Langgar Area CFD, Pejabat TNI Bisa Dikenakan Sanksi

Kompas.com - 09/07/2015, 17:26 WIB
Warga beraktivitas dalam acara Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Days di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (29/12/2013). Acara Car Free Days di akhir tahun 2013 ini terlihat sepi dari Minggu sebelumnya. Kebanyakan warga Jakarta memilih liburan akhir Tahun ke tempat-tempat wisata. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha Warga beraktivitas dalam acara Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Days di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (29/12/2013). Acara Car Free Days di akhir tahun 2013 ini terlihat sepi dari Minggu sebelumnya. Kebanyakan warga Jakarta memilih liburan akhir Tahun ke tempat-tempat wisata. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Anton Parura mengakui bahwa Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 119 Tahun 2012 memang tidak mengatur sanksi bagi pelanggar area yang dijadikan tempat pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day.

Kendati demikian, Anton menegaskan, pelanggar tetap bisa dikenakan sanksi dengan pasal pelanggaran rambu lalu lintas yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.

"Sanksi bagi pelanggar car free day harusnya dikenakan pasal pelanggaran rambu lalu lintas sesuai UU 22. Karena begitu car free day diterapkan, kan ada rambu-rambu larangan kendaraan lewat. Artinya, kendaraan yang menerobos sudah melanggar rambu lalu lintas," ujar Anton kepada Kompas.com, Kamis (9/7/2015).

Maka dari itu, Anton menilai kejadian masuknya mobil dinas pejabat TNI beserta motor pengawalannya ke area car free day seharusnya tidak perlu terjadi. Kejadian tersebut diduga terjadi pada hari Minggu lalu.

"Undang-undang kan berlaku tanpa pengecualian," ujar dia.

Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan adanya foto yang beredar mengenai kendaraan dinas yang masuk ke area car free day. Dalam foto tersebut, tampak sebuah sedan dengan pengawalan sepeda motor Polisi Militer (PM) melintas di kawasan larangan kendaraan bermotor di Jalan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Megapolitan
11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X