Dampak Penertiban, Puluhan Peternak Babi di Tangerang Menyebar ke Berbagai Wilayah

Kompas.com - 15/10/2015, 18:08 WIB
Puluhan peternakan dan tempat pemotongan babi serta ayam yang dirobohkan oleh Pemerintah Kota Tangerang, Kamis (15/10/2015) pagi. Bangunan tersebut dirobohkan karena berdiri di atas bantaran Kali Cisadane, persis di sebelah jalan inspeksi Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Tangerang.
KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERAPuluhan peternakan dan tempat pemotongan babi serta ayam yang dirobohkan oleh Pemerintah Kota Tangerang, Kamis (15/10/2015) pagi. Bangunan tersebut dirobohkan karena berdiri di atas bantaran Kali Cisadane, persis di sebelah jalan inspeksi Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Tangerang.
|
EditorHindra Liauw
TANGERANG, KOMPAS.com - Sebanyak 49 pengusaha peternak babi dan ayam di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, resmi ditertibkan hari ini. Akibat penertiban itu, para pengusaha babi dan ayam terpaksa menyebar ke berbagai wilayah, terutama tempat di mana mereka masih memiliki hubungan keluarga atau kerabat dengan orang di sana.

"Pada nyebar semua, tempatnya beda-beda. Ada yang di Curug, ada yang di Tanjung Burung, macam-macam lah," kata salah satu tokoh masyarakat di tempat peternakan babi, Sarmili, kepada Kompas.com, Kamis (15/10/2015) sore.

Menurut Sarmili, kawasan Mekarsari sudah terkenal dengan peternakan babinya. Rata-rata, babi dan ayam yang ada di sana didistribusikan ke seluruh wilayah Tangerang, termasuk Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan. Kini, para pengusaha sudah memindahkan ternak dan aset mereka.

Sarmili mengungkapkan, semua pengusaha babi dan ayam tersebut adalah warga asli Tangerang atau yang biasa disebut sebagai "Orang Benteng". Hal itulah yang membuat para pengusaha tidak khawatir akan memindahkan tempat usaha mereka ke tempat lain.

"Orang-orang sini mah banyak yang punya saudara di mana-mana. Cuma mereka sedihnya di sana itu sudah lama, malah harus pindah," ujar Sarmili.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dishub DKI: Boleh Berboncengan asal Tujuannya Sama dengan Si Pengendara Motor

Dishub DKI: Boleh Berboncengan asal Tujuannya Sama dengan Si Pengendara Motor

Megapolitan
Polisi Janji Kedepankan Cara Persuasif untuk Bubarkan Kerumunan

Polisi Janji Kedepankan Cara Persuasif untuk Bubarkan Kerumunan

Megapolitan
GBK Tutup Selama PSBB, Kendaraan Dilarang Masuk

GBK Tutup Selama PSBB, Kendaraan Dilarang Masuk

Megapolitan
Jualan Online Berjalan seperti Biasa Saat PSBB, Pelaku Bisnis Masih Khawatir Kena Sanksi

Jualan Online Berjalan seperti Biasa Saat PSBB, Pelaku Bisnis Masih Khawatir Kena Sanksi

Megapolitan
DKI Jakarta Efektif PSBB, Ini Langkah Grab agar Mitra Terus Beroperasional

DKI Jakarta Efektif PSBB, Ini Langkah Grab agar Mitra Terus Beroperasional

Megapolitan
PSBB DKI Jakarta, Pengendara Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan

PSBB DKI Jakarta, Pengendara Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan

Megapolitan
Kaum Miskin Kota Sekarat, Mati karena Corona atau Mati Kelaparan

Kaum Miskin Kota Sekarat, Mati karena Corona atau Mati Kelaparan

Megapolitan
Sektor Usaha yang Dikecualikan Selama PSBB Wajib Batasi Aktivitas Kerja Pegawainya

Sektor Usaha yang Dikecualikan Selama PSBB Wajib Batasi Aktivitas Kerja Pegawainya

Megapolitan
[UPDATE] 10 April, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 1.719 Orang

[UPDATE] 10 April, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 1.719 Orang

Megapolitan
PSBB Jakarta, Barang Nonkebutuhan Pokok Tetap Dapat Diakses di Marketplace

PSBB Jakarta, Barang Nonkebutuhan Pokok Tetap Dapat Diakses di Marketplace

Megapolitan
Anies Terbitkan Pergub soal PSBB, Dua Kegiatan Ini Masih Diperbolehkan

Anies Terbitkan Pergub soal PSBB, Dua Kegiatan Ini Masih Diperbolehkan

Megapolitan
Ingat, Perusahaan yang Masih Diizinkan Beroperasi Harus Selalu Bersih hingga Dekat dengan Fasilitas Kesehatan

Ingat, Perusahaan yang Masih Diizinkan Beroperasi Harus Selalu Bersih hingga Dekat dengan Fasilitas Kesehatan

Megapolitan
Diizinkan Tetap Buka, Beberapa Poin Harus Diperhatikan Pengelola Penyedia Makan di Masa PSBB

Diizinkan Tetap Buka, Beberapa Poin Harus Diperhatikan Pengelola Penyedia Makan di Masa PSBB

Megapolitan
Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 dan PDP di Depok Tak Memadai

Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 dan PDP di Depok Tak Memadai

Megapolitan
Denda Rp 100 Juta atau 1 Tahun Penjara bagi Pelanggar PSBB DKI Jakarta

Denda Rp 100 Juta atau 1 Tahun Penjara bagi Pelanggar PSBB DKI Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X