Kompas.com - 08/11/2015, 20:13 WIB
Video yang beredar di youtube memperlihatkan seorang pengemudi go-jek yang dipukul polisi youtubeVideo yang beredar di youtube memperlihatkan seorang pengemudi go-jek yang dipukul polisi
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Dirlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Risyapudin Nursin menyatakan telah menyelesaikan permasalahan dengan PT Go-Jek Indonesia, Minggu (8/11/2015) malam. Kesepakatan yang diambil ialah, pengemudi yang melanggar dikenakan sanksi tilang, dan anggota polisi yang memukul akan diperiksa oleh Propam Polda Metro Jaya.

"Menyikapi apa yang berkembang di sosial media, kami hari ini sudah bertemu langsung mengundang Go-Jek dan menyelesaikan masalah ini. Jadi, masalah di video itu sudah clear," kata Risyapudin di Mapolda Metro Jaya.

Risyapudin mengakui bahwa anggotanya memang memukul dan sempat terlibat keributan kecil dengan pengemudi Go-Jek yang protes terhadap penilangan temannya. Adapun temannya itu ditilang lantaran lampu utama sepeda motornya tidak menyala.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Go-Jek juga ditemukan dengan pimpinan anggota polisi yang saat kejadian memukul pengemudi Go-Jek. Risyapudin juga membenarkan, pengemudi Go-Jek itu mengatakan kata-kata kasar sehingga memicu keributan dengan polisi. (Baca: Dirlantas Sebut Rekan Pengemudi Go-Jek yang Dipukul Keluarkan Kata Tak Senonoh)

Terhadap pengemudi Go-Jek yang lampu utamanya tidak menyala, tetap akan diberi sanksi berupa tilang. Sedangkan kepada pengemudi yang protes dan melontarkan ucapan tak menyenangkan kepada polisi, akan diberi teguran oleh internal Go-Jek berupa peringatan. (Baca: Beredar Video Polisi Pukul Pengemudi Go-Jek)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

Megapolitan
Anies Tak Banding Vonis Soal Polusi Udara, Penggugat Berharap Itu Bukan Hanya Wacana Politik

Anies Tak Banding Vonis Soal Polusi Udara, Penggugat Berharap Itu Bukan Hanya Wacana Politik

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel Minta Kasus Pencurian Kabel di Labkesda Segera Ditindaklanjuti

Wakil Wali Kota Tangsel Minta Kasus Pencurian Kabel di Labkesda Segera Ditindaklanjuti

Megapolitan
Ganjil Genap di Jakarta Diperluas, Ini Daftar Ruas Jalan yang Terdampak Aturan

Ganjil Genap di Jakarta Diperluas, Ini Daftar Ruas Jalan yang Terdampak Aturan

Megapolitan
Mobil Tabrak Separator dan Terbalik di Depan Polda Metro Jaya

Mobil Tabrak Separator dan Terbalik di Depan Polda Metro Jaya

Megapolitan
DPRD-Pemkot Depok Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2021

DPRD-Pemkot Depok Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2021

Megapolitan
Saat Anak Sulung Ahok Nicholas Sean Ingin Segera Dipanggil Polisi untuk Pulihkan Nama Baik

Saat Anak Sulung Ahok Nicholas Sean Ingin Segera Dipanggil Polisi untuk Pulihkan Nama Baik

Megapolitan
Pekan Depan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Akan Gelar PTM Terbatas untuk PAUD

Pekan Depan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Akan Gelar PTM Terbatas untuk PAUD

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan TMII Hanya Diberlakukan untuk Kendaraan Roda 4

Ganjil Genap di Kawasan TMII Hanya Diberlakukan untuk Kendaraan Roda 4

Megapolitan
Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Setelah Tragedi Kebakaran yang Tewaskan 49 Napi

Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Setelah Tragedi Kebakaran yang Tewaskan 49 Napi

Megapolitan
Kondisi Satwa di Taman Margasatwa Ragunan Dipastikan Sehat

Kondisi Satwa di Taman Margasatwa Ragunan Dipastikan Sehat

Megapolitan
RSDC Wisma Atlet Hanya Terisi 6,9 Persen, Jumlah Nakes Tak Dikurangi

RSDC Wisma Atlet Hanya Terisi 6,9 Persen, Jumlah Nakes Tak Dikurangi

Megapolitan
Rekaman CCTV Tentang Pencurian Motor Penghuni Indekos di Grogol Viral

Rekaman CCTV Tentang Pencurian Motor Penghuni Indekos di Grogol Viral

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim PTM Terbatas di Wilayahnya Berjalan Lancar

Pemkot Bekasi Klaim PTM Terbatas di Wilayahnya Berjalan Lancar

Megapolitan
Lokasi Vaksinasi Covid-19 Pfizer untuk Warga Non-DKI di Jakarta

Lokasi Vaksinasi Covid-19 Pfizer untuk Warga Non-DKI di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.