Kompas.com - 08/07/2015, 13:01 WIB
LSR (47) ibu yang diduga menggergaji anak datang ke Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2015) untuk diperiksa. Kompas.com/Unoviana KartikaLSR (47) ibu yang diduga menggergaji anak datang ke Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2015) untuk diperiksa.
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) telah mengeluarkan hasil visum et repertum atau visum pada Selasa (7/7/2015) malam untuk anak yang diduga digergaji ibunya, GT (12). Namun, hasil tersebut belum dapat membuktikan bahwa GT mendapat kekerasan.

Kepala Subbagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Aswin mengatakan, hasil visum menunjukkan ada luka-luka di tubuh GT.

Namun, hasil tersebut tidak menunjukkan penjelasan mengenai penyebab luka-luka tersebut. "Tidak ada penjelasan kalau akibat luka benda apa," kata Aswin di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2015).

Aswin mengatakan, hasil visum menunjukkan terdapat memar di wajah, ada luka di paha kiri, paha kanan, bagian belakang sebelah kanan leher, dan punggung tangan.

Karena itu, penyidik masih membutuhkan waktu untuk membuktikan bahwa GT mendapat kekerasan.

Saat ini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan memeriksa pihak terlapor, yakni ibu GT, LSR (47).

Sementara itu, LSR menolak untuk berkomentar terkait hasil visum yang menunjukkan adanya luka-luka di tubuh GT. Ia menyerahkan semua proses hukum kepada kepolisian.

"Ya, saya sudah tahu, ya nanti biar Pak Audie (Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Audie Latuheru) yang menjelaskan," ucapnya.

Sebelumnya, LSR dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas tuduhan penganiayaan terhadap anak. GT sempat kabur dari rumahnya dan mengaku digergaji oleh ibunya. Saat ini, ia masih berada di rumah aman Kementerian Sosial.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkap 13 Pengedar Narkoba, BNN Sita Lebih dari 212 Kg Sabu dan 19.000 Butir Ekstasi

Tangkap 13 Pengedar Narkoba, BNN Sita Lebih dari 212 Kg Sabu dan 19.000 Butir Ekstasi

Megapolitan
Saksi: Rizieq Shihab Pasien Istimewa di RS Ummi Bogor

Saksi: Rizieq Shihab Pasien Istimewa di RS Ummi Bogor

Megapolitan
Belum Ada Lonjakan Pemudik Curi Start dari Depok, Jumlah Penumpang Bus Malah Merosot

Belum Ada Lonjakan Pemudik Curi Start dari Depok, Jumlah Penumpang Bus Malah Merosot

Megapolitan
KILLCOVID19 Jemput Bola Vaksinasi Lansia, Kerahkan Bus hingga Tenaga Medis

KILLCOVID19 Jemput Bola Vaksinasi Lansia, Kerahkan Bus hingga Tenaga Medis

Megapolitan
Bersaksi di Sidang Rizieq Shihab, Dokter RSCM Jelaskan Pemeriksaan Sampel Swab hingga Positif Covid-19

Bersaksi di Sidang Rizieq Shihab, Dokter RSCM Jelaskan Pemeriksaan Sampel Swab hingga Positif Covid-19

Megapolitan
Kebakaran di Taman Sari Hanguskan Ratusan Rumah, Gulkarmat DKI: Warga Terlambat Melapor

Kebakaran di Taman Sari Hanguskan Ratusan Rumah, Gulkarmat DKI: Warga Terlambat Melapor

Megapolitan
Sekda Tangerang Selatan Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Gantikan Airin Rachmi Diany

Sekda Tangerang Selatan Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Gantikan Airin Rachmi Diany

Megapolitan
Sidang Lanjutan Rizieq Shihab Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi dari RSCM, RS Ummi, hingga Mer-C

Sidang Lanjutan Rizieq Shihab Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi dari RSCM, RS Ummi, hingga Mer-C

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Jalur Sepeda Terproteksi, Total Hadiah Rp 52 Juta

Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Jalur Sepeda Terproteksi, Total Hadiah Rp 52 Juta

Megapolitan
Kebakaran Taman Sari: Polisi Gelar Olah TKP dan Bantah Penyebab Musibah akibat Pertengkaran Suami Istri

Kebakaran Taman Sari: Polisi Gelar Olah TKP dan Bantah Penyebab Musibah akibat Pertengkaran Suami Istri

Megapolitan
Kasus KDRT Serpong: Suami Paksa Istri Pompa ASI, Lakukan Kekerasan hingga Larang Bertemu Anak

Kasus KDRT Serpong: Suami Paksa Istri Pompa ASI, Lakukan Kekerasan hingga Larang Bertemu Anak

Megapolitan
Kapten Fierda Panggabean dan Tragedi Merpati CN-235 di Gunung Puntang

Kapten Fierda Panggabean dan Tragedi Merpati CN-235 di Gunung Puntang

Megapolitan
2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

Megapolitan
Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Megapolitan
Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X