Kompas.com - 24/07/2015, 12:54 WIB
Walikot Tanggerang Selatan Airin Rachmi Diany (berbaju putih) kembali menjenguk suaminya Tubagus Chairi Whardana di tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi di tahanan KPK, Jakarta, Senin (10/2/2014). Suami Airin Wawan ditahan KPK karena diduga terlibat dalam suap pengurusan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi yang juga melibatkan mantan Ketua MK Akil Mochtar.  TRIBUNNEWS/DANY PERMANAWalikot Tanggerang Selatan Airin Rachmi Diany (berbaju putih) kembali menjenguk suaminya Tubagus Chairi Whardana di tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi di tahanan KPK, Jakarta, Senin (10/2/2014). Suami Airin Wawan ditahan KPK karena diduga terlibat dalam suap pengurusan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi yang juga melibatkan mantan Ketua MK Akil Mochtar.
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar hasil Munas Jakarta belum memastikan calon yang akan didukung dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan akhir tahun nanti. Saat ini, tim penjaring masih menganalisis calon yang ada dengan mempertimbangkan peluang kemenangannya.

"Kita masih menggodok nama-nama yang sudah daftar ke kita," kata Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Jakarta, Ace Hasan Syadzily, saat dihubungi, Jumat (24/7/2015).

Ace mengungkapkan, partainya memiliki beberapa pertimbangan sebelum menentukan calon yang akan didukung dalam Pilkada Tangsel. Sejalan dengan itu, Golkar harus berkoalisi untuk mengusung calon dalam pilkada tersebut.

Pertimbangan utama saat akan memberikan dukungan adalah memastikan rekam jejak calon yang akan didukung tidak memiliki catatan pelanggaran hukum. Selain itu, faktor elektabilitas dan akseptabilitas juga menjadi pertimbangan serius calon yang akan didukung.

"Kami tidak akan mengajukan calon dan figur yang memiliki keterkaitan dengan (pelanggaran) hukum. Kami harus mempertimbangkan dinamika koalisi juga di Tangsel," ujarnya.

Sejauh ini, muncul dua nama yang digadang-gadang akan maju sebagai calon wali kota Tangsel. Kedua nama itu adalah calon petahana Airin Rachmi Diany yang berpeluang diusung PKB dan partai lainnya, serta Ikhsan Modjo yang diusung Partai Demokrat dan Gerindra. (Baca: Muhaimin Pastikan PKB Dukung Airin Maju Pemilihan Wali Kota Tangsel)

Pendaftaran calon kepala daerah yang akan bertarung dalam pilkada serentak dimulai pada bulan Juli ini. Waktu pendaftaran calon kepala daerah dari jalur independen telah berlangsung, dan pendaftaran calon dari partai politik dimulai pada 26-28 Juli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19 di Kota Bogor...

Saat Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19 di Kota Bogor...

Megapolitan
Sulit Dapat Akses, WNA Pertanyakan Kesetaraan Memperoleh Vaksin di Jakarta

Sulit Dapat Akses, WNA Pertanyakan Kesetaraan Memperoleh Vaksin di Jakarta

Megapolitan
Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 12-17 Tahun di Depok Periode Juli

Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 12-17 Tahun di Depok Periode Juli

Megapolitan
Warga Kesulitan Cari Oksigen, Yayasan RHC Suplai 100 Tabung Gratis

Warga Kesulitan Cari Oksigen, Yayasan RHC Suplai 100 Tabung Gratis

Megapolitan
Heboh soal Pesawat Terbang Rendah Bolak-balik di Langit Tangerang, Ini Penjelasan Airnav

Heboh soal Pesawat Terbang Rendah Bolak-balik di Langit Tangerang, Ini Penjelasan Airnav

Megapolitan
Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

Megapolitan
Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

Megapolitan
Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Megapolitan
11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X