Kompas.com - 06/10/2015, 19:36 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Ladyjek Brian Mulyadi menyebut para pengemudinya diberi kebebasan untuk menentukan jam kerjanya. Manajemen Ladyjek tidak menentukan jam kerja yang harus dijalani pengemudi setiap harinya.

Menurut Brian, waktu kerja para pengemudi layanan ojek aplikasi yang khusus melayani kaum perempuan itu akan dihitung saat mereka mulai mengaktifkan aplikasi di ponselnya.

"Kita tidak menentukan jam kerja. Kita memberikan kebebasan bagi driver untuk menentukan jam kerjanya sendiri. Dengan mengaktifkan aplikasnya, menandakan mereka sudah siap bekerja," kata dia kepada Kompas.com, Selasa (6/10/2015).

Selain tidak menentukan jam kerja, Brian juga menyebut bahwa pihaknya tidak membatasi waktu kerja pengemudi. (Baca: Kamis, Ojek Khusus Perempuan "Ladyjek" Meluncur di Jakarta)

Namun, demi mempertimbangkan unsur keamanan, mereka mengimbau agar pengemudi tidak melayani permintaan saat larut malam. 

"Kita harus respect bahwa pengendara kita punya schedule-nya sendiri. Jadi, kita tidak membatasi, hanya sebatas imbauan untuk selalu berhati-hati saat bekerja. Kita mengimbau agar mereka tidak bekerja sampai larut malam karena rawan dan kurang aman," ujar Brian.

Layanan ojek Ladyjek dijadwalkan akan diluncurkan pada Kamis (8/10/2015). Saat ini, mereka telah memiliki sekitar 700 pengemudi, yang seluruhnya berjenis kelamin perempuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jakbar Gelar Uji Emisi Gratis di Sekitar Mall Taman Anggrek Hari Ini

Pemkot Jakbar Gelar Uji Emisi Gratis di Sekitar Mall Taman Anggrek Hari Ini

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jaksel dan Bodeta Hujan Siang hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Jaksel dan Bodeta Hujan Siang hingga Sore

Megapolitan
Bentrok 2 Gangster di Pondok Gede, Polisi Tangkap 3 Pria Pengangguran

Bentrok 2 Gangster di Pondok Gede, Polisi Tangkap 3 Pria Pengangguran

Megapolitan
Gantikan Plastik, Warga Kepulauan Seribu Gunakan Bongsang untuk Wadah Daging Kurban

Gantikan Plastik, Warga Kepulauan Seribu Gunakan Bongsang untuk Wadah Daging Kurban

Megapolitan
11 Rekomendasi Tempat Wisata di Sentul

11 Rekomendasi Tempat Wisata di Sentul

Megapolitan
11 Galeri Seni di Jakarta

11 Galeri Seni di Jakarta

Megapolitan
12 Kafe dengan Permainan di Jabodetabek

12 Kafe dengan Permainan di Jabodetabek

Megapolitan
Tarif Kirim Motor Pakai Rosalia Express

Tarif Kirim Motor Pakai Rosalia Express

Megapolitan
Polisi Diminta Tak Langsung Lepas Pelaku Pelecehan Anak di Bintaro Xchange

Polisi Diminta Tak Langsung Lepas Pelaku Pelecehan Anak di Bintaro Xchange

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Satpol PP Jakbar Tunggu Arahan untuk Berlakukan Tertib Masker

Jakarta PPKM Level 2, Satpol PP Jakbar Tunggu Arahan untuk Berlakukan Tertib Masker

Megapolitan
Dishub DKI Sebut Volume Kendaraan yang Melintas di Bundaran HI Terus Meningkat

Dishub DKI Sebut Volume Kendaraan yang Melintas di Bundaran HI Terus Meningkat

Megapolitan
Diduga Akibat Korsleting, Restoran Masakan Padang di Tangerang Terbakar

Diduga Akibat Korsleting, Restoran Masakan Padang di Tangerang Terbakar

Megapolitan
Penumpang Bus AKAP dari Terminal Kalideres Diprediksi Capai 600 Orang dalam Sehari Jelang Idul Adha

Penumpang Bus AKAP dari Terminal Kalideres Diprediksi Capai 600 Orang dalam Sehari Jelang Idul Adha

Megapolitan
Jenazah Perempuan di Kali Krukut, Polisi Bakal Bongkar Makam untuk Keperluan Otopsi

Jenazah Perempuan di Kali Krukut, Polisi Bakal Bongkar Makam untuk Keperluan Otopsi

Megapolitan
Program Donasi Darah Digelar di Jakarta Fair Kemayoran 2022 untuk Tambah Stok PMI

Program Donasi Darah Digelar di Jakarta Fair Kemayoran 2022 untuk Tambah Stok PMI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.