Pelaku Curas Cilincing Ngaku Cuma Iseng, Uang Hasil Nodong Untuk Jajan

Kompas.com - 17/06/2015, 01:29 WIB
RF (17), diamankan aparat Polsek Cilincing Karena Diduga terkait kelompok yang melakukan pelaku pencurian dan kekerasan, 13/6/2015). KOMPAS.com/Tangguh SRRF (17), diamankan aparat Polsek Cilincing Karena Diduga terkait kelompok yang melakukan pelaku pencurian dan kekerasan, 13/6/2015).
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara, RF (17), mengaku khilaf dengan perbuatannya. (Baca: Korban Pencurian "Dicuekin" Polisi Ramai di Medsos, Humas Polres Jakut Kaget)

Menurut warga Tanah Merdeka, Jl. Kalibaru 1, RT 10/08, Cilincing itu, dirinya tidak bermaksud untuk menodong pengendara di jalanan.

"Ngakunya sih iseng. Karena pelaku beralasan sudah kerja jadi juru parkir di sekitar daerah tersebut," ungkap Kanit Reskrim Polsek Cilincing, Inspektur Satu Andre Soeharto, Selasa (16/6/2015).

Kepada polisi, pelaku juga mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukannya sejak setahun terakhir. Setiap kali berhasil mendapatkan hasil curas, pelaku menjualnya dengan harga murah.

"Uangnya untuk jajan dan mabok-mabokan," lanjut Andre menirukan ucapan pelaku.

Selain itu, RF juga mengakui bahwa sosok pelaku curas yang ada di foto unggahan pemilik akun Facebook Diki Septerian, adalah dirinya. Namun, dirinya tidak sadar jika saat itu aksinya difoto.

"Tersangka mengaku jika di foto postingan Facebook (Diki) itu, memang dirinya," kata Andre

Seperti diketahui, Diki Septerian, menyaksikan langsung aksi tiga pelaku curas yang menodong pengemudi Mitsubishi L300 nopol L 9667 H, Rabu (10/6/2015). 

Keesokan harinya, Kamis (11/6/2015), Diki mengunggah kejadian yang dialaminya tersebut dalam bentuk tulisan dan foto di akun Facebook miliknya.

Tak hanya menyampaikan kronologis kejadian, Diki juga mengungkapkan terkait buruknya kinerja polisi dalam merespon laporan warga, khususnya di pos pantau di sekitar TKP.

Imbasnya, tujuh anggota polisi pun diproses. Karena tidak merespon laporan warga di pos pantau saat kejadian berlangsung. Sementara itu, satu dari tiga pelaku, RF (17) telah diamankan, Sabtu (13/06). (Baca: Inilah Sanksi untuk 7 Polisi yang "Cuekin" Laporan Warga)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Megapolitan
Pengguna GrabWheels Tewas Ditabrak, Skuter Listrik Hanya Boleh Melintas di Jalur Sepeda

Pengguna GrabWheels Tewas Ditabrak, Skuter Listrik Hanya Boleh Melintas di Jalur Sepeda

Megapolitan
Dinas PU Sempat Kesulitan Evakuasi Truk Molen yang Tercebur di Kali Pamulang

Dinas PU Sempat Kesulitan Evakuasi Truk Molen yang Tercebur di Kali Pamulang

Megapolitan
Pascabom Medan, Polres Metro Bekasi Dijaga Aparat Bersenjata Laras Panjang

Pascabom Medan, Polres Metro Bekasi Dijaga Aparat Bersenjata Laras Panjang

Megapolitan
Pengangkatan Truk Molen Selesai Setelah Dua Pekan Tercebur di Kali Pamulang

Pengangkatan Truk Molen Selesai Setelah Dua Pekan Tercebur di Kali Pamulang

Megapolitan
Kronologi Tewasnya Pengguna Skuter Listrik, Terlempar Setelah Ditabrak Mobil dari Belakang

Kronologi Tewasnya Pengguna Skuter Listrik, Terlempar Setelah Ditabrak Mobil dari Belakang

Megapolitan
Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemprov DKI Keluarkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemprov DKI Keluarkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Megapolitan
Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Sebut Situasi di Jakarta Masih Kondusif

Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Sebut Situasi di Jakarta Masih Kondusif

Megapolitan
Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Megapolitan
Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Megapolitan
Video Tak Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Video Tak Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Megapolitan
Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Megapolitan
DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X