Kurangi Kemacetan di Depan Citos, Mobil dan Motor Bisa Masuk Tol Gratis

Kompas.com - 03/08/2015, 19:13 WIB
Sepeda motor melintasi tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) tanpa transaksi atau gratis di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2015). Rekayasa lalu lintas mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan di sekitar Cilandak Town Square selama proses pelebaran jalan. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOSepeda motor melintasi tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) tanpa transaksi atau gratis di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2015). Rekayasa lalu lintas mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan di sekitar Cilandak Town Square selama proses pelebaran jalan. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
|
EditorDesy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Tingginya volume kendaraan yang melintas di Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, membuat kemacetan kerap terjadi. Untuk menguranginya, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan melakukan rekayasa lalu lintas di sana. 

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Priyanto mengatakan, untuk mengurai kemacetan, mobil pribadi dan sepeda motor diperbolehkan melewati jalur tol di jalan tersebut, yakni Jakarta Outer Ring Road (JORR), tanpa transaksi atau gratis. Kata dia, di sana disediakan pintu khusus. 

Titik masuk tolnya yakni di pintu tol yang berada sebelum Cilandak Town Square (Citos). Hal itu dilakukan selama proses pelebaran jalan dilakukan. Sebab, menurut Priyanto, jalan tersebut terhitung sempit sehingga perlu dilebarkan. 

"Sambil menunggu itu selesai, kita sudah bicara dengan pihak tol untuk memperbolehkan jalur paling kirinya dipakai mobil pribadi dan motor untuk mengurai kemacetan," ujar Priyanto saat dihubungi, Senin (3/8/2015). 

Namun, dispensasi masuk tol untuk mobil dan sepeda motor tidak berlaku sepanjang waktu. Priyanto mengatakan, mobil dan motor hanya diperbolehkan melalui tol dengan non-transaksi mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. 

"Kendaraan bisa masuk melalui pintu Tol Fatmawati sebelum Citos, dan keluar setelah 600 meter tepat di depan showroom Lamborghini," kata dia.

Selanjutnya, kendaraan akan kembali terpecah ke dua arah, yakni ke arah Cilandak dan ke arah Jalan Pangeran Antasari. 

Pemberlakuan rekayasa lalu lintas tersebut direncanakan akan berlangsung hingga Desember mendatang, tepat setelah pelebaran jalan sudah selesai dilaksanakan. 

"Saat ini pelebaran jalannya sedang dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional 4 Kementerian Pekerjaan Umum, dengan lebar 1,5 meter dan panjang 600 meter," ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Megapolitan
Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Megapolitan
Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Megapolitan
Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Megapolitan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Megapolitan
Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Megapolitan
17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

Megapolitan
Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Megapolitan
Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X