Kompas.com - 28/09/2015, 20:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik seusai paripurna, di Gedung DPRD DKI, Rabu (16/9/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik seusai paripurna, di Gedung DPRD DKI, Rabu (16/9/2015).
Penulis Jessi Carina
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPRD Mohamad Taufik mengaku bingung dengan adanya program bagi masyarakat umum untuk bisa magang di Balai Kota DKI. Terlebih lagi, pegawai magang tersebut pun bisa mengikuti rapat bersama Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dan mengawal program unggulan Pemerintah Provinsi DKI.

"Saya kira gini ya, jangan sembarang juga tiba-tiba merekrut, anggarannya dari mana? Kan harus dari APBD," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Senin (28/9/2015).

Taufik menilai perlu diselidiki lebih lanjut mengenai kebutuhan pegawai magang ini. Sebab, Ahok (sapaan Basuki) saat ini tidak lagi membuka pendaftaran pegawai negeri sipil (PNS) baru.

Menerima pegawai magang, kata Taufik, telah memberi kesan seolah-olah Pemerintah Provinsi DKI kekurangan pegawai meski pada kenyataannya justru sebaliknya. (Baca: Ahok Rekrut Anak-anak Muda Magang di Balai Kota)

"Apakah pegawainya enggak cukup? Yang lebih lucu lagi kan pegawai DKI saat ini zero penerimaan. Terus ini tiba-tiba merekrut, kan aneh juga, enggak konsisten," ujar Taufik.

Seandainya pegawai magang yang diterima Pemprov DKI adalah mahasiswa untuk kebutuhan nilai, Taufik masih memaklumi.

Akan tetapi, persoalannya menjadi berbeda ketika Pemprov DKI justru yang membuka rekrutmen itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau magang dari sekolah boleh, enggak digaji kan, itu kan buat kepentingan dia. Kalau direkrut itu buat apa?" ujar Taufik.

"Sekarang pegawai DKI saya kira mestinya cukup loh jumlahnya. Enggak perlu ada freelance. Kalau yang magang gitu kan seharusnya kan anak sekolahan gitu," ucap dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa 16 Sekuriti yang Cekcok dengan Warga Perumahan Permata Buana

Polisi Periksa 16 Sekuriti yang Cekcok dengan Warga Perumahan Permata Buana

Megapolitan
Antisipasi Banjir, SDA Kecamatan Tanjung Priok Bersihkan Saluran Air Jalan Warakas 4

Antisipasi Banjir, SDA Kecamatan Tanjung Priok Bersihkan Saluran Air Jalan Warakas 4

Megapolitan
Polisi Persiapkan e-AVIS untuk Umum, Aplikasi Ujian Teori SIM dari Rumah

Polisi Persiapkan e-AVIS untuk Umum, Aplikasi Ujian Teori SIM dari Rumah

Megapolitan
2.560 Pelanggar Ditindak pada Hari Petama Operasi Patuh Jaya 2021

2.560 Pelanggar Ditindak pada Hari Petama Operasi Patuh Jaya 2021

Megapolitan
Jasad Bayi Baru Lahir Ditemukan di Tempat Sampah Kawasan Duren Sawit

Jasad Bayi Baru Lahir Ditemukan di Tempat Sampah Kawasan Duren Sawit

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, Shamrock Kitchen & Bar Tebet Disegel Polisi

Langgar Aturan PPKM, Shamrock Kitchen & Bar Tebet Disegel Polisi

Megapolitan
Capaian Vaksin Covid-19 Dosis 1 di Kota Tangerang Sentuh 73,3 Persen

Capaian Vaksin Covid-19 Dosis 1 di Kota Tangerang Sentuh 73,3 Persen

Megapolitan
Rencana Ganjil-genap di Margonda Depok Akan Diawali Simulasi 2 Minggu

Rencana Ganjil-genap di Margonda Depok Akan Diawali Simulasi 2 Minggu

Megapolitan
UPDATE Kebakaran Lapas Tangerang: Kalapas Dinonaktifkan, Tiga Petugas Jadi Tersangka

UPDATE Kebakaran Lapas Tangerang: Kalapas Dinonaktifkan, Tiga Petugas Jadi Tersangka

Megapolitan
Polisi Temukan Gelas Sisa Miras di Lokasi Pria Gantung Diri Saat 'Live' TikTok

Polisi Temukan Gelas Sisa Miras di Lokasi Pria Gantung Diri Saat "Live" TikTok

Megapolitan
Diterapkan Oktober 2021, Ganjil Genap di Depok Rencananya Berlaku Akhir Pekan

Diterapkan Oktober 2021, Ganjil Genap di Depok Rencananya Berlaku Akhir Pekan

Megapolitan
Pemenang Sayembara Diumumkan, Tugu Pamulang yang Mirip Toren Air Segera Direvitalisasi

Pemenang Sayembara Diumumkan, Tugu Pamulang yang Mirip Toren Air Segera Direvitalisasi

Megapolitan
Pemprov DKI Tambah Luas Lahan TPST Bantargebang 7,5 Hektare

Pemprov DKI Tambah Luas Lahan TPST Bantargebang 7,5 Hektare

Megapolitan
Depok Akan Terapkan Ganjil-genap di Jalan Margonda

Depok Akan Terapkan Ganjil-genap di Jalan Margonda

Megapolitan
Cara Akses Sertifikat Vaksinasi Covid-19 yang Tak Kunjung Keluar

Cara Akses Sertifikat Vaksinasi Covid-19 yang Tak Kunjung Keluar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.