Kompas.com - 19/10/2015, 15:28 WIB
RPTRA di Cililitan Jakarta Timur yang bakal segera rampung pengerjaannya. Senin (19/10/2015). Kompas.com/Robertus BelarminusRPTRA di Cililitan Jakarta Timur yang bakal segera rampung pengerjaannya. Senin (19/10/2015).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Pembangunan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Cililitan di Jalan Buluh RT 10 RW 16, Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur, hampir selesai.

Rencananya, RPTRA itu akan diresmikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tanggal 22 Oktober 2015.

Pantauan Kompas.com, para pekerja masih mengecat tembok, membersihkan keramik, mempersiapkan ruangan perpustakaan, menata taman, dan lainnya.

RPTRA Cililitan dibangun di atas lahan seluas 3.600 meter persegi.

RPTRA ini memiliki lapangan futsal, jogging track, amfiteater, perpustakaan, ruang konseling keluarga, ruang laktasi, dan sebagainya.

Pengelola RPTRA Cililitan, Eti, mengatakan, saat ini kunjungan warga dibatasi agar pengerjaan proyek cepat selesai.

"Kita akan segera selesaikan dan saat ini sudah 80 persen. Nanti rencananya yang meresmikan Pak Ahok," kata Eti, Senin (19/10/2015).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Eti, RPTRA ini akan dibuka bagi umum mulai dari pukul 06.00 sampai 22.00.

RPTRA ini dibangun di atas lahan bekas area parkir mobil dan tempat bermain anak.

"Kami juga sudah siapkan tempat sampah. Anak-anak juga sudah diberi tahu kalau buang sampah di tempatnya, dan di dalam RPTRA juga nanti tidak boleh merokok," ujar Eti.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Azaz Tigor Dugaan Pungli Parkir di Cikini, Jukir Terima Uang Tunai Tanpa Tap Kartu di Mesin

Cerita Azaz Tigor Dugaan Pungli Parkir di Cikini, Jukir Terima Uang Tunai Tanpa Tap Kartu di Mesin

Megapolitan
Gerakan Teman Bantu Teman Dapat Sumbangan dari Bekas Pasien Covid-19

Gerakan Teman Bantu Teman Dapat Sumbangan dari Bekas Pasien Covid-19

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Kini Tersisa 2.376 Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet

UPDATE 3 Agustus: Kini Tersisa 2.376 Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet

Megapolitan
Mayat Bocah Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Anak Sungal CBL Bekasi

Mayat Bocah Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Anak Sungal CBL Bekasi

Megapolitan
Masuk Lapas Klas II A Tangerang, Pinangki Tempati Blok Pengenalan Lingkungan Selama 2 Minggu

Masuk Lapas Klas II A Tangerang, Pinangki Tempati Blok Pengenalan Lingkungan Selama 2 Minggu

Megapolitan
Warteg di Ciputat Jadi Korban Pungli, Pelaku Diduga Karang Taruna Gadungan

Warteg di Ciputat Jadi Korban Pungli, Pelaku Diduga Karang Taruna Gadungan

Megapolitan
Bukan 5M, Kabupaten Bekasi Cegah Penularan Covid-19 dengan 6M

Bukan 5M, Kabupaten Bekasi Cegah Penularan Covid-19 dengan 6M

Megapolitan
Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

Megapolitan
Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Ponsel dan Kembali Gelar Perkara

Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Ponsel dan Kembali Gelar Perkara

Megapolitan
Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa oleh Satpam GBK Diselidiki Polisi

Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa oleh Satpam GBK Diselidiki Polisi

Megapolitan
Cerita Penyintas Covid-19 Harus Banyak Keluar Uang untuk Cek Kesehatan Setelah Negatif Covid-19

Cerita Penyintas Covid-19 Harus Banyak Keluar Uang untuk Cek Kesehatan Setelah Negatif Covid-19

Megapolitan
PPKM Level 4 di Jabodetabek, Klaim Penurunan Kasus di Jakarta, tapi Pendapatan Asli Daerah Bekasi Anjlok

PPKM Level 4 di Jabodetabek, Klaim Penurunan Kasus di Jakarta, tapi Pendapatan Asli Daerah Bekasi Anjlok

Megapolitan
PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

Megapolitan
Bagaimana Teknik Swab PCR terhadap Harimau? Ini Penjelasan Dokter Hewan Ragunan

Bagaimana Teknik Swab PCR terhadap Harimau? Ini Penjelasan Dokter Hewan Ragunan

Megapolitan
UPDATE: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 129, Pasien Aktif Jadi 4.662 Orang

UPDATE: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 129, Pasien Aktif Jadi 4.662 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X