Sandiaga Uno: Pilih Pemimpin Harus Berdasarkan Kapabilitas

Kompas.com - 11/10/2015, 10:35 WIB
Sandiaga Uno (mengenakan kaos bertuliskan Indonesia) saat hadir dalam kegiatan car free day di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (11/10/2015). Ia hadir menyapa pendukungnya yang sedang melakukan Aksi Santun, yakni aksi mengajak warga tersenyum dan tidak bersikap kasar. Kompas.com/Alsadad RudiSandiaga Uno (mengenakan kaos bertuliskan Indonesia) saat hadir dalam kegiatan car free day di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (11/10/2015). Ia hadir menyapa pendukungnya yang sedang melakukan Aksi Santun, yakni aksi mengajak warga tersenyum dan tidak bersikap kasar.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorEgidius Patnistik
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno, mengaku sudah tinggal di Jakarta sejak era kepemimpinan Gubernur Ali Sadikin. Ia melihat,  sejak era Ali hingga sekarang, warga Jakarta semakin matang dalam berdemokrasi. Indikator utama yang ia jadikan acuan adalah rasionalitas dalam memilih pemimpin.

"Dan alhamdulillah dari sejak Bang Ali sampai yang sekarang, setiap kepemimpinan yang ada selalu punya sisi positif," kata Sandiaga saat hadir di kegiatan car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (11/10/2015).

Sandiaga menilai rasionalitas dalam memilih pemimpin penting dimiliki warga. Dengan begitu, kata dia, warga tidak akan menilai seorang pemimpin ataupun calon pemimpin hanya berdasarkan suka atau tidak suka, tetapi berdasarkan kapabilitas.

"Seperti dalam kepemimpinan Bang Ali sampai yang sekarang, kita harus melihat dari sisi positifnya. Jangan cuma negatifnya aja. Dengan begitu kita akan berpikir rasional. Melihat apa program yang ditawarkan, bukan cuma like and dislike," ujar dia.

Sandiaga belakangan santer diberitakan akan maju sebagai calon gubernur dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017. Ia bahkan sudah mendapat dukungan dari sekelompok relawan yang menamakan dirinya Sahabat Sandiaga Uno.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit, Hadi Pranoto Tak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Wawancara dengan Anji

Sakit, Hadi Pranoto Tak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Wawancara dengan Anji

Megapolitan
Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

Megapolitan
Cerita Jurnalis Foto, Kerja Berdampingan dengan Covid-19...

Cerita Jurnalis Foto, Kerja Berdampingan dengan Covid-19...

Megapolitan
Pemkot: Klaster Covid-19 Rumah Tangga Bermunculan di Depok

Pemkot: Klaster Covid-19 Rumah Tangga Bermunculan di Depok

Megapolitan
Pegawai Puskesmas di Bogor yang Positif Covid-19 Kini 30 Orang

Pegawai Puskesmas di Bogor yang Positif Covid-19 Kini 30 Orang

Megapolitan
Hasil Rapid Test, 1.355 Karyawan Mal Aeon BSD Non-reaktif Covid-19

Hasil Rapid Test, 1.355 Karyawan Mal Aeon BSD Non-reaktif Covid-19

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pengusaha Taiwan, Pelaku Rencanakan di 4 Lokasi

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pengusaha Taiwan, Pelaku Rencanakan di 4 Lokasi

Megapolitan
Mal Aeon BSD Kembali Beroperasi Usai Ditutup Sepekan karena Kasus Covid-19

Mal Aeon BSD Kembali Beroperasi Usai Ditutup Sepekan karena Kasus Covid-19

Megapolitan
PSBB Transisi Dinilai Memperburuk Pandemi Covid-19, Warga: Kembali ke Awal Saja

PSBB Transisi Dinilai Memperburuk Pandemi Covid-19, Warga: Kembali ke Awal Saja

Megapolitan
4 Pedagang Positif Covid-19, Pujasera Blok S Ditutup hingga Sabtu

4 Pedagang Positif Covid-19, Pujasera Blok S Ditutup hingga Sabtu

Megapolitan
Persiapan Paskibraka Upacara HUT RI di Jakarta Utara, Mulai Pembagian Tim hingga Rapid Test

Persiapan Paskibraka Upacara HUT RI di Jakarta Utara, Mulai Pembagian Tim hingga Rapid Test

Megapolitan
Jalan Pangeran Jayakarta Bekasi Berlakukan Uji Coba Lalu Lintas Satu Arah

Jalan Pangeran Jayakarta Bekasi Berlakukan Uji Coba Lalu Lintas Satu Arah

Megapolitan
Fakta dan Temuan pada Hari Kedua Pembersihan Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari

Fakta dan Temuan pada Hari Kedua Pembersihan Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Masih Tinggi, Pemprov DKI Belum Akan Buka Tempat Hiburan

Kasus Covid-19 di Jakarta Masih Tinggi, Pemprov DKI Belum Akan Buka Tempat Hiburan

Megapolitan
Covid-19 di Mata Wagub DKI, Dinilai Tidak Parah hingga Bantah Ada Zona Hitam di Jakarta

Covid-19 di Mata Wagub DKI, Dinilai Tidak Parah hingga Bantah Ada Zona Hitam di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X