DPRD: Reklamasi Teluk Jakarta Ancam Keamanan Nasional - Kompas.com

DPRD: Reklamasi Teluk Jakarta Ancam Keamanan Nasional

Kompas.com - 15/10/2015, 17:01 WIB
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Ketua fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Bestari Barus saat menghadiri buka puasa bersama DKI-DPRD, di rumah dinas gubernur, Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta, Kamis (9/7/2015).
JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus, menilai, reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta membahayakan keamanan nasional. Ia mengaku mendapat informasi tersebut langsung dari TNI Angkatan Laut. Menurut Bestari, adanya pulau-pulau buatan di Teluk Jakarta akan menyulitkan TNI melakukan pengamatan dan patroli laut.

"Ini TNI cuma di Pondok Dayung sini, ditutupi lagi dengan reklamasi. Kok keamanan nasional jadi di belakang? Nanti mereka enggak bisa lihat ke jauh, terhalang dengan adanya gedung-gedung bertingkat," ujar Bestari seusai rapat panitia khusus zonasi dan pulau-pulau kecil di Gedung DPRD DKI, Kamis (15/10/2015).

Bestari mengatakan, TNI AL telah meminta kepada DPRD agar mengupayakan pengalokasian lahan untuk TNI di pulau-pulau buatan.


"Teluk Jakarta adalah pintu gerbang masuk RI. Tentu akses ke situ harus terbuka seluas-luasnya. Bukan bicara pengembangan. Kenapa dulu Belanda bangun benteng di Onrust, karena untuk pengamanan," ujar politisi Partai Nasdem ini.

EditorHindra Liauw
Komentar
Close Ads X