Ribuan Bidan Unjuk Rasa di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat Diblokade

Kompas.com - 28/09/2015, 12:00 WIB
Ribuan bidan berdemo di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (28/9/2015). Lalu lintas di sana menjadi tersendat. KOMPAS.COM/ALDO FENALOSARibuan bidan berdemo di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (28/9/2015). Lalu lintas di sana menjadi tersendat.
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Ribuan bidan dari berbagai wilayah di Indonesia berunjuk rasa, Senin (28/9/2015) siang. Mereka menuntut pengangkatan status kepegawaian menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Sejak pukul 10.30 WIB, mereka berjalan kaki dari area Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, menuju Istana Negara.

"Kami tidak akan pulang sebelum tuntutan kami menjadi PNS dijawab oleh pemerintah. Kami ingin punya keamanan kepastian kerja. Tidak lagi menjadi menjadi bidan kontrak, menderita di negerinya sendiri," kata salah satu bidan dari atas mobil bak terbuka.

Aksi jalan kaki tersebut memblokade seluruh Jalan Medan Merdeka Barat, baik yang ke arah Harmoni maupun ke arah jalan MH Thamrin.

Kendaraan yang akan melewati kedua ruas jalan itu pun tertahan di mulut Jalan Gajah Mada, Jalan Medan Merdeka Utara, dan jalan MH Thamrin.

Dari pengamatan Kompas.com, ratusan aparat kepolisian mengawal aksi para bidan. Hingga menjelang tengah hari, ribuan bidan ini perlahan memasuki kawasan depan Istana. Sejumlah bus transjakarta dan bus City Tour Jakarta pun tampak tertahan karena pergerakan massa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

409 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang, Berikut Sebaran Wilayahnya

409 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang, Berikut Sebaran Wilayahnya

Megapolitan
613 Pengemudi Ojek di Jakarta Selatan Langgar PSBB

613 Pengemudi Ojek di Jakarta Selatan Langgar PSBB

Megapolitan
Pantau Langsung Operasi Yustisi di Bogor, Kapolda Jabar Lihat Masih Banyak Warga Tak Pakai Masker

Pantau Langsung Operasi Yustisi di Bogor, Kapolda Jabar Lihat Masih Banyak Warga Tak Pakai Masker

Megapolitan
Politisi PDI-P Kritik Pemprov DKI soal Kebijakan Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 yang Berubah-ubah

Politisi PDI-P Kritik Pemprov DKI soal Kebijakan Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 yang Berubah-ubah

Megapolitan
Seorang Pria yang Bawa Sabu Ditangkap Saat Operasi Yustisi

Seorang Pria yang Bawa Sabu Ditangkap Saat Operasi Yustisi

Megapolitan
PHRI Ajak Pengusaha agar Bersedia Hotelnya Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

PHRI Ajak Pengusaha agar Bersedia Hotelnya Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Wali Kota Depok dan Wakilnya Cuti Kampanye 71 Hari, Pemprov Jabar Tunjuk Pejabat Sementara

Wali Kota Depok dan Wakilnya Cuti Kampanye 71 Hari, Pemprov Jabar Tunjuk Pejabat Sementara

Megapolitan
Keluh Kesah Mereka yang Tak Bisa Kerja dari Rumah Selama PSBB...

Keluh Kesah Mereka yang Tak Bisa Kerja dari Rumah Selama PSBB...

Megapolitan
Rekam Jejak Terpidana Mati Cai Changpan, Kabur 2 Kali dari Sel Tahanan

Rekam Jejak Terpidana Mati Cai Changpan, Kabur 2 Kali dari Sel Tahanan

Megapolitan
Lihat Pelanggaran Protokol Kesehatan, Lapor ke Hotline Polisi 0822-1666-6911

Lihat Pelanggaran Protokol Kesehatan, Lapor ke Hotline Polisi 0822-1666-6911

Megapolitan
PHRI: Protokol di Hotel untuk Isolasi Pasien OTG Akan Ketat seperti Wisma Atlet

PHRI: Protokol di Hotel untuk Isolasi Pasien OTG Akan Ketat seperti Wisma Atlet

Megapolitan
Selama Pengetatan PSBB, 211 Restoran di Jakarta Ditutup Sementara

Selama Pengetatan PSBB, 211 Restoran di Jakarta Ditutup Sementara

Megapolitan
Ruko di Kebayoran Baru Terbakar, 2 Mobil Pemadam Dikerahkan

Ruko di Kebayoran Baru Terbakar, 2 Mobil Pemadam Dikerahkan

Megapolitan
Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Kekayaan Rahayu Saraswati Senilai Rp 23,7 Miliar

Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Kekayaan Rahayu Saraswati Senilai Rp 23,7 Miliar

Megapolitan
3.000 Pasangan Bercerai di Jakut Setiap Tahunnya

3.000 Pasangan Bercerai di Jakut Setiap Tahunnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X