Penembok Rumah Denny Akan Tuntut Wali Kota Jaksel

Kompas.com - 06/11/2015, 13:03 WIB
Rumah milik Denny (41) yang masih ditutup oleh tembok di Perumahan Bukit Mas Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2015). Hanya ada celah kecil untuk akses keluar-masuk orang.
KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERARumah milik Denny (41) yang masih ditutup oleh tembok di Perumahan Bukit Mas Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2015). Hanya ada celah kecil untuk akses keluar-masuk orang.
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Perwakilan kelompok Warga Peduli Perumahan Bukit Mas (WPPBM), Rena Mulyana, akan melaporkan Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Rena membantah tudingan bahwa dia meminta imbalan sebesar Rp 200 juta ke pemilik rumah yang ditutup tembok, Denny (41).

"Siang ini, saya akan laporkan Pak Tri karena bilang saya ini ujung-ujungnya cuma minta duit. Padahal, itu tidak benar," kata Rena kepada Kompas.com, Jumat (6/11/2015) siang.

Menurut Rena, pernyataan bahwa dia dan kelompok WPPBM yang meminta uang kompensasi supaya tembok di rumah Denny dibuka juga tidak benar.

Rena mengaku pembicaraan soal uang justru muncul dari kelompok Denny dan kuasa hukumnya.

Rena menyebutkan belum tahu mau melaporkan Tri ke mana, tetapi laporan akan dilayangkan antara ke Polsek Pesanggrahan atau ke Polres Metro Jakarta Selatan, siang ini.

Kemarin, Tri menjelaskan, dia sebenarnya sudah malas dengan permasalahan yang terjadi di Perumahan Bukit Mas Bintaro.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalang dari kegaduhan tersebut, menurut Tri, adalah sekelompok orang yang sebenarnya tidak mewakili warga secara keseluruhan.

"Ada kepentingan orang-orang di situ, makanya sudah malas saya. Mohon maaf, itu kepentingan Rena," tutur Tri.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Pasar Koja Naik

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Pasar Koja Naik

Megapolitan
UMK 2022 Kota Bekasi Cuma Naik 0,71 Persen, Pemkot: Sesuai Formula PP Pengupahan

UMK 2022 Kota Bekasi Cuma Naik 0,71 Persen, Pemkot: Sesuai Formula PP Pengupahan

Megapolitan
Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

Megapolitan
Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

Megapolitan
Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

Megapolitan
Kondisi Munarman Disebut Sehat

Kondisi Munarman Disebut Sehat

Megapolitan
Polisi Ancam Pidanakan Panitia dan Peserta jika Nekat Gelar Reuni 212 di Patung Kuda

Polisi Ancam Pidanakan Panitia dan Peserta jika Nekat Gelar Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: 'Kun Fayakun...'

Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: "Kun Fayakun..."

Megapolitan
Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

Megapolitan
PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

Megapolitan
Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

Megapolitan
Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

Megapolitan
Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

Megapolitan
Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

Megapolitan
Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.