Kompas.com - 06/07/2015, 13:43 WIB
Sejumlah personel TNI sedang briefing di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (6/7/2015) siang. Sebanyak 300 personel tentara diturunkan untuk mengamankan kondisi di terminal yang sempat ada keributan akibat ketidakjelasan informasi mengenai keberangkatan pesawat. KOMPAS.com/Andri Donnal PuteraSejumlah personel TNI sedang briefing di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (6/7/2015) siang. Sebanyak 300 personel tentara diturunkan untuk mengamankan kondisi di terminal yang sempat ada keributan akibat ketidakjelasan informasi mengenai keberangkatan pesawat.
|
EditorKistyarini
TANGERANG, KOMPAS.com - Pihak Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, bekerja sama dengan pihak TNI yang menurunkan 300 personel tentara untuk mengamankan Terminal 2. Tentara diturunkan karena sempat ada keributan kecil yang terjadi di beberapa gate atau gerbang menuju ruang untuk boarding.

"Totalnya 300, 30 dari Marinir, 270 dari Kodim. Ini untuk jaga-jaga saja karena penumpang sudah ada yang kesal pesawatnya tidak kunjung terbang," kata Head of Secretary and Legal PT Angkasa Pura II Agus Haryadi, Senin (6/7/2015).

Secara terpisah, beberapa penumpang yang tidak mau menyebutkan namanya mengaku mereka tidak diberi kejelasan kapan pesawat mereka akan berangkat.

Pada Senin dini hari, penumpang sempat beberapa kali dioper-oper ke ruang check in sampai sudah boarding. Bukannya tinggal menunggu pesawat terbang, tetapi mereka kembali diarahkan ke ruang tunggu.

"Kita lihat orang sudah kesal sampai-sampai gebrak meja. Mungkin gara-gara itu sekarang dikasih tentara," terang salah satu penumpang perempuan singkat.

Pelaksana Harian VP Corporate Communication Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengakui ada penerbangan internasional yang tertunda sampai enam jam. Hal itu disebabkan proses penerbangan internasional yang mencakup pemeriksaan paspor, imigrasi, dan sebagainya yang membuat jadi memakan waktu lama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit

Megapolitan
Unggahan Viral Warga Depok Dengar Dentuman Berulang Kali, Ternyata Suara Meriam Amunisi Hampa Milik Kostrad

Unggahan Viral Warga Depok Dengar Dentuman Berulang Kali, Ternyata Suara Meriam Amunisi Hampa Milik Kostrad

Megapolitan
Ini Lokasi Kantong Parkir bagi Pengunjung Tebet Eco Park

Ini Lokasi Kantong Parkir bagi Pengunjung Tebet Eco Park

Megapolitan
Waisak, 9 Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Dapat Remisi

Waisak, 9 Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Dapat Remisi

Megapolitan
Polisi Pastikan Terduga Pembunuh di Jatisampurna Tak Alami Masalah Kejiwaan

Polisi Pastikan Terduga Pembunuh di Jatisampurna Tak Alami Masalah Kejiwaan

Megapolitan
Tampak Usang dan Rusak, Truk Sampah Milik Pemkot Bekasi Tetap Beroperasi

Tampak Usang dan Rusak, Truk Sampah Milik Pemkot Bekasi Tetap Beroperasi

Megapolitan
Banjir yang Rendam Puluhan Rumah di Kramatjati Disebabkan Luapan Kali Induk, Camat: Harus Dinormalisasi

Banjir yang Rendam Puluhan Rumah di Kramatjati Disebabkan Luapan Kali Induk, Camat: Harus Dinormalisasi

Megapolitan
Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SMK

Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SMK

Megapolitan
Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SMA

Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SMA

Megapolitan
Wilayahnya Langganan Banjir, Ketua RT di Kramatjati Minta Perbaikan Infrastruktur

Wilayahnya Langganan Banjir, Ketua RT di Kramatjati Minta Perbaikan Infrastruktur

Megapolitan
Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SMP

Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SMP

Megapolitan
Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SD

Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SD

Megapolitan
Cara Mendaftar PPDB 2022 DKI Jakarta untuk SD, SMP dan SMA/SMK

Cara Mendaftar PPDB 2022 DKI Jakarta untuk SD, SMP dan SMA/SMK

Megapolitan
Kasus Pembunuhan Perempuan di Jatisampurna Dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota

Kasus Pembunuhan Perempuan di Jatisampurna Dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota

Megapolitan
BPBD DKI: Banjir di Puluhan RT di Jakarta akibat Hujan Deras Sudah Surut

BPBD DKI: Banjir di Puluhan RT di Jakarta akibat Hujan Deras Sudah Surut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.