Kompas.com - 12/07/2015, 11:11 WIB
Sebanyak 1.040 kilogram ganja kering disiapkan untuk dimusnahkan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di tempat pembakaran sampah Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/6/2015). KOMPAS.com/Andri Donnal PuteraSebanyak 1.040 kilogram ganja kering disiapkan untuk dimusnahkan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di tempat pembakaran sampah Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/6/2015).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika seharusnya kegiatan 'sahur on the road" dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas yang positif, 10 remaja di Pondok Indah malah memanfaatnya untuk pesta narkoba. Mereka pun digiring oleh petugas Polres Metro Jakarta Selatan pada Minggu (12/7/2015) dini hari tadi.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat mengatakan, Polres Metro Jakarta Selatan beserta jajarannya melakukan razia skala besar semalam hingga tadi pagi.

Saat menyisir kawasan Pondok Indah, petugas mendapati 10 remaja tengah asyik menggunakan narkoba jenis ganja.

"Ada 10 remaja yang terdiri dari tujuh laki tiga perempuan sedang pesta narkoba jenis ganja di lokasi Pondok Indah. Mereka kami tangkap dan kami juga amankan dua paket ganja," kata Wahyu. [Baca: Dari Pedang hingga Belasan Botol Miras Disita dari Acara Sahur di Jalan di Setiabudi]

Sementara ini, kata dia, petugas masih menahan mereka untuk dimintai keterangan. Barang bukti juga masih disita di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Selain mendapati pesta narkoba, petugas juga menemukan peserta SOTR yang membawa senjata tajam. Barang-barang tersebut diamankan karena berpotensi menimbulkan tawuran.

"Dari hasil operasi, kami menyita sembilan pedang samurai (katana), sembilan parang, satu pisau belati, satu gear, satu knuckle," ujar dia.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan kegiatan balap liar dalam SOTR tadi pagi di Jalan Antasari, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mereka menangkap delapan remaja yang terlibat beserta barang bukti delapan sepeda motor.

Setelah dimintai keterangan, para remaja sudah dibebaskan, tetapi sepeda motor tetap disita. Untuk mengambilnya, kata Wahyu, pemilik harus memberikan surat-surat kendaraan lengkap.

Dalam operasi tadi malam, Polres Metro Jakarta Selatan menurunkan kekuatan sebanyak 572 personel. Operasi tersebut merupakan operasi skala besar yang dilakukan serentak bersama polsek-polsek jajaran.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tembakkan Gas Air Mata Sebelum Kakek 89 Tahun Dikeroyok, Polisi: Massa Banyak, Kami Sudah Sesuai SOP

Tembakkan Gas Air Mata Sebelum Kakek 89 Tahun Dikeroyok, Polisi: Massa Banyak, Kami Sudah Sesuai SOP

Megapolitan
Manuver Anies Maju di Pilpres 2024: Pamer Kinerja hingga Buat Program Baru di YouTube

Manuver Anies Maju di Pilpres 2024: Pamer Kinerja hingga Buat Program Baru di YouTube

Megapolitan
Keluarga Pemuda yang Diduga Dibunuh Temannya di Bekasi: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa

Keluarga Pemuda yang Diduga Dibunuh Temannya di Bekasi: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa

Megapolitan
Jakpro Pastikan Tender Ulang Sirkuit Tak Ganggu Jadwal Formula E

Jakpro Pastikan Tender Ulang Sirkuit Tak Ganggu Jadwal Formula E

Megapolitan
Sabu Senilai Rp 5 Miliar Disita dari Tangan Pengendar Narkoba di Kawasan Wisata Kepulauan Seribu

Sabu Senilai Rp 5 Miliar Disita dari Tangan Pengendar Narkoba di Kawasan Wisata Kepulauan Seribu

Megapolitan
Ada Kasus Covid-19 di SMA Kota Tangerang, Disdik Banten: Bukan Klaster Sekolah

Ada Kasus Covid-19 di SMA Kota Tangerang, Disdik Banten: Bukan Klaster Sekolah

Megapolitan
3 Siswa dan 2 Guru di SMAN 86 Jakarta Terkonfirmasi Positif Covid-19

3 Siswa dan 2 Guru di SMAN 86 Jakarta Terkonfirmasi Positif Covid-19

Megapolitan
Pasien Omicron yang Meninggal di RS Sari Asih Dimakamkan di TPU Jombang

Pasien Omicron yang Meninggal di RS Sari Asih Dimakamkan di TPU Jombang

Megapolitan
Tiga Siswa dan Dua Guru Terpapar Covid-19, SMAN 86 Gelar Tes 'Swab' Massal

Tiga Siswa dan Dua Guru Terpapar Covid-19, SMAN 86 Gelar Tes "Swab" Massal

Megapolitan
Upacara Kremasi Kakek 89 Tahun yang Tewas Dikeroyok Penuh Haru, Keluarga Tak Mampu Bendung Kesedihan

Upacara Kremasi Kakek 89 Tahun yang Tewas Dikeroyok Penuh Haru, Keluarga Tak Mampu Bendung Kesedihan

Megapolitan
Diduga Korban KDRT, Wanita Ini Ditahan Polda Metro Jaya Usai Dilaporkan Suaminya

Diduga Korban KDRT, Wanita Ini Ditahan Polda Metro Jaya Usai Dilaporkan Suaminya

Megapolitan
2 Muridnya Positif Covid-19, SMPN 77 Jakpus Langsung Swab Tes Massal

2 Muridnya Positif Covid-19, SMPN 77 Jakpus Langsung Swab Tes Massal

Megapolitan
Polisi Sebut 5 Tersangka Pengeroyok Kakek 89 Tahun Tak Ada Kaitannya dengan Urusan Sengketa Tanah Korban

Polisi Sebut 5 Tersangka Pengeroyok Kakek 89 Tahun Tak Ada Kaitannya dengan Urusan Sengketa Tanah Korban

Megapolitan
Melonjak, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 654 dalam Sepekan

Melonjak, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 654 dalam Sepekan

Megapolitan
Ditemukan Kasus Covid-19, 7 SMA di Kota Tangerang Batalkan PTM

Ditemukan Kasus Covid-19, 7 SMA di Kota Tangerang Batalkan PTM

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.