi karena Upah Lembur Belum Dibayar

Megapolitan
Komnas PA Terima Laporan Praktik Jual Beli Kursi dalam PPDB Depok, Harganya Capai Rp 5 Juta

Komnas PA Terima Laporan Praktik Jual Beli Kursi dalam PPDB Depok, Harganya Capai Rp 5 Juta

Megapolitan
Polisi Telusuri Sebuah Warung yang Kerap Didatangi Editor Metro TV sebelum Tewas

Polisi Telusuri Sebuah Warung yang Kerap Didatangi Editor Metro TV sebelum Tewas

Megapolitan
Upah Lembur Tak Dibayar, Sejumlah Pegawai Transjakarta Mengadu ke DPRD DKI

Upah Lembur Tak Dibayar, Sejumlah Pegawai Transjakarta Mengadu ke DPRD DKI

Megapolitan
Ajak Warga Pulihkan Ekonomi, Wali Kota Tangerang: Utamakan Belanja di Toko Dekat Rumah

Ajak Warga Pulihkan Ekonomi, Wali Kota Tangerang: Utamakan Belanja di Toko Dekat Rumah

Megapolitan
350 Karyawan AirNav Dites Urine untuk Memastikan Bebas Narkoba

350 Karyawan AirNav Dites Urine untuk Memastikan Bebas Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X