Pasangan Lansia Ini Menunggu Pesawat 24 Jam Lebih di Bandara Soekarno-Hatta

Kompas.com - 06/07/2015, 18:43 WIB
|
EditorKistyarini

Elva mengatakan tiket perjalanan ke Kairo dan Mekkah yang sudah dibelinya senilai ratusan juta otomatis jadi hangus. Kini, pihak agen perjalanan bersama Yusuf masih berusaha mencari jalan tengah agar bisa mendapat penerbangan ke Kairo atau ke Mekkah langsung.

Tak ada penjelasan

Tidak hanya itu, sesampainya mereka di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu malam, sama sekali tidak ada yang memberi makan maupun minum sedikit pun. Mereka tidak mendapatkan penjelasan apapun dari pihak bandara maupun pihak Garuda yang berjaga di sana.

"Petugasnya cuma bilang ke kita, sabar, sabar, ditunggu saja, Bu," ujar Elva. Sampai larut malam mereka masih belum mendapat kejelasan.

Yusuf dan Elva memutuskan untuk menginap di salah satu hotel di dekat bandara. Mereka terpaksa mengeluarkan biaya menginap sebesar Rp 423.000 untuk satu malam.

"Saya simpan bukti bayarnya. Kalau bisa dibayar sama agen, jadi ada buktinya. Tapi kalau enggak bisa. Ya sudahlah mau gimana lagi. Kan kita juga perlu istirahat sama sahur," aku dia.

Anggap musibah

Yusuf dan Elva melihat kejadian yang mereka alami sebagai musibah. Mereka mengaku tidak marah walaupun sudah menunggu 24 jam lebih, mulai dari jadwal yang diundur sampai tidak ada kepastian sama sekali.

Namun jika sampai sore ini masih belum ada kejelasan, Elva akan melepas jasa agen perjalanan yang telah dibayar dan mencari maskapai sendiri untuk bisa ke Kairo dan Mekkah.

"Kita enggak mau kayak yang lain yang marah-marah banting meja teriak-teriak. Kita paham kalau ini namanya musibah, bukan maunya dia. Ada yang orangtuanya meninggal mau ke Semarang enggak bisa. Ada yang mau kunjungi anaknya juga enggak bisa. Terlalu banyak, ada ribuan," jelas Elva.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluhkan Kluster Perumahan Langgar Aturan, Warga Pesanggrahan Mengadu ke Anggota Dewan

Keluhkan Kluster Perumahan Langgar Aturan, Warga Pesanggrahan Mengadu ke Anggota Dewan

Megapolitan
Datangi Polda Metro Jaya, Uya Kuya Diperiksa terkait Dugaan Kasus Penipuan oleh Medina Zein

Datangi Polda Metro Jaya, Uya Kuya Diperiksa terkait Dugaan Kasus Penipuan oleh Medina Zein

Megapolitan
'Car Free Day' 29 Mei 2022 Masih Digelar dengan Skema Terbatas

"Car Free Day" 29 Mei 2022 Masih Digelar dengan Skema Terbatas

Megapolitan
Beli Minyak Goreng Harus Tunjukkan KTP, Warga Bekasi: Agak Menyusahkan

Beli Minyak Goreng Harus Tunjukkan KTP, Warga Bekasi: Agak Menyusahkan

Megapolitan
Evaluasi 'Car Free Day' Jakarta, Berjalan Lancar meski Masih Banyak Pengunjung Belum Scan QR Code PeduliLindungi

Evaluasi "Car Free Day" Jakarta, Berjalan Lancar meski Masih Banyak Pengunjung Belum Scan QR Code PeduliLindungi

Megapolitan
Pedagang Bingung, Subsidi Minyak Goreng Curah Belum Efektif Turunkan Harga, tapi Mau Dicabut

Pedagang Bingung, Subsidi Minyak Goreng Curah Belum Efektif Turunkan Harga, tapi Mau Dicabut

Megapolitan
Polsek Kalideres Tangkap Pasangan Suami Istri yang Palsukan Uang Rupiah

Polsek Kalideres Tangkap Pasangan Suami Istri yang Palsukan Uang Rupiah

Megapolitan
Berkas Kasus Pengeroyokan Putra Siregar dan Rico Valentino Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Kasus Pengeroyokan Putra Siregar dan Rico Valentino Dilimpahkan ke Kejaksaan

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 1, Menanti Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Publik

Jakarta PPKM Level 1, Menanti Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Publik

Megapolitan
Copet Beraksi di Terminal Pulogadung meski Ada Petugas Dishub, Polisi: Kami Akan Awasi dan Patroli

Copet Beraksi di Terminal Pulogadung meski Ada Petugas Dishub, Polisi: Kami Akan Awasi dan Patroli

Megapolitan
Marak Parkir Liar di Samping RSCM, Dishub Jakpus Akan Lakukan Penertiban

Marak Parkir Liar di Samping RSCM, Dishub Jakpus Akan Lakukan Penertiban

Megapolitan
Video Viral, Copet Beraksi di Terminal Pulogadung meski Ada Petugas Dishub Atur Lalu Lintas

Video Viral, Copet Beraksi di Terminal Pulogadung meski Ada Petugas Dishub Atur Lalu Lintas

Megapolitan
Kampung Ambon Digerebek Lagi, Paket Sabu Ditemukan di Rumah Tinggal hingga Tanah Kosong

Kampung Ambon Digerebek Lagi, Paket Sabu Ditemukan di Rumah Tinggal hingga Tanah Kosong

Megapolitan
Ditemukan Kasus Suspek Hepatitis Akut di Tangerang, Dinkes: Kondisi Pasien Membaik

Ditemukan Kasus Suspek Hepatitis Akut di Tangerang, Dinkes: Kondisi Pasien Membaik

Megapolitan
Mekanisme Jual Minyak Goreng Curah Subsidi Pakai Syarat KTP, Pedagang Sebut Sulit Diterapkan

Mekanisme Jual Minyak Goreng Curah Subsidi Pakai Syarat KTP, Pedagang Sebut Sulit Diterapkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.