Kompas.com - 03/07/2015, 10:17 WIB
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengingatkan lagi dua larangan bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Pertama, terkait larangan PNS DKI menerima parsel dari pihak manapun karena termasuk bentuk gratifikasi.  "Kami sudah tegaskan, PNS tidak boleh terima parsel. Kalau kirim bunga masih okelah. Kalau parsel isinya kan bisa macam-macam, ada emas. Susah," kata Basuki, di Balai Kota, Jumat (3/7/2015). 

Ia menegaskan, PNS yang mendapat parsel harus melaporkan serta mengembalikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara larangan kedua adalah larangan bagi PNS DKI menggunakan kendaraan dinas untuk kebutuhan mudik. [Baca: Soal Mobil Dinas untuk Mudik, Ahok Tidak Ikut Aturan Menteri Yuddy]

Meskipun Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN dan RB) Yuddy Chrisnandy mengizinkan penggunaan kendaraan dinas untuk mudik, Basuki tetap akan mematuhi imbauan KPK. Larangan penggunaan mobil dinas oleh KPK ini sudah diikuti DKI sejak tahun 2013 lalu.

"Malahan kami setiap awal minggu hari Jumat pertama, kami tidak boleh bawa kendaraan dinas ke kantor. Saya juga harus naik taksi, nih. Naik taksi pun, saya enggak boleh masuk dalam kompleks Balai Kota, harus jalan kaki dari depan pagar," kata Basuki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Penjual Minyak Goreng Kemasan Ilegal di Tangerang

Polisi Tangkap Penjual Minyak Goreng Kemasan Ilegal di Tangerang

Megapolitan
Kritik Pedas Politikus PDI-P Usai Anies Undang Pedagang Bakso ke Balai Kota

Kritik Pedas Politikus PDI-P Usai Anies Undang Pedagang Bakso ke Balai Kota

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Anak di Mal Bintaro Idap Gangguan Mental

Pelaku Pelecehan Anak di Mal Bintaro Idap Gangguan Mental

Megapolitan
Massa Aksi yang Protes Pembebasan Majikan Adelina Lisao di Depan Kedubes Malaysia Membubarkan Diri

Massa Aksi yang Protes Pembebasan Majikan Adelina Lisao di Depan Kedubes Malaysia Membubarkan Diri

Megapolitan
Setelah Beri Teguran, Pemprov DKI Pantau Kegiatan Holywings Selama 7 Hari

Setelah Beri Teguran, Pemprov DKI Pantau Kegiatan Holywings Selama 7 Hari

Megapolitan
Pemerintah Diminta Evaluasi Kerja Sama Ketenagakerjaan dengan Malaysia, Buntut Tewasnya Adelina Lisao

Pemerintah Diminta Evaluasi Kerja Sama Ketenagakerjaan dengan Malaysia, Buntut Tewasnya Adelina Lisao

Megapolitan
Hamilton Spa Jaksel Disegel Permanen dan Dicabut Izinnya, Satpol PP: Tidak Boleh Lagi Beroperasi!

Hamilton Spa Jaksel Disegel Permanen dan Dicabut Izinnya, Satpol PP: Tidak Boleh Lagi Beroperasi!

Megapolitan
Pemerintah Didesak Layangkan Nota Protes ke Malaysia Terkait Tewasnya Adelina Lisao

Pemerintah Didesak Layangkan Nota Protes ke Malaysia Terkait Tewasnya Adelina Lisao

Megapolitan
Pemprov DKI Beri Sanksi Teguran Pertama untuk Holywings

Pemprov DKI Beri Sanksi Teguran Pertama untuk Holywings

Megapolitan
Koalisi Masyarakat Sebut Hakim di Malaysia Tak Berpihak pada Pekerja Migran Korban Kekerasan

Koalisi Masyarakat Sebut Hakim di Malaysia Tak Berpihak pada Pekerja Migran Korban Kekerasan

Megapolitan
Koalisi Masyarakat Demo Kedubes Malaysia Buntut Pembebasan Majikan Pembunuh Adelina Lisao

Koalisi Masyarakat Demo Kedubes Malaysia Buntut Pembebasan Majikan Pembunuh Adelina Lisao

Megapolitan
Dalam 2 Hari, Polisi Tangkap 6 Remaja yang Hendak Tawuran di Jakarta Pusat

Dalam 2 Hari, Polisi Tangkap 6 Remaja yang Hendak Tawuran di Jakarta Pusat

Megapolitan
Anies Tegaskan Perubahan Nama Jalan Tidak Bebani Warga, Termasuk soal Biaya

Anies Tegaskan Perubahan Nama Jalan Tidak Bebani Warga, Termasuk soal Biaya

Megapolitan
Seorang Anak Dilecehkan Pria Tak Dikenal di Mal di Bintaro

Seorang Anak Dilecehkan Pria Tak Dikenal di Mal di Bintaro

Megapolitan
Pemprov Jabar Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 1 Juli 2022, Simak Rinciannya

Pemprov Jabar Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 1 Juli 2022, Simak Rinciannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.