Kepala Rutan Cipinang 25 Tahun Tak Rasakan Mudik Lebaran

Kompas.com - 17/07/2015, 13:59 WIB
Petugas mengatur antrean para calon penumpang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (13/7/2015). PT KAI mempersiapkan sekitar 370 rangkaian kereta untuk mengakomodasi 96.000 pemudik tiap harinya selama arus mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESPetugas mengatur antrean para calon penumpang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (13/7/2015). PT KAI mempersiapkan sekitar 370 rangkaian kereta untuk mengakomodasi 96.000 pemudik tiap harinya selama arus mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini.
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com — Asep Sutandar, Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Cipinang, menceritakan, selama dirinya bertugas 25 tahun tidak pernah merasakan mudik saat Lebaran.

"Saya tidak mudik selama 25 tahun," ujar Asep Sutandar saat ditemui ketika melakukan pemantauan kunjungan keluarga tahanan ke rutan pada hari pertama Lebaran, Jumat (17/7/2015), seperti dikutip Antara.

Asep mengakui bahwa hal tersebut merupakan risiko pekerjaan. Asep dan bawahannya harus melayani masyarakat yang ingin menemui tahanan rutan tersebut pada saat Idul Fitri.

Biasanya, pihak rutan memberikan waktu selama tiga hari bagi keluarga tahanan untuk berkunjung saat Lebaran.

"Kami baru bisa mudik setelah dua minggu habis Lebaran. Itu pun harus bergantian," jelas dia.

Meski berat, keluarganya mau tak mau harus menerima keadaannya. Asep pun merayakan Lebaran bersama para bawahannya.

Selama 25 tahun menjadi pegawai di lingkungan Kemenkumham, Asep ditempatkan di berbagai daerah. Sebelum menjabat Kepala Rutan Klas I Cipinang, Asep menjabat sebagai Kepala Rutan di Singkawang.

"Baru sembilan bulan ditempatkan di Jakarta, baru bisa Lebaran bersama keluarga. Tapi itu pun cuma bisa bertemu pada malam hari," katanya lalu tertawa.

Petugas Rutan Klas I Cipinang, Indra, mengaku sudah delapan tahun tidak merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

"Ya, dinikmati saja. Tahun ini pengunjung tidak terlalu ramai seperti tahun-tahun sebelumnya, mungkin karena hari Jumat," kata Indra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lengkap! Ini Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksin Booster di Jakarta

Lengkap! Ini Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksin Booster di Jakarta

Megapolitan
Polda Metro Ancam Tidak Akan Perpanjang Pelat Khusus RF, Ini Penyebabnya...

Polda Metro Ancam Tidak Akan Perpanjang Pelat Khusus RF, Ini Penyebabnya...

Megapolitan
Korban Tak Melapor, Polsek Koja Cari Informasi soal Upaya Pembegalan di Plumpang

Korban Tak Melapor, Polsek Koja Cari Informasi soal Upaya Pembegalan di Plumpang

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir akibat Curah Hujan Tinggi

Pemprov DKI Jakarta Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir akibat Curah Hujan Tinggi

Megapolitan
Habis Bunuh Istrinya di Duren Sawit, Pelaku Menangis Pura-pura Tak Tahu Kejadian

Habis Bunuh Istrinya di Duren Sawit, Pelaku Menangis Pura-pura Tak Tahu Kejadian

Megapolitan
Anies Tertawa Tanggapi Aksi Giring Terperosok Lumpur di Sirkuit Formula E

Anies Tertawa Tanggapi Aksi Giring Terperosok Lumpur di Sirkuit Formula E

Megapolitan
Diduga Alami Kebocoran Gas, Dapur Restoran Bebek Kaleyo Kalimalang Terbakar

Diduga Alami Kebocoran Gas, Dapur Restoran Bebek Kaleyo Kalimalang Terbakar

Megapolitan
Progres Pembangunan Jakarta International Stadium Capai 94,6 Persen

Progres Pembangunan Jakarta International Stadium Capai 94,6 Persen

Megapolitan
Banyak Pelanggaran, Penerbitan dan Perpanjangan Pelat Kendaraan RF Diperketat

Banyak Pelanggaran, Penerbitan dan Perpanjangan Pelat Kendaraan RF Diperketat

Megapolitan
Masih Terapkan Ganjil Genap, Pemprov DKI Sebut untuk Batasi Mobilitas Warga Saat Kasus Covid-19 Naik

Masih Terapkan Ganjil Genap, Pemprov DKI Sebut untuk Batasi Mobilitas Warga Saat Kasus Covid-19 Naik

Megapolitan
Giring Terperosok di Sirkuit Formula E, Anies: Kasihan Waktunya Longgar

Giring Terperosok di Sirkuit Formula E, Anies: Kasihan Waktunya Longgar

Megapolitan
Empat Hari Jadi Korban Banjir, Warga Jurumudi Belum Juga Dapat Bantuan

Empat Hari Jadi Korban Banjir, Warga Jurumudi Belum Juga Dapat Bantuan

Megapolitan
Mobil Berpelat Khusus RF Terdampak Ganjil Genap, Ini Daftar Kendaraan yang Bebas dari Aturan

Mobil Berpelat Khusus RF Terdampak Ganjil Genap, Ini Daftar Kendaraan yang Bebas dari Aturan

Megapolitan
Sudah Hari Ke-4, Banjir Masih Rendam Kediaman Warga Jurumudi Tangerang

Sudah Hari Ke-4, Banjir Masih Rendam Kediaman Warga Jurumudi Tangerang

Megapolitan
Temuan Kulit Kabel di Gorong-gorong dari Zaman Ahok hingga Anies, Diduga Pencuri Kembali Beraksi

Temuan Kulit Kabel di Gorong-gorong dari Zaman Ahok hingga Anies, Diduga Pencuri Kembali Beraksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.