Direktur Utama Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta Pande Putu Yasa mengatakan, untuk tahap awal, setiap koridor dilayani 10 bus. "Kami masih melihat animo masyarakat. Kalau animo tinggi, bus kami tambah," ujarnya.
Untuk transjabodetabek, PPD mendapatkan 78 bus hibah dari pemerintah pusat. Bus akan beroperasi lintas batas provinsi. Tarif bus transjabodetabek berkisar Rp 9.000 hingga Rp 10.000 per orang.
Di Jakarta, bus melewati halte-halte transjakarta dan bisa mengangkut penumpang yang ada di halte. Penumpang tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan di luar tarif bus transjakarta Rp 3.500 per orang selama menggunakan transjabodetabek.
Selain itu, Pande mengatakan, pihaknya akan bertemu Wali Kota Depok, Rabu (26/8/2015) ini, guna membahas beroperasinya Koridor Depok-PGC-Grogol. Pertemuan akan membahas kemungkinan membuat halte tinggi agar sesuai dengan bus berlantai tinggi (high deck) di Depok untuk mengakomodasi penumpang yang akan menggunakan transjabodetabek.
Tiket bermasalah
Pada siang hari, dalam waktu 15 menit, tidak ada satu bus transjabodetabek pun yang melintas di Halte Cempaka Tengah (Koridor II) dan di Halte Juanda. Halte Cempaka Tengah dilewati bus Bekasi-Pasar Baru. Adapun Halte Juanda dilewati bus Poris Plawad-Kemayoran.
Di Halte Kota Harapan Indah, Bekasi, yang melayani perjalanan bus transjabodetabek Bekasi-Pasar Baru, penumpang tidak hanya dipungut biaya tiket transjabodetabek Rp 9.000, tetapi juga diminta membeli tiket bus transjakarta Rp 3.500.
"Masa saya harus bayar tiket dua kali," ujar Felix (40), calon penumpang yang hendak ke Pasar Baru, Selasa.
Manajer Operasional Kota Harapan Indah Octavianus juga memprotes kebijakan tersebut. Pembelian tiket dua kali jelas membebani penumpang yang naik transjabodetabek dari Halte Harapan Indah.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanSegera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.