Ahok Janjikan Rusunawa di Atas Depo MRT Hanya Bayar Iuran Harian

Kompas.com - 10/06/2015, 10:13 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menumpangi kereta menuju Stasiun Kampung Bandan, Rabu (10/6/2015). Rencananya Pemprov DKI akan melakukan kerjasama dengan PT KAI. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menumpangi kereta menuju Stasiun Kampung Bandan, Rabu (10/6/2015). Rencananya Pemprov DKI akan melakukan kerjasama dengan PT KAI.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pembangunan rusunawa di dekat tempat pemberhentian transportasi massal sangat penting. Hal itu bisa membantu warga DKI kelas menengah ke bawah.

"Kalau kita lihat orang yang ekonominya pas-pasan itu selain tidak punya kendaraan, dia juga tidak punya rumah. Hampir dua pertiga itu penyewa (mengontrak). Nyewa juga tidak murah. Hampir Rp 400.000-Rp 500.000," kata Basuki di Stasiun Kampung Bandan, Rabu (10/6/2015).

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan, rusunawa yang nantinya akan mereka bangun tidak akan mengenakan uang sewa untuk penghuninya.

"Rusunawa kami tidak perlu bayar sewa, hanya perlu uang iuran pemeliharaan lingkungan, antara Rp 5.000-15.000 sehari," kata mantan Bupati Belitung Timur itu.

Tidak hanya itu, Ahok juga menjanjikan penyediaan fasilitas jaringan pipa gas dan air bersih. Hal itu untuk menekan pengeluaran rumah tangga penghuni rusunawa.

"Kita nanti akan lengkapi dengan saluran gas. Kalau beli gas tabung bisa habis Rp 100.000-an sebulan. Kalau pakai pipa mungkin hanya Rp 40.000-50.000," kata Ahok. 

"Air juga sama. Mereka biasa beli air yang di gerobak itu bisa Rp 20.000-Rp 25.000 per kubik lho jatuhnya," ujar Ahok.

Rusunawa jenis ini kemungkinan akan dibangun di Stasiun Kampung Bandan, bekerja sama dengan PT KAI.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UI Kerja Sama dengan Kementerian Desa Riset Program Ketahanan Ekonomi

UI Kerja Sama dengan Kementerian Desa Riset Program Ketahanan Ekonomi

Megapolitan
Persebaran Kasus Covid-19 di Kawasan Industri, dari Toyota hingga Unilever

Persebaran Kasus Covid-19 di Kawasan Industri, dari Toyota hingga Unilever

Megapolitan
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Tangsel Dilakukan Secara Daring

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Tangsel Dilakukan Secara Daring

Megapolitan
Kepatuhan Warga Rendah, Wagub DKI Minta Dewan Kota/Kabupaten Sosialisasi Protokol Pencegahan Covid-19

Kepatuhan Warga Rendah, Wagub DKI Minta Dewan Kota/Kabupaten Sosialisasi Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
UPDATE 9 Juli: 13 Kelurahan di Depok Masih di Zona Merah Covid-19

UPDATE 9 Juli: 13 Kelurahan di Depok Masih di Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Virus Corona Menyebar di Udara, Ini Saran Epidemiolog Terkait Aktivitas Bioskop

Virus Corona Menyebar di Udara, Ini Saran Epidemiolog Terkait Aktivitas Bioskop

Megapolitan
Mobil Tercebur di Kalimalang, Anak Tiga Tahun Masih Dicari

Mobil Tercebur di Kalimalang, Anak Tiga Tahun Masih Dicari

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Larang Resepsi Pernikahan karena Rentan Penularan Covid-19

Pemprov DKI Masih Larang Resepsi Pernikahan karena Rentan Penularan Covid-19

Megapolitan
Daftar 52 Kelurahan di Kota Tangerang yang Masih Ada Kasus Covid-19

Daftar 52 Kelurahan di Kota Tangerang yang Masih Ada Kasus Covid-19

Megapolitan
5 Fakta Aksi WN Perancis Predator Paedofil, Modus Jadi Fotografer hingga 305 Anak Jadi Korban

5 Fakta Aksi WN Perancis Predator Paedofil, Modus Jadi Fotografer hingga 305 Anak Jadi Korban

Megapolitan
Kisah Arista Peraih Ratusan Penghargaan yang Pilih Putus Sekolah Setelah Gagal PPDB Jakarta

Kisah Arista Peraih Ratusan Penghargaan yang Pilih Putus Sekolah Setelah Gagal PPDB Jakarta

Megapolitan
Sedang Dorong Sepeda karena Ban Bocor, Lansia di Depok Meninggal

Sedang Dorong Sepeda karena Ban Bocor, Lansia di Depok Meninggal

Megapolitan
Mobil Tercebur ke Kalimalang, Ibu Ditemukan Meninggal, Anak Hanyut

Mobil Tercebur ke Kalimalang, Ibu Ditemukan Meninggal, Anak Hanyut

Megapolitan
Kisah Petugas Kebersihan KRL Temukan Uang Rp 500 Juta, Mengira Sampah hingga Kembalikan ke Pemilik

Kisah Petugas Kebersihan KRL Temukan Uang Rp 500 Juta, Mengira Sampah hingga Kembalikan ke Pemilik

Megapolitan
Mobil Tercebur Kalimalang, Satu Orang Meninggal Terseret Arus

Mobil Tercebur Kalimalang, Satu Orang Meninggal Terseret Arus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X