Pembebasan Lahan untuk Proyek MRT Jadi "PR" Pertama Wali Kota Jaksel

Kompas.com - 13/08/2015, 15:32 WIB
Lokasi proyek MRT yang terlihat sepi pekerja di jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (16/7/2015). Pada H-1 Idul Fitri 1436 Hijriah, kondisi jalanan di kota Jakarta sudah mulai terlihat lengang. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESLokasi proyek MRT yang terlihat sepi pekerja di jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (16/7/2015). Pada H-1 Idul Fitri 1436 Hijriah, kondisi jalanan di kota Jakarta sudah mulai terlihat lengang.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Pembebasan lahan untuk proyek pembangunan mass rapid transit (MRT) menjadi tugas pertama Wali Kota Jakarta Selatan yang baru, Tri Kurniadi. Menurut Tri, masih ada 227 bidang tanah di Jakarta Selatan yang sampai saat ini belum dibebaskan.

"Kita pembenahan MRT dulu supaya segera selesai dan berjalan karena ini skalanya nasional. Malu kita, negara lain punya MRT, kita enggak punya," kata Tri seusai pelantikannya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Tri memasang target pembebasan lahan untuk proyek MRT akan diselesaikan paling lambat pada akhir tahun ini. Karena itu, ia akan mencoba berdialog dan meyakinkan warga yang belum mau membebaskan tanahnya.

"Saya yakin masyarakat mau karena kan sekarang pakai appraisal. Ada yang dapat Rp 500 juta," ujar dia.

Selain itu, Tri juga akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). "Kita enggak bisa bayar kalau gambar dari BPN belum kelar. Untuk menginventarisasi, ada BPN yang berwenang," ujar dia.  

Kawasan sekitar Jalan Haji Nawi dan Cipete Raya termasuk dalam lokasi yang mengalami masalah pembebasan lahan. Sebab, warga di sekitar kedua lokasi tersebut mematok harga tanah yang dinilai terlalu tinggi dan melampaui nilai jual obyek pajak (NJOP). Padahal, kedua lokasi tersebut akan menjadi titik pembangunan stasiun yang rencananya akan dibangun dengan konstruksi layang.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

144 Jemaah yang Diisolasi di Masjid di Kebon Jeruk Tak Ada yang Bergejala Covid-19

144 Jemaah yang Diisolasi di Masjid di Kebon Jeruk Tak Ada yang Bergejala Covid-19

Megapolitan
BPTJ Minta Pembatasan Akses Transportasi Umum di Jabodetabek, Polisi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

BPTJ Minta Pembatasan Akses Transportasi Umum di Jabodetabek, Polisi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Megapolitan
BMKG: Bekasi dan Depok Hujan Ringan Siang hingga Sore Nanti

BMKG: Bekasi dan Depok Hujan Ringan Siang hingga Sore Nanti

Megapolitan
Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolsek Kembangan Dicopot

Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolsek Kembangan Dicopot

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Megapolitan
Belum Berstatus PSBB, DKI Belum Setop Transportasi Keluar-Masuk Jakarta

Belum Berstatus PSBB, DKI Belum Setop Transportasi Keluar-Masuk Jakarta

Megapolitan
Kisah Pramugara Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19...

Kisah Pramugara Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19...

Megapolitan
Abaikan Imbauan Tetap di Rumah, Dua Kelompok Tawuran di Tebet

Abaikan Imbauan Tetap di Rumah, Dua Kelompok Tawuran di Tebet

Megapolitan
Kemenhub: Pemda Dapat Batasi Transportasi Publik Setelah Berstatus PSBB

Kemenhub: Pemda Dapat Batasi Transportasi Publik Setelah Berstatus PSBB

Megapolitan
Peneliti Gabungan IPB dan UI Temukan Senyawa Antivirus Corona

Peneliti Gabungan IPB dan UI Temukan Senyawa Antivirus Corona

Megapolitan
Wakil Wali Kota: Kondisi PNS Kota Bekasi yang Terinfeksi Covid-19 Sudah Membaik

Wakil Wali Kota: Kondisi PNS Kota Bekasi yang Terinfeksi Covid-19 Sudah Membaik

Megapolitan
Sembilan Rumah di Rawa Badak Selatan Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Sembilan Rumah di Rawa Badak Selatan Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Pria Ditangkap karena Mencuri Saat Kebakaran di Rawa Badak Selatan

Pria Ditangkap karena Mencuri Saat Kebakaran di Rawa Badak Selatan

Megapolitan
Penumpang Menurun, PT KAI Kurangi Perjalanan Kereta

Penumpang Menurun, PT KAI Kurangi Perjalanan Kereta

Megapolitan
Warga Cipinang Melayu Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

Warga Cipinang Melayu Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X