Jasa Marga Diminta Lakukan Jemput Bola di Gerbang Tol Cikarang Utama

Kompas.com - 21/07/2015, 08:30 WIB
Suasana pintu tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (4/2/2011). PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam waktu dekat akan mengoperasikan gerbang tol  Cikarang Utama yang terletak di KM 29.200 Tol Cikampek-Jakarta. Gerbang tol yang akan menggantikan Pondok Gede Timur Utama ini terdiri dari 11 gardu masuk dan 21 gardu keluar. KONTAN/MURADI MURADISuasana pintu tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (4/2/2011). PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam waktu dekat akan mengoperasikan gerbang tol Cikarang Utama yang terletak di KM 29.200 Tol Cikampek-Jakarta. Gerbang tol yang akan menggantikan Pondok Gede Timur Utama ini terdiri dari 11 gardu masuk dan 21 gardu keluar. KONTAN/MURADI
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepadatan arus balik Lebaran diprediksi terjadi hari ini. Arus balik dari daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat akan bertemu di Gerbang Tol Cikarang Utama.

"Karena masyarakat yang pulang dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat akan berkonsentrasi di Cikarang Utama. Sehingga kalau kita tidak sikapi, buntutnya ke mana-mana," kata Kepala Subdirektorat Pendidikan dan Rekayasa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ipung Purnomo saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Selasa (21/7/2015).

Beberapa langkah akan diambil untuk mengurai kepadatan di Gerbang Tol Cikarang Utama. Salah satunya dengan melakukan jemput bola.

"Kita akan koordinasi dengan pihak PJR Korlantas Polri ataupun Jasa Marga. Kalau bisa dilakukan bagaiamana caranya untuk percepatan transaksi bisa kita lakukan jemput bola atau bagaimana teknisnya," ujar Ipung.

Polisi berupaya untuk koordinasi dengan Jasa Marga terkait jumlah personel yang diturunkan untuk jemput bola. Layanan ini berupa transaksi yang dilakukan oleh petugas Jasa Marga dengan turun ke jalan.

"Sehingga bisa mempercepat transaksi di gerbang tolnya itu," kata Ipung.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Megapolitan
Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Megapolitan
Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Megapolitan
19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

Megapolitan
Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Megapolitan
Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Megapolitan
Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Megapolitan
Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Megapolitan
Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Megapolitan
Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Megapolitan
Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Megapolitan
Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Megapolitan
Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X