Kompas.com - 17/09/2015, 18:04 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (tengah) bersama Kepala Dinas Kesehatan DKI Koesmedi dan Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi, saat menghadiri peluncuran KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (tengah) bersama Kepala Dinas Kesehatan DKI Koesmedi dan Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi, saat menghadiri peluncuran "Hari Diabetes Merck dan Jakarta", di Rusunawa Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (17/9/2015).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta Dinas Kesehatan untuk memperbanyak klinik gigi serta dokter khusus gigi di puskesmas maupun puskesmas rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Bahkan, lanjut dia, ke depannya warga akan memiliki dokter serta perawat pribadi. "Dokter itu yang akan turun kalau bapak-bapak dan ibu-ibu sakit. Sampai gigi pun akan diurusi. Karena saya lihat, ibu-ibu di sini cantik-cantik, tapi giginya ompong," kata Basuki tertawa saat menghadiri "Hari Diabetes Merck dan Jakarta", di Rusunawa Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (17/9/2015). 

"Jangan sampai suaminya alasan cari (istri) yang lain lagi. Jangan sampai suaminya cuma 'istikomah', ikatan suami takut istri di rumah. Ha-ha-ha," lanjut pria yang akrab disapa Ahok itu.

Menurut Basuki, kondisi kesehatan gigi warga Ibu Kota, khususnya warga di permukiman padat penduduk, buruk. Sama seperti ketika Basuki bertemu warga Rusunawa Jatinegara Barat yang menerima bantuan kasur lipat di Balai Kota, pagi tadi.

Ketika warga itu memuji Rusunawa Jatinegara Barat, Basuki justru berceletuk pada ibu itu. "Iya Bu, makasih Bu. Tapi giginya dibenerin dulu, Bu," kata Basuki kepada ibu itu. 

Program dokter pribadi di rusunawa itu merupakan program "Ketok Pintu Layani dengan Hati". Nantinya dokter-dokter tersebut akan mengecek kesehatan setiap penghuni rusun.

Basuki menilai pelayanan tersebut sudah cukup baik dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi warga. Bahkan, lanjut dia, pelayanan publik dan kesehatan di Jakarta sudah memuaskan warga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya kira warga DKI sekarang puas 70 persen dengan pelayanan kita. Ini akan terus kami kejar sampai 90 persen. Ekonomi sedang begitu susah, kesehatan dan pelayanan tidak boleh diabaikan," kata Basuki.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lapangan Latih Jakarta International Stadium Bisa Disewa Senin hingga Kamis

Lapangan Latih Jakarta International Stadium Bisa Disewa Senin hingga Kamis

Megapolitan
Sejumlah Tokoh Betawi Diusulkan Jadi Nama Jalan di Jakarta

Sejumlah Tokoh Betawi Diusulkan Jadi Nama Jalan di Jakarta

Megapolitan
Pintu Air 10 di Kota Tangerang Siaga 1, Potensi Banjir di Cibodas dan Cipondoh

Pintu Air 10 di Kota Tangerang Siaga 1, Potensi Banjir di Cibodas dan Cipondoh

Megapolitan
Ahli Waris Hibahkan Lahan Museum Sumpah Pemuda ke Negara

Ahli Waris Hibahkan Lahan Museum Sumpah Pemuda ke Negara

Megapolitan
Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Tim Anies Kalah 0-3 Lawan DPRD DKI

Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Tim Anies Kalah 0-3 Lawan DPRD DKI

Megapolitan
Vaksinasi Anak 12-17 Tahun di Tangsel Masih Jauh dari Target

Vaksinasi Anak 12-17 Tahun di Tangsel Masih Jauh dari Target

Megapolitan
Pemprov DKI Usul MRT Jakarta Disuntik Modal Rp 3,17 Triliun dari APBD 2022

Pemprov DKI Usul MRT Jakarta Disuntik Modal Rp 3,17 Triliun dari APBD 2022

Megapolitan
UPDATE 28 Oktober: Tambah 6 Kasus Covid-19 di Tangsel, 92 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 28 Oktober: Tambah 6 Kasus Covid-19 di Tangsel, 92 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Longsor Terjang Kampung Mulyasari Bogor, Tebing Tanah Setinggi 15 Meter Ambruk

Longsor Terjang Kampung Mulyasari Bogor, Tebing Tanah Setinggi 15 Meter Ambruk

Megapolitan
Anies Resmikan Pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Anies Resmikan Pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Megapolitan
Mobil Terperosok Lalu Terseret Arus Sungai Saat Hendak Dikeluarkan dari Garasi

Mobil Terperosok Lalu Terseret Arus Sungai Saat Hendak Dikeluarkan dari Garasi

Megapolitan
Hujan Angin, Atap JPO Yos Sudarso, Tanjung Priok Terlepas

Hujan Angin, Atap JPO Yos Sudarso, Tanjung Priok Terlepas

Megapolitan
Tes PCR 3 x 24 Jam Akan Dapat Digunakan Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta

Tes PCR 3 x 24 Jam Akan Dapat Digunakan Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Absen Sejak 3 Setember, Bendahara Kelurahan Duri Kepa Mengaku Diintimidasi dan Tak Diizinkan Masuk Kantor

Absen Sejak 3 Setember, Bendahara Kelurahan Duri Kepa Mengaku Diintimidasi dan Tak Diizinkan Masuk Kantor

Megapolitan
Kronologi Polisi Gugur Terlindas Truk Saat Bertugas Mengawal Tim Supervisi Polda Metro Jaya

Kronologi Polisi Gugur Terlindas Truk Saat Bertugas Mengawal Tim Supervisi Polda Metro Jaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.