Bangun Masjid Balai Kota, Ahok Bantah Cari Dukungan Pilkada

Kompas.com - 18/09/2015, 16:36 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Plh Sekda Mara Oloan Siregar, Asisten Sekda bidang Pemerintahan DKI Bambang Sugiyono, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Ika Lestari Aji, Deputi Gubernur bidang Pengendalian Kependudukan Pemukiman Syahrul Effendi, Deputi Gubernur bidang Industri Perdagangan dan Transportasi Soetanto Soehodho, dan Didin Hafihudin saat melakukan groundbreaking atau peletakkan batu pertama pembangunan masjid di Balai Kota, Jumat (18/9/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Plh Sekda Mara Oloan Siregar, Asisten Sekda bidang Pemerintahan DKI Bambang Sugiyono, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Ika Lestari Aji, Deputi Gubernur bidang Pengendalian Kependudukan Pemukiman Syahrul Effendi, Deputi Gubernur bidang Industri Perdagangan dan Transportasi Soetanto Soehodho, dan Didin Hafihudin saat melakukan groundbreaking atau peletakkan batu pertama pembangunan masjid di Balai Kota, Jumat (18/9/2015).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah pembangunan masjid di Balai Kota untuk mencari dukungan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.

Seperti diketahui, Basuki dipastikan mencalonkan diri sebagai gubernur pada Pilkada DKI 2017. Namun, belum diketahui apakah Basuki akan maju dari jalur independen atau partai politik. 

"Pilkada masih lama, Belanda masih jauh. Saya ngomong-nya (pembangunan masjid Balai Kota) sudah dari tahun lalu," kata Basuki di Balai Kota, Jumat (18/9/2015). 

Tudingan ini, lanjut dia, dilontarkan oleh pihak-pihak yang tidak menyukai dirinya. Basuki mengaku enggan memikirkan hal itu. Sebab, kata dia, masih banyak tugasnya sebagai Gubernur DKI yang belum dikerjakan.

"Yang bilang begitu mah orang-orang takut supaya kami enggak kerja. Pemilihannya kan juga masih Februari 2017 dan saya juga berakhirnya masih Oktober 2017. Enggak usah ngomongin itulah, kerjaan banyak," kata Basuki. 

Rencana Basuki membangun masjid di lingkungan Balai Kota disampaikan pertama kali saat melantik ribuan pejabat DKI pada 2 Desember 2014 lalu.

Ia merasa malu dengan bangunan Balai Kota yang begitu megah, tetapi tidak memiliki masjid untuk tempat beribadah. Balai Kota hanya memiliki sebuah mushala. 

Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI membangun masjid dan renovasi Blok D Balai Kota dengan anggaran sebesar Rp 18.838.138.000. Pembangunan masjid ini untuk menggantikan Mushala Fatahillah yang berlokasi di Blok D.

Masjid Balai Kota direncanakan terdiri dari dua lantai dengan lantai 1 seluas 410 meter persegi dan lantai 2 seluas 594 meter persegi. Daya tampung masjid Balai Kota mencapai 1.513 anggota jemaah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Negara Punya Aturan Soal Skuter Listrik, Indonesia Menyusul?

Sejumlah Negara Punya Aturan Soal Skuter Listrik, Indonesia Menyusul?

Megapolitan
Sulit Dikenali, RS Polri Rekonstruksi Wajah Jenazah Pria Dalam Koper

Sulit Dikenali, RS Polri Rekonstruksi Wajah Jenazah Pria Dalam Koper

Megapolitan
Penabrak Dua Pengguna Skuter Listrik di Senayan Diduga Anak Orang Penting

Penabrak Dua Pengguna Skuter Listrik di Senayan Diduga Anak Orang Penting

Megapolitan
Petugas GrabWheel Ditempatkan di JPO Hingga Pukul 02.00 WIB, Sosialisasi Aturan Penggunaan Skuter Listrik

Petugas GrabWheel Ditempatkan di JPO Hingga Pukul 02.00 WIB, Sosialisasi Aturan Penggunaan Skuter Listrik

Megapolitan
Kronologi Kecekalaan Mobil Camry dengan Skuter Listrik GrabWheel

Kronologi Kecekalaan Mobil Camry dengan Skuter Listrik GrabWheel

Megapolitan
Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba yang Ingin Merebut Senjata

Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba yang Ingin Merebut Senjata

Megapolitan
Ini Enam Kecelakaan Fatal yang Libatkan Skuter Listrik di Berbagai Negara dalam Setahun Terakhir

Ini Enam Kecelakaan Fatal yang Libatkan Skuter Listrik di Berbagai Negara dalam Setahun Terakhir

Megapolitan
Marak Skuter Listrik Melintas Jembatan Penyeberangan, Grab Pasang Tanda Larang Mengendarai GrabWheels di Setiap JPO

Marak Skuter Listrik Melintas Jembatan Penyeberangan, Grab Pasang Tanda Larang Mengendarai GrabWheels di Setiap JPO

Megapolitan
Polisi Imbau Skuter Listrik Tidak Digunakan di Jalan Raya

Polisi Imbau Skuter Listrik Tidak Digunakan di Jalan Raya

Megapolitan
Bekasi Punya Kapal Sampah, Kali Bekasi Akan Disekat

Bekasi Punya Kapal Sampah, Kali Bekasi Akan Disekat

Megapolitan
Asal Mula Warga Turunan Arab Penuhi Kawasan Condet

Asal Mula Warga Turunan Arab Penuhi Kawasan Condet

Megapolitan
Nyamar Jadi Polisi Gadungan, Bocah 13 Tahun yang Ditangkap di Ciputat Bercita-cita Jadi Polisi

Nyamar Jadi Polisi Gadungan, Bocah 13 Tahun yang Ditangkap di Ciputat Bercita-cita Jadi Polisi

Megapolitan
Kapal Buatan Jerman Disebut untuk Bantu Pemkot Bekasi Jangkau Sampah di Kali

Kapal Buatan Jerman Disebut untuk Bantu Pemkot Bekasi Jangkau Sampah di Kali

Megapolitan
Nunung dan Suami Dituntut Rehabilitasi Selama 1 Tahun 6 Bulan, Ini Hal Meringankan Menurut Jaksa

Nunung dan Suami Dituntut Rehabilitasi Selama 1 Tahun 6 Bulan, Ini Hal Meringankan Menurut Jaksa

Megapolitan
Penabrak Pengguna Skuter Listrik Tanggung Biaya Rumah Sakit Seluruh Korban

Penabrak Pengguna Skuter Listrik Tanggung Biaya Rumah Sakit Seluruh Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X