Kompas.com - 28/10/2015, 18:38 WIB
Tim Gegana Polda Metro Jaya masuki kantin karyawan Mal Alam Sutera, Tangerang, Rabu (28/10/2015) KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERATim Gegana Polda Metro Jaya masuki kantin karyawan Mal Alam Sutera, Tangerang, Rabu (28/10/2015)
|
EditorDesy Afrianti
SERANG, KOMPAS.com — Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Densus 88/Anti Teror sudah mengamankan terduga pelaku pengeboman Mall Alam Sutera di Serang, Banten. Di sana, tim mendapati bom yang belum digunakan dan masih aktif.

"Kami sedang mengamankan bom yang belum digunakan di daerah Serang, tepatnya di Kompleks Banten Indah Permai. Bomnya masih aktif, sedang proses deactivate," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti, Rabu (28/10/2015) sore.

Adapun ledakan di Mall Alam Sutera terjadi sekitar pukul 12.05 WIB di kantin karyawan yang berlokasi di lower ground (LG), dekat area parkir basement.

Seorang karyawan tenant Borneo bernama Fian (24) terluka karena bom berada di dalam tempat sampah plastik yang berada di bilik toilet tempat Fian saat itu berada.

Saat itu, Fian sedang buang air besar. Posisi tong sampah plastik berisi bom berada di dekat kaki kirinya. (Baca: Beberapa Kali Mall Alam Sutera Dibom, Ada Apa?)

Saat ledakan terjadi, Fian tidak bisa keluar seorang diri. Fian berhasil keluar setelah dibantu oleh temannya yang mendobrak pintu bilik toilet.

Bom di Mall Alam Sutera ini bukan yang pertama. Bom pertama meledak pada tanggal 9 Juli 2015, di dalam toilet dekat rumah makan Gula Merah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, beberapa karyawan menyebutkan bahwa ada bom lain pada bulan Agustus di toilet lantai tiga mal, tetapi tidak meledak. Semua bom ada di dalam toilet dan berdaya ledak rendah atau low explosive.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Bangunan Baru Stasiun Manggarai, Menhub BIlang Mirip Stasiun di Jepang

Menengok Bangunan Baru Stasiun Manggarai, Menhub BIlang Mirip Stasiun di Jepang

Megapolitan
Jalur Baru di Stasiun Manggarai Diprediksi Tingkatkan Pergerakan Penumpang

Jalur Baru di Stasiun Manggarai Diprediksi Tingkatkan Pergerakan Penumpang

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Megapolitan
Seluruh SMP Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Akan Gelar PTM pada 4 Oktober

Seluruh SMP Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Akan Gelar PTM pada 4 Oktober

Megapolitan
Gapura Batas Tangsel-Jakarta Jadi Korban Coretan Vandalisme, Ini Respons Wali Kota Benyamin

Gapura Batas Tangsel-Jakarta Jadi Korban Coretan Vandalisme, Ini Respons Wali Kota Benyamin

Megapolitan
Bayi 10 Bulan yang Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang Dijemput Kemensos

Bayi 10 Bulan yang Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang Dijemput Kemensos

Megapolitan
Beroperasi sampai Dini Hari dan Gelar Karaoke, Kafe di Blok M Ditutup 7 Hari serta Didenda Rp 50 Juta

Beroperasi sampai Dini Hari dan Gelar Karaoke, Kafe di Blok M Ditutup 7 Hari serta Didenda Rp 50 Juta

Megapolitan
Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Megapolitan
Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Megapolitan
Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Megapolitan
1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

Megapolitan
Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.