Nadiem Bersikeras Go-Jek Tak Melanggar Hukum

Kompas.com - 02/09/2015, 20:39 WIB
CEO PT Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim Kahfi Dirga Cahya/KOMPAS.comCEO PT Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — CEO PT Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim bersikeras bahwa layanan ojek berbasis aplikasi miliknya tidak melanggar hukum. Sebab, kata dia, tak ada satu pun aturan hukum yang spesifik membahas soal penggunaan sepeda motor roda dua sebagai angkutan umum.

Karena itu, dia tidak mau ambil pusing dengan pernyataan pihak-pihak yang menyebut Go-Jek melanggar hukum. (Baca: Ketua Organda DKI Minta Nadiem Makarim Tinggalkan Go-Jek)

"Jelas itu statement bukan faktual sama sekali. Aturan lalu lintas sendiri tidak mengatur roda dua. Tidak ada dalam statement hukum apa pun yang menyebut roda dua sebagai sarana transportasi melanggar," kata Nadiem di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (2/9/2015).

Aturan hukum yang dimaksud Nadiem mulai dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan hingga Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan.

Go-Jek, lanjut Nadiem, lebih merupakan aplikasi yang membantu perseorangan. Di sisi lain, Nadiem meminta semua pihak untuk tidak melihat hal ini dari satu sisi persoalan mengenai ojek berbasis aplikasi semata, tetapi juga dari sisi ojek konvensional jika berbicara mengenai sepeda motor sebagai angkutan umum.

"Ini bukan masalah Go-Jek vs ojek konvensional. Ini adalah permasalahan jutaan ojek di Indonesia. Jadi, sekadar mengingatkan saja antara status mereka (ojek) dan pemerintah itu, kayaknya harus ada perlindungan hukum karena ada jutaan (ojek di Indonesia)," kata Nadiem.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Megapolitan
Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Megapolitan
Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Megapolitan
Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Megapolitan
Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Megapolitan
Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Megapolitan
Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Megapolitan
Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Megapolitan
Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Megapolitan
Siap Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis: Pindahkan Bully-nya Bang Anies ke Ane

Siap Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis: Pindahkan Bully-nya Bang Anies ke Ane

Megapolitan
Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Megapolitan
Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X