Kompas.com - 28/07/2015, 09:29 WIB
Pakar tata kota Emil Dardak bersama istrinya, artis peran Arumi Bachsin dalam wawancara di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2014) malam. KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAPakar tata kota Emil Dardak bersama istrinya, artis peran Arumi Bachsin dalam wawancara di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2014) malam.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

DEPOK, KOMPAS.com - Emil Elistianto Dardak memutuskan tak jadi maju di Pemilihan Kepala Daerah Kota Depok 2015. Suami artis Arumi Bachsin ini lebih memilih maju di Pilkada Trenggalek yang digelar dalam waktu yang bersamaan dengan Depok.

Menurut Emil, alasan utamanya memilih maju di Trenggalek ketimbang Depok disebabkan kabupaten di Jawa Timur tersebut adalah daerah asal orang tuanya. Ia menganggap akan lebih baik apabila mengabdi untuk membangun daerahnya sendiri.

"Trenggalek tanah leluhur saya. Saya ingin membangun daerah saya. Lebih baik mengabdi di daerah," ujar dia kepada Kompas.com, Senin (27/7/2015).

Emil resmi mendaftarkan diri sebagai calon bupati Trenggalek pada Senin kemarin. Ia menggandeng pengusaha muda Mohammad Nur Arifin. Mereka diusung oleh tujuh partai, yakni PDIP, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Hanura.

Pada waktu yang sama, PDI-P juga telah mengusung Dimas Oky Nugroho sebagai bakal calon wali kota Depok. Dimas maju didampingi Babai Suhaimi. Mereka didukung oleh tiga partai lainnya, yakni PAN, Nasdem, dan PKB.

Emil mengaku antusias dengan dicalonkannya Dimas. Ia berharap anggota tim di Kantor Staf Kepresidenan itu dapat terpilih menjadi Wali Kota Depok. Sebab, ia menilai Dimas merupakan figur yang tepat untuk memimpin Depok.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil survei masyarakat di Depok mendambakan pemimpin yang muda dan punya latar belakang pendidikan yang mumpuni. Emil menilai kriteria itu ada pada Dimas.

"Dimas orangnya tidak pernah mengekspose diri, tidak pernah promosi, tapi mumpuni. Doktor, usianya masih muda masih kepala tiga, akademisi di Unair, dan salah satu tim di Kantor Staf Kepresidenan," ujar Emil.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertamina Bantah Rampas Lahan di Pancoran Buntu II

Pertamina Bantah Rampas Lahan di Pancoran Buntu II

Megapolitan
Kasus KDRT di Serpong, Polisi Diminta Perhatikan Nasib Bayi yang Tak Boleh Bertemu Ibunya

Kasus KDRT di Serpong, Polisi Diminta Perhatikan Nasib Bayi yang Tak Boleh Bertemu Ibunya

Megapolitan
Rizieq Shihab Larang Dokter dan Sengaja Rahasiakan Reaktif Covid-19 sehingga Picu Kesalahpahaman di RS Ummi

Rizieq Shihab Larang Dokter dan Sengaja Rahasiakan Reaktif Covid-19 sehingga Picu Kesalahpahaman di RS Ummi

Megapolitan
Pria Tewas Ditusuk di Kalideres, Polisi: Awalnya Tak Penuhi Janji Bayar Sewa Lapangan Futsal

Pria Tewas Ditusuk di Kalideres, Polisi: Awalnya Tak Penuhi Janji Bayar Sewa Lapangan Futsal

Megapolitan
Kejari Sudah Panggil 16 Orang Terkait Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok

Kejari Sudah Panggil 16 Orang Terkait Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok

Megapolitan
Jasa Marga Koordinasi dengan Polisi Telusuri Perempuan Naik Motor yang Masuk Jalan Tol

Jasa Marga Koordinasi dengan Polisi Telusuri Perempuan Naik Motor yang Masuk Jalan Tol

Megapolitan
Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok, Kejari Panggil Pejabat Badan Keuangan Daerah

Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok, Kejari Panggil Pejabat Badan Keuangan Daerah

Megapolitan
Anies: 98 Persen Penduduk DKI Jakarta Telah Dilindungi BPJS Kesehatan

Anies: 98 Persen Penduduk DKI Jakarta Telah Dilindungi BPJS Kesehatan

Megapolitan
Berkonsep Stadion Kita, JIS Bisa Jadi Home Base Klub di Luar Jakarta

Berkonsep Stadion Kita, JIS Bisa Jadi Home Base Klub di Luar Jakarta

Megapolitan
Update 21 April: Pasien Bertambah, RS Wisma Atlet Rawat 1.514 Orang

Update 21 April: Pasien Bertambah, RS Wisma Atlet Rawat 1.514 Orang

Megapolitan
Disdik DKI Akan Lakukan Sosialisasi PPDB 2021 Pekan Ini

Disdik DKI Akan Lakukan Sosialisasi PPDB 2021 Pekan Ini

Megapolitan
Kisah Bintarti, Perempuan di Balik Perawatan Puluhan Ribu Taksi Blue Bird

Kisah Bintarti, Perempuan di Balik Perawatan Puluhan Ribu Taksi Blue Bird

Megapolitan
Wali Kota Pastikan Bioskop di Tangerang Segera Dibuka Kembali

Wali Kota Pastikan Bioskop di Tangerang Segera Dibuka Kembali

Megapolitan
Saksi Sebut Nus Kei Janji Temui John Kei Bahas Masalah Utang Rp 1 Miliar, tapi Tak Ditepati

Saksi Sebut Nus Kei Janji Temui John Kei Bahas Masalah Utang Rp 1 Miliar, tapi Tak Ditepati

Megapolitan
Petugas Perempuan KAI Peringati Hari Kartini, Pakai Kebaya hingga Bagi Bunga ke Penumpang

Petugas Perempuan KAI Peringati Hari Kartini, Pakai Kebaya hingga Bagi Bunga ke Penumpang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X