Kompas.com - 21/09/2015, 11:23 WIB
Ketua tim hak angket Muhammad Sangaji sebelum paripurna, Senin (6/4/2015). Jessi Carina Ketua tim hak angket Muhammad Sangaji sebelum paripurna, Senin (6/4/2015).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta Mohamad Sangaji menjadi salah satu tokoh yang hadir dalam acara pendaulatan Adhyaksa Dault sebagai bakal calon gubernur pada Minggu (21/9/2015) kemarin.

Namun, ia mengaku kedatangannya bukan dalam rangka memberi dukungan politik untuk mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu. Pria yang biasa disapa Ongen ini mengaku datang bukan dalam kapasitasnya sebagai ketua partai.

"Saya datang sebagai sahabat karena saya memang kenal dekat," ujar Ongen kepada Kompas.com, Senin (21/9/2015).

Ongen menyebut partainya belum menentukan sikap terkait dukungan pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017 karena hal tersebut tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.

Menurut Ongen, penentuan dukungan baru akan ditentukan setelah rapat di tingkat wilayah yang kemungkinan baru dilakukan pada tahun depan. Ia mengatakan, Hanura tidak akan terburu-buru untuk menentukan sikap dukungan.

Ia kemudian menyamakannnya dengan dukungan PDI Perjuangan dan Gerindra terhadap pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama pada Pilkada 2012 yang pendeklarasiannya dilakukan seminggu sebelum ditutupnya proses pendaftaran.

"Jokowi saja dulu deklarasi seminggu sebelum pendaftaran. Jadi, menurut saya, itu masih jauh-lah," ujar dia.

Ongen mengatakan, dalam beberapa bulan ini, partainya akan mengamati terlebih dulu siapa-siapa calon yang potensial untuk didukung.

"Semua orang punya hak untuk jadi gubernur. Ini kan sudah muncul nama-nama. Ahok juga sudah menyatakan maju. Kita lihat nanti besok ada siapa lagi," ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantah Twit Viral, Polisi Pastikan 2 Orang yang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online adalah Penjambret

Bantah Twit Viral, Polisi Pastikan 2 Orang yang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online adalah Penjambret

Megapolitan
Fortuner Hilang Kendali, Tabrak Pagar dan Hantam Avanza di Tol Dalam Kota

Fortuner Hilang Kendali, Tabrak Pagar dan Hantam Avanza di Tol Dalam Kota

Megapolitan
Langgar Jam Operasional, Duck Down Bar di Jakarta Selatan Disegel Polisi

Langgar Jam Operasional, Duck Down Bar di Jakarta Selatan Disegel Polisi

Megapolitan
16 Obyek di Jakarta Utara Direkomendasikan sebagai Cagar Budaya

16 Obyek di Jakarta Utara Direkomendasikan sebagai Cagar Budaya

Megapolitan
Penyelundupan 11 Kg Sabu Berhasil Digagalkan, Barang Dimasukkan ke Dalam Ban Mobil

Penyelundupan 11 Kg Sabu Berhasil Digagalkan, Barang Dimasukkan ke Dalam Ban Mobil

Megapolitan
107 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Suyoto, 3 Terkonfirmasi Omicron

107 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Suyoto, 3 Terkonfirmasi Omicron

Megapolitan
Pramudi Bus TransJakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri Dihadiahi Emas Antam

Pramudi Bus TransJakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri Dihadiahi Emas Antam

Megapolitan
PTM di Kota Tangerang Akan Kembali Diterapkan Saat Kasus Covid-19 Melandai

PTM di Kota Tangerang Akan Kembali Diterapkan Saat Kasus Covid-19 Melandai

Megapolitan
Cegah Perempuan Hendak Bunuh Diri, Pramudi Transjakarta Diberikan Piagam dan 5 Gram Emas

Cegah Perempuan Hendak Bunuh Diri, Pramudi Transjakarta Diberikan Piagam dan 5 Gram Emas

Megapolitan
Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Capai 4.000, Epidemiolog: Belum Seberapa Dibanding Nanti Februari

Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Capai 4.000, Epidemiolog: Belum Seberapa Dibanding Nanti Februari

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: 115 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

UPDATE 27 Januari: 115 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Bersurat ke Kemendikbud Minta PTM 100 persen Dievaluasi

Pemkot Depok Bersurat ke Kemendikbud Minta PTM 100 persen Dievaluasi

Megapolitan
Naik Drastis, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Nyaris Tembus 2.000 Pasien

Naik Drastis, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Nyaris Tembus 2.000 Pasien

Megapolitan
Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Suyoto Terisi 85,6 Persen

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Suyoto Terisi 85,6 Persen

Megapolitan
Polisi Bantah Twit yang Sebut 2 Orang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online Bukan Jambret

Polisi Bantah Twit yang Sebut 2 Orang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online Bukan Jambret

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.