Kompas.com - 05/08/2015, 08:52 WIB
Ribuan siswa dari berbagai sekolah (SMA/SMK) se-Jakarta Utara tengah menunggu waktu pembagian Kartu Jakarta Pintar, di SMA Yappenda, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (1/12/2012). KOMPAS.com/Indra AkuntonoRibuan siswa dari berbagai sekolah (SMA/SMK) se-Jakarta Utara tengah menunggu waktu pembagian Kartu Jakarta Pintar, di SMA Yappenda, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (1/12/2012).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah adanya temuan mengenai adanya dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang digunakan untuk keperluan di luar keperluan pendidikan, sekolah-sekolah di Jakarta disarankan untuk menghidupkan kembali keberadaan koperasi sekolah.

Koperasi sekolah nantinya dapat menerapkan sistem pembayaran non-tunai dengan pemasangan alat electronic data capture (EDC) dari Bank DKI.

Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat mengatakan koperasi-koperasi sekolah nantinya dapat menyediakan peralatan-peralatan kebutuhan sekolah. Ia yakin cara ini dapat membuat penggunaan dana KJP dapat terpantau dengan baik.

"Jadi untuk kebutuhan sekolah itu koperasi yang menyediakan. Siswa cukup beli di koperasi saja. Barang-barangnya supaya bisa dijual murah belinya di pasar aja," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/8/2015).

Menurut Djarot, koperasi sekolah yang dibentuk bisa melibatkan siswa dalam pengelolaannya. Sehingga selain dapat membuat penggunaan dana KJP dapat terpantau dengan baik, Djarot menilai koperasi sekolah juga bisa digunakan sebagai wadah bagi siswa belajar tentang kewirausahaan.

"Dengan cara seperti itu anak-anak bisa belajar entrepreneurship sejak dia sekolah. Nanti bisa dibantu oleh guru dan orang tua," ucap mantan Wali Kota Blitar ini.

Sebelumnya, Bank DKI menemukan adanya dana KJP yang digunakan untuk keperluan lain di luar kebutuhan pendidikan, di antaranya untuk kegiatan karaoke dan membeli emas. Pihak yang menyalahgunakan dana tersebut memanfaatkan tempat-tempat perbelanjaan yang telah memiliki EDC.

Bank DKI telah mengimbau agar tempat-tempat perbelanjaan yang menjual barang yang tidak terkait kebutuhan pendidikan agar tidak melayani pemilik kartu Bank DKI yang bertanda KJP.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Kasus KDRT Serpong, Istri Dipaksa Pompa ASI oleh Suami hingga Dianiaya

[POPULER JABODETABEK] Kasus KDRT Serpong, Istri Dipaksa Pompa ASI oleh Suami hingga Dianiaya

Megapolitan
Rantai Sepeda Motor Terkunci, Pemotor Tabrak Tiang Listrik di Cipete

Rantai Sepeda Motor Terkunci, Pemotor Tabrak Tiang Listrik di Cipete

Megapolitan
Sidang Kasus Rizieq Dilanjutkan Hari Ini, Jaksa Akan Hadirkan 5 Saksi

Sidang Kasus Rizieq Dilanjutkan Hari Ini, Jaksa Akan Hadirkan 5 Saksi

Megapolitan
Masih Ada 594 Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Masih Ada 594 Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Trotoar Margonda Depok Akan Diperlebar, di Atasnya Ada Jalur Sepeda

Trotoar Margonda Depok Akan Diperlebar, di Atasnya Ada Jalur Sepeda

Megapolitan
[Update 21 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 21 Pasien

[Update 21 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 21 Pasien

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di RS UI Kini Dibuka untuk Umum, Tak Hanya Warga Depok

Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di RS UI Kini Dibuka untuk Umum, Tak Hanya Warga Depok

Megapolitan
Mudik Dilarang, Pemkot Bekasi Godok Ketentuan SIKM

Mudik Dilarang, Pemkot Bekasi Godok Ketentuan SIKM

Megapolitan
Relief dari Sultan Ageng Tirtayasa hingga Makam Sepupu Imam Masjidil Haram di Masjid Jami Kalipasir

Relief dari Sultan Ageng Tirtayasa hingga Makam Sepupu Imam Masjidil Haram di Masjid Jami Kalipasir

Megapolitan
Artis Rio Reifan 4 Kali Ditangkap karena Narkoba dan Belum Pernah Direhabilitasi

Artis Rio Reifan 4 Kali Ditangkap karena Narkoba dan Belum Pernah Direhabilitasi

Megapolitan
Depok Catat 155 Kasus Baru Covid-19, 2 Pasien Meninggal Dunia

Depok Catat 155 Kasus Baru Covid-19, 2 Pasien Meninggal Dunia

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Masjid Kalipasir Tangerang dan Cerita soal Pilar Pemberian Sunan Kalijaga

Masjid Kalipasir Tangerang dan Cerita soal Pilar Pemberian Sunan Kalijaga

Megapolitan
Pengusaha di Jakarta yang Terdampak Covid-19 Boleh Bayar THR Sehari Sebelum Lebaran, Ini Syaratnya

Pengusaha di Jakarta yang Terdampak Covid-19 Boleh Bayar THR Sehari Sebelum Lebaran, Ini Syaratnya

Megapolitan
Sosok Sylviana Murni, Wali Kota Perempuan Pertama di Jakarta hingga Lolos Jadi Anggota DPD RI

Sosok Sylviana Murni, Wali Kota Perempuan Pertama di Jakarta hingga Lolos Jadi Anggota DPD RI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X