Diminta Ahok Bikin Badan Hukum, Uber Janji Buat PT dan CV di Jakarta

Kompas.com - 01/07/2015, 22:16 WIB
Taksi uber di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/6/2015). Kahfi Dirga Cahya/KOMPAS.comTaksi uber di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/6/2015).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - International Expansion at Uber Joshua Ho selaku salah satu perwakilan taksi Uber di Jakarta berjanji akan membuat PT dan CV dalam waktu dekat. Menurut Joshua, upaya tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk keseriusan taksi Uber untuk bisa beroperasi di Indonesia, khususnya di Jakarta.

"Sementara ini kami memang baru punya kantor representatif di SCBD (Sudirman Central Business District). Ke depan, kami akan buka PT dan CV di Jakarta," kata Joshua dalam sebuah acara diskusi di Kemanggisan, Jakarta Barat, Rabu (1/7/2015).

Menurut Joshua, perwakilan Uber di Indonesia sudah berkonsultasi dengan beberapa lembaga hukum untuk mempelajari regulasi yang ada di sini.

Joshua sendiri mengaku belum bisa memberikan target kapan PT dan CV akan berdiri, dia hanya berjanji kedua badan hukum itu akan diusahakan dalam waktu dekat.

Permintaan Uber untuk membuat badan hukum resmi telah disampaikan jauh-jauh hari oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama.

Menurut Basuki, satu-satunya cara agar taksi Uber tetap beroperasi adalah dengan membuat PT. Selama Uber tidak membuat perusahaan, berarti mereka juga tidak membayar pajak serta tidak memiliki izin operasional. [Baca: Ahok: Apa Susahnya Sih Uber Bikin PT?]

"Itu namanya mencuri pajak. Solusinya sekarang mereka tinggal bikin PT saja. Apa susahnya kamu bikin PT," kata Basuki di Balai Kota, Senin (22/6/2015).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Basuki pun menyatakan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) di DKI siap melayani permintaan pembuatan badan hukum dari Uber.

Basuki juga mengingatkan pentingnya badan hukum dan berpesan agar Uber tidak bersembunyi di balik alasan mereka sebagai perusahaan teknologi, bukan transportasi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Megapolitan
Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Megapolitan
Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Megapolitan
UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.