Kompas.com - 19/08/2015, 21:39 WIB
Papan nama tempat sementara Polres Tangerang Selatan yang diresmikan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian bertempat di gedung Universitas Pembangunan Jaya, Jalan Boulevard Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (19/8/2015). KOMPAS.com/Andri Donnal PuteraPapan nama tempat sementara Polres Tangerang Selatan yang diresmikan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian bertempat di gedung Universitas Pembangunan Jaya, Jalan Boulevard Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (19/8/2015).
|
EditorHindra Liauw
TANGERANG, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian menilai dinamika kehidupan bermasyarakat di Tangerang Selatan sudah seperti di Jakarta. Hal tersebut terlihat dari sisi pembangunan yang semakin marak, luas wilayah, serta pertumbuhan penduduk yang semakin pesat dari tahun ke tahun.

"Tangerang Selatan daerah penyangga Ibu Kota. Otomatis dinamika yang terjadi di Jakarta sudah tidak ada bedanya dengan di sini. Kita kan lihat sendiri, 5-10 tahun terakhir pembangunan begitu pesatnya. Jumlah penduduk sudah 1,3 juta jiwa. Menunjukkan ada tantangan-tantangan cukup tinggi," kata Tito usai meresmikan Polres Tangerang Selatan, Rabu (19/8/2015).

Sebagai salah satu wilayah baru yang berada di bawah wewenang Polda Metro Jaya, keberadaan Polres Tangerang Selatan dinilai bisa membantu masyarakat Tangerang Selatan yang sebelumnya berada di bawah wilayah Polresta Tangerang Kabupaten di Tigaraksa.

Jarak dari Tangerang Selatan ke Tigaraksa sendiri cukup jauh, sehingga dianggap menyulitkan masyarakat yang hendak mengurus perizinan maupun mengurus kebutuhan lain ke Polres.

Sebelum ada Polres Tangerang Selatan, sebagian masyarakat memilih untuk pergi ke Polres Metro Jakarta Selatan. Sedangkan yang cukup jauh dari Jakarta Selatan, terpaksa harus ke Tigaraksa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Dinas Penjaga SDN 12 Cawang Hangus Terbakar Saat Ditinggal Nyapu Penghuninya

Rumah Dinas Penjaga SDN 12 Cawang Hangus Terbakar Saat Ditinggal Nyapu Penghuninya

Megapolitan
Berlaku Mulai Hari Ini di Jakarta, Mobil Tak Lulus Uji Emisi Ditilang Rp 500.000, Motor Rp 250.000

Berlaku Mulai Hari Ini di Jakarta, Mobil Tak Lulus Uji Emisi Ditilang Rp 500.000, Motor Rp 250.000

Megapolitan
KPAD Kota Bekasi Terima 26 Laporan Pelecehan Seksual Sepanjang 2021

KPAD Kota Bekasi Terima 26 Laporan Pelecehan Seksual Sepanjang 2021

Megapolitan
Persatuan RS Tak Terima Disebut Ambil Untung Besar dari Tes PCR

Persatuan RS Tak Terima Disebut Ambil Untung Besar dari Tes PCR

Megapolitan
Serikat Buruh Geruduk Balai Kota DKI Jakarta, Minta Kepastian Kenaikan UMP

Serikat Buruh Geruduk Balai Kota DKI Jakarta, Minta Kepastian Kenaikan UMP

Megapolitan
Sidang Lanjutan Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, 7 Saksi Beri Kesaksian secara Virtual

Sidang Lanjutan Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, 7 Saksi Beri Kesaksian secara Virtual

Megapolitan
Rachel Vennya Datang Pemeriksaan Lebih Cepat dari Jadwal, Polisi Duga untuk Hindari Media

Rachel Vennya Datang Pemeriksaan Lebih Cepat dari Jadwal, Polisi Duga untuk Hindari Media

Megapolitan
WNA Nigeria Jadi Otak Kasus Penipuan Bermodus Black Dollar, Ini Fakta-fakta Kasusnya

WNA Nigeria Jadi Otak Kasus Penipuan Bermodus Black Dollar, Ini Fakta-fakta Kasusnya

Megapolitan
Ramai soal Nopol RFS Mobil Rachel Vennya, Siapa yang Boleh Menggunakannya?

Ramai soal Nopol RFS Mobil Rachel Vennya, Siapa yang Boleh Menggunakannya?

Megapolitan
Diperiksa Terkait Mobil Bernopol RFS, Rachel Vennya Datang ke Polda Lebih Awal

Diperiksa Terkait Mobil Bernopol RFS, Rachel Vennya Datang ke Polda Lebih Awal

Megapolitan
Polisi Buru Sekawanan Begal yang Bacok Korbannya hingga Tewas di Cakung

Polisi Buru Sekawanan Begal yang Bacok Korbannya hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
Jokowi Minta Harga PCR Jadi Rp 300.000, Ini Tanggapan Persatuan Rumah Sakit

Jokowi Minta Harga PCR Jadi Rp 300.000, Ini Tanggapan Persatuan Rumah Sakit

Megapolitan
RSUI Layani Vaksinasi Covid-19 untuk Pengungsi Mancanegara, Simak Ketentuannya

RSUI Layani Vaksinasi Covid-19 untuk Pengungsi Mancanegara, Simak Ketentuannya

Megapolitan
Seorang Pria di Cakung Tewas Dibacok Sekawanan Begal

Seorang Pria di Cakung Tewas Dibacok Sekawanan Begal

Megapolitan
Menanti Hasil Investigasi Penyebab Kecelakaan Maut Transjakarta di Cawang

Menanti Hasil Investigasi Penyebab Kecelakaan Maut Transjakarta di Cawang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.