Ini Ciri-ciri Khusus Penipuan Online Menurut Polisi

Kompas.com - 03/09/2015, 23:39 WIB
Sebanyak 96 WN Tiongkok dan Taiwan sindikat kejahatan transnasional berupa penipuan online ditangkap Polda Metro Jaya. Sindikat tersebut dilindungi oleh Yakuza. Kahfi Dirga Cahya/KOMPAS.comSebanyak 96 WN Tiongkok dan Taiwan sindikat kejahatan transnasional berupa penipuan online ditangkap Polda Metro Jaya. Sindikat tersebut dilindungi oleh Yakuza.
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat perlu berhati-hati dengan transaksi jual beli di dunia maya. Pasalnya, tak sedikit orang yang akhirnya menjadi korban penipuan karena tak mengecek terlebih dahulu kejelasan situs tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal mengimbau agar masyarakat menelusuri informasi situs jual beli di dunia maya. Salah satunya, untuk pembeli tiket konser Bon Jovi di Jakarta.

"Tips kami terhadap masyarakat yang banyak menjadi korban penipuan tikket online konser Bon Jovi untuk teliti dan memeriksa dulu dari konten mana dan online mana," kata Iqbal di Jakarta, Kamis (3/9/2015).

Iqbal melanjutkan, para penipu tersebut memiliki ciri tersendiri. Salah satunya mengenai batasan waktu yang diberikan oleh pelaku.

"Biasanya modus-modus selalu memberikan batasan waktu. Itu ciri-ciri khusus penipuan modus operandi penipuan. Satu jam atau dua jam, karena mereka ingin langsung ditransfer," kata Iqbal.

Dugaan penipuan penjualan tiket konser Bon Jovi di situs www.ticketbonjovi.com pun juga memiliki ciri yang sama. Menurut Deki Surahman (35), situs tersebut mencantumkan kesediaan tiket yang berubah-ubah setiap harinya.

"Kategori tiket sering berubah-ubah setiap harinya," kata Deki.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasar Masih Ramai, Camat Kembangan Mengaku Sulit Ajak Warga untuk Physical Distancing

Pasar Masih Ramai, Camat Kembangan Mengaku Sulit Ajak Warga untuk Physical Distancing

Megapolitan
Satu Mahasiswa IPB yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Satu Mahasiswa IPB yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Megapolitan
Pengedar Narkoba Tewas Ditembak Saat Kabur dari Kejaran Polisi

Pengedar Narkoba Tewas Ditembak Saat Kabur dari Kejaran Polisi

Megapolitan
Kemendagri: Waktu Pelantikan Riza Patria Sebagai Wagub DKI Kewenangan Istana

Kemendagri: Waktu Pelantikan Riza Patria Sebagai Wagub DKI Kewenangan Istana

Megapolitan
Batasi Aktivitas Warga, Pemkot Depok Batasi Jam Operasional Toko Swalayan

Batasi Aktivitas Warga, Pemkot Depok Batasi Jam Operasional Toko Swalayan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Siapkan Lahan 800 Meter Persegi untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19

Pemkot Bekasi Siapkan Lahan 800 Meter Persegi untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangerang Siapkan Rp 98 Miliar untuk Tangani Dampak Covid-19

Pemkot Tangerang Siapkan Rp 98 Miliar untuk Tangani Dampak Covid-19

Megapolitan
Depok Kirim Usulan PSBB ke Ridwan Kamil Malam Ini

Depok Kirim Usulan PSBB ke Ridwan Kamil Malam Ini

Megapolitan
Pemkot Tangsel Bangun Rumah Lawan Covid-19 untuk Tampung ODP Corona

Pemkot Tangsel Bangun Rumah Lawan Covid-19 untuk Tampung ODP Corona

Megapolitan
51 Kasus Positif Covid-19 di Tangerang, Pemkot Bagikan Masker Gratis

51 Kasus Positif Covid-19 di Tangerang, Pemkot Bagikan Masker Gratis

Megapolitan
[UPDATE]: Depok Tambah 6 Pasien Positif Covid-19, 5 Suspect Meninggal

[UPDATE]: Depok Tambah 6 Pasien Positif Covid-19, 5 Suspect Meninggal

Megapolitan
Update Covid-19 di Bekasi: 7 Pasien Positif Corona Meninggal

Update Covid-19 di Bekasi: 7 Pasien Positif Corona Meninggal

Megapolitan
1 Pasien Positif Covid-19 RSPI Sulianti Saroso Sembuh, 1 PDP Meninggal Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 RSPI Sulianti Saroso Sembuh, 1 PDP Meninggal Dunia

Megapolitan
Utamakan Pesanan APD, Konveksi Rumahan di Jakarta Pusat Rela Tunda Produksi Pakaian

Utamakan Pesanan APD, Konveksi Rumahan di Jakarta Pusat Rela Tunda Produksi Pakaian

Megapolitan
Ini Daftar Mal di Jakarta yang Tutup karena Pandemi Covid-19

Ini Daftar Mal di Jakarta yang Tutup karena Pandemi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X