Pengerjaan Sodetan, Akhir Pekan Ini Jalan Otista III Kembali Ditutup

Kompas.com - 07/09/2015, 16:46 WIB
Alat berat sedang bekerja di lahan bekas pemukiman Kampung Pulo yang digusur di pinggiran Sungai Ciliwung. Senin (31/8/2015). Kompas.com/Robertus BelarminusAlat berat sedang bekerja di lahan bekas pemukiman Kampung Pulo yang digusur di pinggiran Sungai Ciliwung. Senin (31/8/2015).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengendara yang biasa melewati Jalan Otista III di Jatinegara, Jakarta Timur, mulai akhir pekan ini dan seterusnya agar dapat memilih alternatif jalur lainnya. Sebab, untuk pengerjaan proyek sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur, jalan tersebut akan kembali ditutup.

Manajer Proyek PT Wika Ismu Sutopo mengatakan, mulai tanggal 12 September 2015 mendatang, jalan tersebut akan ditutup karena ada pengerjaan proyek sodetan lagi.

"Tanggal 12 jalan mulai akan ditutup lagi karena kita akan mempersiapkan pengangkatan mata bor," kata Ismu saat dihubungi, Senin (7/9/2015).

Seperti diketahui, Jalan Otista III menjadi lokasi pertemuan mata bor (arriving shaft). Pengerjaan proyek sodetan telah menyelesaikan jalur dari sisi inlet hingga arriving shaft tersebut.

Menurut Ismu, proses pengangkatan mata bor itu akan berlangsung pada tanggal 25 September 2015.

Setelahnya, pengerjaan sodetan akan menunggu dari sisi inlet. Sebab, saat ini, proses pengerjaan sisi inlet di kawasan Bidaracina belum dapat dilakukan lantaran lahan di sana belum dibebaskan.

"Setelah tanggal 25 itu belum ada pengerjaan lagi, kita menunggu yang sisi inlet," ujar Ismu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Bernard Oktavianus menyampaikan, meski ditutup, jalan-jalan di sekitar Jalan Otista III akan jadi alternatif.

"Seperti penutupan sebelumnya, selama Jalan Otista 3 ditutup, arus kendaraan akan dialihkan ke ruas-ruas jalan yang ada di sekitar jalan tersebut," kata Bernard.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Megapolitan
Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.