Kompas.com - 12/11/2015, 15:02 WIB
Seorang siswa menggunakan layanan transjakarta gratis dengan menunjukkan kartu pelajar dan Kartu Jakarta Pintar (KJP) kepada petugas di Stasiun Manggarai, Senin (24/8/2015). Kompas.com/Unoviana KartikaSeorang siswa menggunakan layanan transjakarta gratis dengan menunjukkan kartu pelajar dan Kartu Jakarta Pintar (KJP) kepada petugas di Stasiun Manggarai, Senin (24/8/2015).
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Metro Tambora Kompol Wirdhanto mengatakan telah mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) para pelajar yang terlibat tawuran di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

"Yang sudah dicabut kalau tidak salah kita mengajukan itu sekitar 15 orang, tetapi yang dicabut itu antara tiga sampai empat orang yang memang mendapatkan KJP," ujar Wirdhanto ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (12/11/2015) siang.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut diberlakukan sejak tiga atau empat bulan yang lalu. Polisi akan langsung mengamankan pelajar yang berkumpul dan membawa benda-benda tajam.

"Setelah itu kita arahkan mereka untuk membuat pernyataan bahwa mereka pada saat itu memang tertangkap karena akan melakukan tawuran," kata Wirdhanto.

Surat pernyataan itu harus diketahui RT dan RW.

"Dan itu yang jadi dasar kita mengajukan ke pihak Dinas Pendidikan Jakarta Barat untuk dilakukan pencabutan (KJP)," ujar Wirdhanto.

"Tapi kalau misalnya yang tidak membawa parang dan sebagainya itu kan kita lakukan pembinaan," katanya.

Pada Maret 2015 lalu, Camat Tambora Mursidin juga mengancam mencabut Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan KJP untuk meredam tawuran antarwarga dan pelajar.

Kebijakan itu untuk memberi efek jera kepada warga ataupun siswa yang terlibat tawuran.

Mursidin juga mewajibkan semua elemen, mulai dari masyarakat, kepolisian hingga TNI, melakukan piket bergilir.

Piket dilakukan setiap hari, mulai dari siang hingga dini hari. Sedangkan penjagaan diperketat pada Sabtu malam. (Nursita Sari)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pengendara Motor Tewas usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Mobil | Pedagang di Tangsel Diancam Dirusak Lapaknya oleh Ormas

[POPULER JABODETABEK] Pengendara Motor Tewas usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Mobil | Pedagang di Tangsel Diancam Dirusak Lapaknya oleh Ormas

Megapolitan
Street Race Polda Metro Jaya Tak Akan Terapkan Sistem Kejuaraan, Ini Alasannya...

Street Race Polda Metro Jaya Tak Akan Terapkan Sistem Kejuaraan, Ini Alasannya...

Megapolitan
Minta Polda Metro Perbesar Pit Stop Ajang Street Race, Pebalap: Sekarang Dempet-dempetan

Minta Polda Metro Perbesar Pit Stop Ajang Street Race, Pebalap: Sekarang Dempet-dempetan

Megapolitan
Street Race di Ancol Rampung, Polda Metro Jaya Soroti Masalah Ketertiban Penonton

Street Race di Ancol Rampung, Polda Metro Jaya Soroti Masalah Ketertiban Penonton

Megapolitan
Wagub DKI: BOR RS untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Semakin Bertambah

Wagub DKI: BOR RS untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Semakin Bertambah

Megapolitan
UPDATE 16 Januari: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 566, Kasus Aktif Kini 3.816

UPDATE 16 Januari: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 566, Kasus Aktif Kini 3.816

Megapolitan
Polda Metro Jaya Harap Sirkuit Formula E Bisa Dipakai untuk Street Race

Polda Metro Jaya Harap Sirkuit Formula E Bisa Dipakai untuk Street Race

Megapolitan
Sindir Halus Ketua DPRD di Acara Street Race, Bamsoet: Mudah-mudahan Pak Pras Tak keberatan Formula E di Ancol...

Sindir Halus Ketua DPRD di Acara Street Race, Bamsoet: Mudah-mudahan Pak Pras Tak keberatan Formula E di Ancol...

Megapolitan
PTM Lanjut meski Kasus Covid-19 Ada di 15 Sekolah, Wagub: Jumlah Sekolah di Jakarta 10.429

PTM Lanjut meski Kasus Covid-19 Ada di 15 Sekolah, Wagub: Jumlah Sekolah di Jakarta 10.429

Megapolitan
Dini Hari, Petugas Damkar Depok Berburu Ular Sanca yang Lepas di Permukiman Warga

Dini Hari, Petugas Damkar Depok Berburu Ular Sanca yang Lepas di Permukiman Warga

Megapolitan
Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Megapolitan
Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Megapolitan
Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Megapolitan
Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.