Kompas.com - 07/10/2015, 16:36 WIB
Kereta Komuter - Rangkaian  KRL commuter line melintas di jalur di kawasan Kalibata, Jakarta, Minggu (23/3). PT Kereta Api Indonesia mengalokasikan dana hingga Rp 3 triliun untuk memperbaiki dan meremajakan persinyalan tua dan pendingin udara KRL Commuter Jabodetabek dalam waktu tiga tahun ke depan. Perbaikan tersebut sebagai upaya meningkatkan pelayanan bagi pengguna KRL commuter line yang per bulannya mencapai 15 juta orang. IWAN SETIYAWAN (SET)Kereta Komuter - Rangkaian KRL commuter line melintas di jalur di kawasan Kalibata, Jakarta, Minggu (23/3). PT Kereta Api Indonesia mengalokasikan dana hingga Rp 3 triliun untuk memperbaiki dan meremajakan persinyalan tua dan pendingin udara KRL Commuter Jabodetabek dalam waktu tiga tahun ke depan. Perbaikan tersebut sebagai upaya meningkatkan pelayanan bagi pengguna KRL commuter line yang per bulannya mencapai 15 juta orang.
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Kereta api barang yang mengangkut batu bara dari Pelabuhan Cigading, Banten, mengalami gangguan saat akan melintasi Stasiun Sudimara pada Rabu (7/10/2015).

KA yang akan ke Bekasi ini mogok selama beberapa puluh menit di jalur pelintasan yang mengarah ke Tanah Abang. Gangguan itu pun membuat operasionalisasi kereta rel listrik (KRL) relasi Maja, Parung Panjang, ataupun Serpong yang akan ke Tanah Abang ikut tertahan.

"Itu ada gangguan teknis di lokomotifnya. Kejadiannya kan pukul 13.42 tadi. Itu KA batubara dari Cigading. Dampaknya ya ke Commuter Line," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Bambang Prayitno saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Menurut Bambang, biasanya gangguan lokomotif terjadi karena alat transportasi penarik tersebut kehilangan cadangan tenaga ataupun karena gangguan sistem. Namun, ia belum memastikan secara spesifik penyebab gangguan teknis ini.

"Saya belum mengecek pastinya, tetapi saat ini KA itu sudah ditarik, dan pelintasan dapat dilewati lagi," lanjut Bambang.

Sementara itu, pihak PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) menyebut, pada Rabu sore ini, operasionalisasi KRL di jalur Serpong mulai berjalan normal setelah sebelumnya sempat tertahan. Namun, sejumlah rangkaian kereta masih mengantre sehingga penumpang menunggu sedikit lebih lama.

"Kalau untuk perjalanan KRL saat ini sudah normal. Dua jalur sudah dapat dilalui. Hanya, masih terdapat antrean. Kami mohon penumpang untuk bersabar serta memperhatikan keselamatan dan keamanan, dan tidak memaksakan masuk apabila KRL sudah sangat penuh," kata Manajer Humas PT KCJ Eva Charunisa saat dihubungi Kompas.com, Rabu (7/10/2015).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Megapolitan
Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Megapolitan
Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Megapolitan
Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Megapolitan
Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Megapolitan
Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Megapolitan
Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Megapolitan
Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Megapolitan
Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Megapolitan
Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Megapolitan
Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Megapolitan
Ini 8 Kelas yang Bertanding di Ajang Street Race Ancol

Ini 8 Kelas yang Bertanding di Ajang Street Race Ancol

Megapolitan
Penyesuaian Tarif KRL Jabodetabek untuk Keadilan

Penyesuaian Tarif KRL Jabodetabek untuk Keadilan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.