Kompas.com - 05/10/2015, 15:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama personil Slank dalam acara nobar di Balai Kota DKI. Minggu (4/10/2015) Kompas.com/Robertus BelarminusGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama personil Slank dalam acara nobar di Balai Kota DKI. Minggu (4/10/2015)
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Selama ini Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dikenal sering mengeluarkan kata-kata lugas, bahkan marah-marah. Namun ternyata, ia juga bisa bergaya santai dan beraksi dubbing di aplikasi Dubsmash.

Basuki beraksi di depan kamera dan melakukan lipsync lagu "Baper" (bawa perasaan), milik penyanyi pendatang baru, Aron Ashab. Video berdurasi 10 detik itu diunggah di akun Instagram Aron. 

Gerak bibir Basuki terlihat beberapa kali meleset dari suara asli. Namun, dia tidak terlihat kaku menirukan lagu tersebut. Mengenakan baju batik, Basuki terlihat bersemangat mengepalkan dan menggerak-gerakkan tangannya di dada.

"Pak Ahok #Baper! Dubsmash pertama-nya bapak Ahok. Really awesome!" tulis Aron dalam akun Instagramnya.

Video itu sudah memperoleh 26.928 liker dengan 1.848 komentar. Beberapa komentar ditulis follower Aron. Pengguna akun @jonathan_benaya_ menulis, "Keren, Pak. Wkwwkwk".

Ada pula komentar dari pengguna akun @ditionugroho, "Hanjas keren Pak Ahok," dan @marmlia, "Ternyata Pak Ahok bisa juga ye gaulnya @adesty16 kalah gua ama dia wkwkw." 

Saat dikonfirmasi, Basuki menceritakan awal ia melakukan Dubsmash ketika menonton film bersama di Wisata Balai Kota "Slank Enggak Ada Matinya" bersama personel Slank dan pemain film tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aron merupakan salah satu pemain film tersebut. Sebelum acara selesai, ternyata Aron sempat menodong Basuki beraksi di depan kamera dan me-lipsync single terbarunya, "Baper".

"Pas kemarin, dia minta nyanyikan 'Baper-Baper' gitu, ya okelah. Artisnya yang minta," kata Basuki.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Aksi Penembakan di Exit Tol Bintaro yang Tewaskan Satu Orang...

Misteri Aksi Penembakan di Exit Tol Bintaro yang Tewaskan Satu Orang...

Megapolitan
Buruh Akan Kepung Balai Kota Hari Ini, Minta Anies Cabut Keputusan UMP DKI 2022

Buruh Akan Kepung Balai Kota Hari Ini, Minta Anies Cabut Keputusan UMP DKI 2022

Megapolitan
Gara-gara “Salam dari Binjai”, Pohon Pisang Milik Warga Depok Dirusak oleh Para Bocah

Gara-gara “Salam dari Binjai”, Pohon Pisang Milik Warga Depok Dirusak oleh Para Bocah

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG untuk Jabodebek: Waspada Potensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang

Peringatan Dini BMKG untuk Jabodebek: Waspada Potensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

Megapolitan
Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Megapolitan
Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Megapolitan
Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Megapolitan
Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Megapolitan
Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.