Dinas Pertamanan DKI Berencana Beli Taman Ria Rio

Kompas.com - 21/09/2015, 14:08 WIB
Pohon Baobab asal Afrika yang ditaman di tengah Taman Ria Rio di Pulogadung, Jakarta Timur. Senin (21/9/2015) Kompas.com/Robertus BelarminusPohon Baobab asal Afrika yang ditaman di tengah Taman Ria Rio di Pulogadung, Jakarta Timur. Senin (21/9/2015)
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pulomas Jaya selaku pemilik Taman Ria Rio berkeinginan agar Dinas Pertamanan DKI mengelola taman tersebut. Menurut PT Pulomas, hal ini agar pengelolaan taman tersebut lebih maksimal.

"Sampai saat ini pengelolaan masih di Pulomas. Seharusnya sudah diserahkan ke Pemda, ke Dinas Pertamanan. Kalau begitu kan bisa lebih maksimal," kata Sekretaris Perusahaan PT Pulomas Jaya Nastasya Yulius, saat dihubungi Kompas.com, Senin (21/9/2015).

Selain itu, lanjutnya, ada perjanjian melalui MoU bahwa setelah taman tersebut jadi, maka Dinas Pertamanan DKI yang akan mengelola. Namun, lanjut Nastasya, hal itu masih terkendala mengenai status lahannya yang dimiliki PT Pulomas. (Baca: Taman Waduk Ria Rio Terus Dipercantik)

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Ratna Dyah Kurniati mengatakan, pihaknya memang berencana membeli Taman Ria Rio.

Namun, masih dipelajari mengenai statusnya. "Kita memang mau beli, tetapi masih pelajari dulu status tanahnya," ujar Ratna.

Sebab, kata dia, jika tanah tersebut adalah aset Pemprov DKI, maka tidak mungkin pihaknya membeli karena akan menjadi masalah. (Baca: Mereka Perbincangkan Keindahan Kali Jakarta dan Waduk Ria Rio Kini...)

"Di sana juga masih ada sengketa lahan sama warga. Jadi kita pelajari dulu status lahannya," ujar Ratna.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Megapolitan
Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Megapolitan
Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Megapolitan
Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Megapolitan
Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X