Kapolda Metro Ikut Bubarkan Demo Buruh di Depan Istana, Ini Penjelasan Polda

Kompas.com - 30/10/2015, 22:45 WIB
Kompas.com/Alsadad Rudi Tembakan meriam air yang diarahkan polisi ke massa buruh di depan Istana Merdeka, Jumat (30/10/2015) sekitar pukul 18.45 WIB. Tembakan meriam air dilakukan setelah massa buruh tak kunjung mau membubarkan diri hingga batas waktu yang diperbolehkan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian turun tangan mengawasi demo ribuan buruh sejak pagi di depan Istana Merdeka, Jumat (30/10/2015). Bahkan, Tito pun ikut membubarkan massa buruh.

"Betul tadi Pak Kapolda dari pagi sampai sekarang masih di lokasi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal kepada Kompas.com di Jakarta, Jumat.

Keberadaan Tito di lokasi sesuai dengan prosedur standar operasional. Apalagi demo buruh dikategorikan sebagai rawan dengan jumlah ribuan orang.

"Memantau langsung pengamanan. Apalagi itu ribuan massa," kata Iqbal.

Bahkan, lanjut Iqbal, meskipun tak ada Presiden Joko Widodo, keberadaan Tito saat unjuk rasa seperti itu merupakan kewajiban. Sebab, Istana Merdeka merupakan salah satu objek vital negara.

"Harus itu kan Istana. Itu kan puluhan ribu dan SOP-nya Kapolda Metro memang harus ada di situ. Apalagi demo buruh ini kan kerawanannya tinggi," kata Iqbal. (Baca: Dirkrimum Polda Metro Terlihat Ikut Mengamankan Demo Buruh)

Selain itu, keberadaan Tito juga untuk memastikan kualitas kerja anggotanya benar. Terus memotivasi dan menyamangati anggota polisi yang berjaga.

Saat pembubaran paksa massa buruh jajaran pejabat Polda Metro terlihat, diantaranya Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti ikut membubarkan massa.

Selain itu, Dirlantas Polda Metro Jaya juga turut ambil bagian dengan mengantar massa buruh ke Bekasi dan Karawang. (Baca: Dirlantas Polda Ikut Kawal Pembubaran Buruh Hingga ke Karawang-Bekasi)



EditorFidel Ali

Terkini Lainnya

Bantah Spekulasi Pertemuan Zulkifli dan Jokowi, PAN Tegaskan Tetap di Koalisi 02

Bantah Spekulasi Pertemuan Zulkifli dan Jokowi, PAN Tegaskan Tetap di Koalisi 02

Nasional
6 Fakta Sidang Sekjen KONI, Uang untuk Bayar Kuliah hingga Inisial untuk Menpora

6 Fakta Sidang Sekjen KONI, Uang untuk Bayar Kuliah hingga Inisial untuk Menpora

Nasional
Sudah 7 Orang Penyelenggara Pemilu di NTT Meninggal

Sudah 7 Orang Penyelenggara Pemilu di NTT Meninggal

Regional
PVMBG: Aktivitas Kegempaan Vulkanik Gunung Karangetang Masih Berfluktuasi

PVMBG: Aktivitas Kegempaan Vulkanik Gunung Karangetang Masih Berfluktuasi

Regional
Senin Pagi, Bendung Katulampa Berstatus Siaga 4

Senin Pagi, Bendung Katulampa Berstatus Siaga 4

Regional
Terekam Video, Simpanse Pintar Sedang Bermain Instagram

Terekam Video, Simpanse Pintar Sedang Bermain Instagram

Internasional
Hanya Gunakan 5 Rangkaian Kereta, Diklaim Jadi Penyebab LRT Palembang Belum Maksimal

Hanya Gunakan 5 Rangkaian Kereta, Diklaim Jadi Penyebab LRT Palembang Belum Maksimal

Regional
Tiga Faktor Penyebab Kemacetan di Tanjung Priok

Tiga Faktor Penyebab Kemacetan di Tanjung Priok

Megapolitan
Situng KPU Dinilai Berhasil Pancing Partisipasi Publik Kawal Suara

Situng KPU Dinilai Berhasil Pancing Partisipasi Publik Kawal Suara

Nasional
Pasca-gugurnya Anggota Polisi yang PAM Pemilu, Dinkes Bintan Siagakan Tenaga Medis di Seluruh PPK

Pasca-gugurnya Anggota Polisi yang PAM Pemilu, Dinkes Bintan Siagakan Tenaga Medis di Seluruh PPK

Regional
Minta Pembebasan Rekannya, Aktivis Perempuan Saudi Berkendara Keliling AS

Minta Pembebasan Rekannya, Aktivis Perempuan Saudi Berkendara Keliling AS

Internasional
Bantah Terima Uang, Staf Menpora Diketahui Bertransaksi di Arab dan Tulungagung

Bantah Terima Uang, Staf Menpora Diketahui Bertransaksi di Arab dan Tulungagung

Nasional
Ini Sejumlah Aturan Baru Penerimaan Siswa SD dan SMP di Surabaya

Ini Sejumlah Aturan Baru Penerimaan Siswa SD dan SMP di Surabaya

Regional
Taman Waduk Ria Rio, Asyik Dikunjungi untuk Menyendiri maupun Berduaan

Taman Waduk Ria Rio, Asyik Dikunjungi untuk Menyendiri maupun Berduaan

Megapolitan
Risma: Jangan Cuma Jadi Bonek, Kalian Harus Jadi Pemain Bola yang Hebat

Risma: Jangan Cuma Jadi Bonek, Kalian Harus Jadi Pemain Bola yang Hebat

Regional

Close Ads X