Kompas.com - 19/06/2015, 10:35 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Tuty Kusumawati mengaku belum ada rencana untuk mempresentasikan pembangunan moda transportasi massal berbasis rel Light Rail Transit (LRT) kepada DPRD DKI. Hingga kini, belum ada instruksi dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Saya sih prinsipnya, kalau ada permintaan dari Gubernur, pasti kami akan langsung presentasikan (LRT ke DPRD)," kata Tuty, saat ditemui wartawan, di Balai Kota, Jumat (19/6/2015). 

Ia menuturkan, Pemprov DKI akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 500 miliar pada anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P) DKI 2015 untuk membangun rel sepanjang satu kilometer pada koridor I (Kelapa Gading-Kebayoran Lama).

"Anggaran tahap selanjutnya, rencananya Rp 3 triliun sudah diajukan ke KUAPPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) 2016," kata Tuty. 

Sebelumnya, Ketua Komisi D (pembangunan) DPRD DKI Mohamad Sanusi mengatakan, Pemprov DKI belum mempresentasikan LRT kepada DPRD. Padahal, rencananya pembangunan LRT menggunakan APBD dan harus mendapat kesepakatan DPRD.

Pembangunan LRT ini berhubungan erat dengan tiga komisi di DPRD; yakni Komisi B (transportasi), Komisi C (anggaran), dan Komisi D. 

Pemprov DKI berencana membangun LRT di tujuh koridor. Ketujuh koridor itu, yakni Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 km), Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km), Joglo-Tanah Abang (11 km), Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km), Pesing-Kelapa Gading (20,7 km), Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 Km), dan Cempaka Putih-Ancol (10 km).

Ketujuh rute tesebut nantinya juga akan tersambung dengan rute LRT yang akan dibangun pemerintah pusat melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Adhi Karya dengan rute Cibubur-Cawang-Grogol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SMA dan SMK di Kota Tangerang Disebut Kelebihan Siswa dan Rombongan Belajar dalam Satu Kelas

SMA dan SMK di Kota Tangerang Disebut Kelebihan Siswa dan Rombongan Belajar dalam Satu Kelas

Megapolitan
Identitas Pengemudi Pajero yang Diduga Arogan di Tol Diserahkan ke Polres Jakbar

Identitas Pengemudi Pajero yang Diduga Arogan di Tol Diserahkan ke Polres Jakbar

Megapolitan
Balap Formula E Resmi Jadi Rangkaian Acara HUT Ke-495 DKI Jakarta

Balap Formula E Resmi Jadi Rangkaian Acara HUT Ke-495 DKI Jakarta

Megapolitan
Polda Metro Dapatkan Identitas Pengemudi dan Pemilik Mobil Pajero yang Tampar Sopir Yaris di Tol

Polda Metro Dapatkan Identitas Pengemudi dan Pemilik Mobil Pajero yang Tampar Sopir Yaris di Tol

Megapolitan
Pengemudi Pajero yang Tampar Sopir Yaris Disebut Ugal-ugalan, Polisi Cari Bukti Rekamannya

Pengemudi Pajero yang Tampar Sopir Yaris Disebut Ugal-ugalan, Polisi Cari Bukti Rekamannya

Megapolitan
Gelar HUT Ke-495 Ibu Kota, Pemprov DKI Usung Tema 'Jakarta Hajatan'

Gelar HUT Ke-495 Ibu Kota, Pemprov DKI Usung Tema "Jakarta Hajatan"

Megapolitan
Video Viral Pengemudi Pajero Marahi dan Tampar Sopir Yaris, Polisi Terjun ke Lokasi Kejadian

Video Viral Pengemudi Pajero Marahi dan Tampar Sopir Yaris, Polisi Terjun ke Lokasi Kejadian

Megapolitan
Terancam Tutup karena Anjing yang Dititipkan Mati, 'Pet Shop' di Serpong Tak Beroperasi Hari Ini

Terancam Tutup karena Anjing yang Dititipkan Mati, "Pet Shop" di Serpong Tak Beroperasi Hari Ini

Megapolitan
Dua Orang Ditetapkan sebagai Tersangka, Diduga Menjadi Eksekutor Pembacokan Pelajar di Kemayoran

Dua Orang Ditetapkan sebagai Tersangka, Diduga Menjadi Eksekutor Pembacokan Pelajar di Kemayoran

Megapolitan
Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan di Kali BKB Tanah Abang

Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan di Kali BKB Tanah Abang

Megapolitan
Sampah di TPA Cipayung Depok Melebihi Kapasitas, Kini Capai 2,5 Juta Kubik

Sampah di TPA Cipayung Depok Melebihi Kapasitas, Kini Capai 2,5 Juta Kubik

Megapolitan
Pencuri Ponsel di Cijantung Kabur ke Gorong-gorong, Damkar Pun Turun Tangan

Pencuri Ponsel di Cijantung Kabur ke Gorong-gorong, Damkar Pun Turun Tangan

Megapolitan
Pelaku Pembunuhan di Bintara Bekasi Bacok Kakak Ipar Pacar di Depan Keluarga

Pelaku Pembunuhan di Bintara Bekasi Bacok Kakak Ipar Pacar di Depan Keluarga

Megapolitan
Revitalisasi Permukiman Korban Kebakaran Pasar Gembrong Ditargetkan Rampung September 2022

Revitalisasi Permukiman Korban Kebakaran Pasar Gembrong Ditargetkan Rampung September 2022

Megapolitan
Diperiksa sebagai Pelapor, Sekjen PAN Bawa Bukti Tambahan Kasus Pencemaran Nama Baik oleh Muannas Alaidid

Diperiksa sebagai Pelapor, Sekjen PAN Bawa Bukti Tambahan Kasus Pencemaran Nama Baik oleh Muannas Alaidid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.