Kompas.com - 20/08/2015, 21:30 WIB
Rusun Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2015). Ratusan warga Kampung Pulo yang rumahnya terkena penertiban direlokasi ke Rusun tersebut. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Warta Kota/Angga Bhagya NugrahaRusun Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2015). Ratusan warga Kampung Pulo yang rumahnya terkena penertiban direlokasi ke Rusun tersebut. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama menyebut sebanyak 146 kepala keluarga (KK) Warga Kampung Pulo, Jakarta Timur, sudah pindah ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Jatinegara Barat. Dari total 518 KK, sebanyak 249 KK sudah mengambil kunci rusunawa Jatinegara Barat. 

"(Warga) yang sudah ambil kunci ada 249 KK dan yang pindah barang sudah 146 KK," kata Basuki di Balai Kota, Kamis (20/8/2015). 

Jumlah itu, kata Basuki, sudah berkurang. Sebab, sebelumnya saat pengundian ada 429 KK yang mengambil kunci unit rusun. Namun karena kepemilikan rusunawa sudah dikunci dan tidak bisa dipindahtangankan, sisanya tinggal 227 KK yang mengambil kunci.

Basuki menjelaskan, pengundian unit rusun pertama diminati warga karena ada beberapa pihak yang ingin menjual unit rusun tersebut. Namun setelah sistem serta aturannya diperketat, warga yang mengambil kunci tinggal 227 KK dan kini bertambah menjadi 249 KK. 

Adapun salah satu syarat mendapatkan unit rusun yakni memiliki KTP sesuai alamat rusunawa serta pembuatan rekening Bank DKI. Nantinya warga akan mendapat kartu identitas berbasis ATM yang ditarik retribusi Rp 10 ribu tiap harinya.

"Kalau masuk rusun, langsung Dinas Dukcapil tukar KTP kamu, sesuai alamat di rusun. Lalu kamu langsung dibuatkan ATM Bank DKI, yang alamatnya juga di rusun. Berarti kamu enggak bisa jual rusun kami," kata Basuki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Megapolitan
Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Megapolitan
Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.