Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/09/2015, 20:44 WIB
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan akan memberlakuan sistem satu arah (SSA) di kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. Tujuannya untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sana.

Kepala Sudinhubtrans Jakarta Selatan Priyanto mengatakan, SSA akan diterapkan di Jalan Persada Raya, Jalan Persada 1, Jalan Persada 2, Jalan Palbatu 1, Jalan Palbatu 2, dan Jalan Palbatu Raya di Kelurahan Menteng Dalam.

"Kami sudah lakukan rapat koordinasi di tingkat Kelurahan Menteng Dalam dan sepakat untuk mulai uji coba besok, Rabu (2/9/2015)," kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (1/9/2015).

SSA di kawasan tersebut akan diberlakukan pada pukul 06.00-10.00 WIB. Dengan demikian, kendaraan tidak dapat berjalan dua arah lagi di sana selama jam-jam tersebut.

"Di luar waktu tersebut, lalu lintas dua arah khusus di Jalan Persada Raya tetap diberlakukan," kata Priyanto.

Uji coba, kata Priyanto, akan dilakukan selama tiga hari, yakni dari Rabu besok hingga Jumat (4/9/2015). Penetapan rencananya akan dilakukan pada tanggal 7 September 2015.

Jalan yang akan dibuat searah adalah Jalan Persada Raya dari arah barat ke arah timur, yakni simpang Persojo;
Jalan Palbatu 1 satu arah, dari arah utara, yakni Jalan Palbatu Raya, ke arah utara, yakni Jalan Persada Raya.

Jalan Palbatu 2 juga berlaku satu arah, dari arah selatan, yakni Jalan Persada Raya, ke arah utara, yakni Jalan Palbatu Raya. Jalan Palbatu Raya satu arah dari arah barat, Jalan Palbatu 1, ke arah timur, yaitu Jalan Saharjo.

Kendaraan dari Tebet yang akan menuju Jalan Persada Raya dapat melalui Jalan Casablanca, berputar di Jalan Palbatu Raya, kemudian menuju Jalan Palbatu 1.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Densus 88 Pembunuh Sopir Taksi Online Sering Melanggar: Penipuan hingga Judi Online

Anggota Densus 88 Pembunuh Sopir Taksi Online Sering Melanggar: Penipuan hingga Judi Online

Megapolitan
Pelataran Parkir IRTI Monas Layani Uji Emisi untuk Mobil

Pelataran Parkir IRTI Monas Layani Uji Emisi untuk Mobil

Megapolitan
Sidang Lanjutan Kasus Narkoba 6 Anak Buah Teddy Minahasa Digelar di PN Jakarta Barat Hari Ini

Sidang Lanjutan Kasus Narkoba 6 Anak Buah Teddy Minahasa Digelar di PN Jakarta Barat Hari Ini

Megapolitan
Warga Tebet Habiskan Rp 14,8 Juta Perbaiki Tembok Rumah yang Nyaris Roboh akibat Ulah Tetangga

Warga Tebet Habiskan Rp 14,8 Juta Perbaiki Tembok Rumah yang Nyaris Roboh akibat Ulah Tetangga

Megapolitan
Ini Identitas Anggota Densus 88 Pembunuh Sopir Taksi 'Online' di Depok

Ini Identitas Anggota Densus 88 Pembunuh Sopir Taksi "Online" di Depok

Megapolitan
Polri Kembali Disorot, Kali Ini Kasus Anak Polisi Tabrak Pengendara Motor Pakai Mobil Dinas Fortuner...

Polri Kembali Disorot, Kali Ini Kasus Anak Polisi Tabrak Pengendara Motor Pakai Mobil Dinas Fortuner...

Megapolitan
Sopir Taksi 'Online' Tewas di Depok, Korban dan Anggota Densus 88 Pembunuhnya Tak Saling Kenal

Sopir Taksi "Online" Tewas di Depok, Korban dan Anggota Densus 88 Pembunuhnya Tak Saling Kenal

Megapolitan
Kuasa Hukum Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut: Kasus Ini Belum Selesai, KLB Harus Segera Ditetapkan

Kuasa Hukum Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut: Kasus Ini Belum Selesai, KLB Harus Segera Ditetapkan

Megapolitan
Kecewanya Korban Meikarta Begitu Sidang Gugatan PT MSU Diundur Kali Kedua...

Kecewanya Korban Meikarta Begitu Sidang Gugatan PT MSU Diundur Kali Kedua...

Megapolitan
Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut Minta Kemenkes Tanggung Jawab dan Tetapkan KLB

Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut Minta Kemenkes Tanggung Jawab dan Tetapkan KLB

Megapolitan
Ketika Anggota Densus 88 Bunuh Sopir Taksi 'Online' karena Terlilit Masalah Ekonomi...

Ketika Anggota Densus 88 Bunuh Sopir Taksi "Online" karena Terlilit Masalah Ekonomi...

Megapolitan
Tempat Parkir IRTI Monas Berikan Tarif Tinggi, Pemilik Kendaraan Tak Punya Pilihan

Tempat Parkir IRTI Monas Berikan Tarif Tinggi, Pemilik Kendaraan Tak Punya Pilihan

Megapolitan
Tuduhan Pemerasan Bripka Madih yang Tak Terbukti dan Berujung Permintaan Maaf

Tuduhan Pemerasan Bripka Madih yang Tak Terbukti dan Berujung Permintaan Maaf

Megapolitan
Polisi Tangkap Tunawisma Pelaku Pemalakan dan Pemerasan di Kalideres

Polisi Tangkap Tunawisma Pelaku Pemalakan dan Pemerasan di Kalideres

Megapolitan
Diprotes Warga karena Berbayar, Naik Skywalk Kebayoran Lama Kini Digratiskan

Diprotes Warga karena Berbayar, Naik Skywalk Kebayoran Lama Kini Digratiskan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.