Kompas.com - 10/11/2015, 14:29 WIB
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendesak pengadaan alat kesehatan dimasukkan dalam e-katalog.

"Harusnya pengadaan alkes (alat kesehatan) ini semua masuk e-katalog. Karena ini paling rumit, sangat banyak item-nya. Jangan lupa juga, banyak pejabat di daerah jadi tersangka pengadaan alkes," kata Basuki, saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Pengadaan Barang Secara Elektornik (LPSE) 2015, di Balai Sudirman, Selasa (10/11/2015).

Ia mencontohkan, pengadaan lift untuk rumah sakit sulit direalisasikan melalui lelang tender. Dengan e-katalog, pemerintah cukup memilih lift sesuai kebutuhan rumah sakit yang akan dibangun.

"Pengadaan lift itu susahnya minta ampun, banyak item-nya. Makanya kami minta (pengadaan lift) masuk e-kalatog. Karena Pemprov DKI tahun ini mau tambah 1.400 tempat tidur," kata Basuki. 

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengungkapkan hal senada dengan Basuki. Pria yang akrab disapa Aher itu mendukung pengadaan alat kesehatan melalui e-katalog.

"Memang benar yang dikatakan Pak Ahok (Basuki). Memang banyak (pepjabat daerah) yang menjadi tersangka karena tender alkes," kata Aher.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 10 Agustus: Tambah 226 Kasus Covid-19 di Tangerang, 243 Pasien Sembuh

UPDATE 10 Agustus: Tambah 226 Kasus Covid-19 di Tangerang, 243 Pasien Sembuh

Megapolitan
Kebakaran Bengkel di Tangerang yang Tewaskan Satu Orang Diduga akibat Korsleting

Kebakaran Bengkel di Tangerang yang Tewaskan Satu Orang Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Riwayat Rusun 'Pengabdi Setan', Proyek 1.000 Tower SBY yang Mangkrak

Riwayat Rusun "Pengabdi Setan", Proyek 1.000 Tower SBY yang Mangkrak

Megapolitan
Kasus Kebakaran Gedung Kejagung yang Ditangani Ferdy Sambo, Berakhir dengan Vonis Penjara 5 Pekerja Bangunan

Kasus Kebakaran Gedung Kejagung yang Ditangani Ferdy Sambo, Berakhir dengan Vonis Penjara 5 Pekerja Bangunan

Megapolitan
Pidato Hidup atau Mati Soekarno soal Pangan dan Mural di Klender

Pidato Hidup atau Mati Soekarno soal Pangan dan Mural di Klender

Megapolitan
Sambut HUT Ke-77 RI, Sudin Parekraf Jakpus Akan Gelar Festival Seni di Kemayoran

Sambut HUT Ke-77 RI, Sudin Parekraf Jakpus Akan Gelar Festival Seni di Kemayoran

Megapolitan
Bengkel yang Juga Difungsikan sebagai Rumah Terbakar di Tangerang, Satu Orang Tewas

Bengkel yang Juga Difungsikan sebagai Rumah Terbakar di Tangerang, Satu Orang Tewas

Megapolitan
Pengakuan Terdakwa yang Keroyok Ade Armando Saat Demo di Gedung DPR

Pengakuan Terdakwa yang Keroyok Ade Armando Saat Demo di Gedung DPR

Megapolitan
Penahanan Tersangka Korupsi Gaji Damkar Depok, Bermula dari 'Nyanyian' Sandi soal Selang Cepat Jebol

Penahanan Tersangka Korupsi Gaji Damkar Depok, Bermula dari "Nyanyian" Sandi soal Selang Cepat Jebol

Megapolitan
Sopir Diduga Mengantuk, Mobil Santa Fe Tabrak Pohon dan Tiang lalu Terguling di Jalan Prapanca Jaksel

Sopir Diduga Mengantuk, Mobil Santa Fe Tabrak Pohon dan Tiang lalu Terguling di Jalan Prapanca Jaksel

Megapolitan
Babak Baru Kasus Korupsi Honor Petugas Damkar Depok, Bendahara Dinas Ditahan

Babak Baru Kasus Korupsi Honor Petugas Damkar Depok, Bendahara Dinas Ditahan

Megapolitan
Nasib Petugas PPSU yang Aniaya hingga Tabrak Pacar di Kemang, Kini Dipecat dan Ditahan Polisi

Nasib Petugas PPSU yang Aniaya hingga Tabrak Pacar di Kemang, Kini Dipecat dan Ditahan Polisi

Megapolitan
Aksi Intoleran di Sekolah Jakarta, Guru Larang Murid Pilih Ketua OSIS Nonmuslim hingga Paksa Siswi Berjilbab

Aksi Intoleran di Sekolah Jakarta, Guru Larang Murid Pilih Ketua OSIS Nonmuslim hingga Paksa Siswi Berjilbab

Megapolitan
Tak Hanya Jaga Keselamatan, LPSK Juga Jaga Konsistensi Kesaksian Bharada E

Tak Hanya Jaga Keselamatan, LPSK Juga Jaga Konsistensi Kesaksian Bharada E

Megapolitan
LPSK Sebut Istri Ferdy Sambo Butuh Pemulihan Mental

LPSK Sebut Istri Ferdy Sambo Butuh Pemulihan Mental

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.