Ini Mitsubishi Lancer yang Paling Dicari di Indonesia

Kompas.com - 17/11/2015, 06:33 WIB
Lancer CK4 lancerregister.comLancer CK4
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, Otomania - Mitsubishi membawa Lancer di Indonesia sejak era 80-an. Banyak ragam model dan jenis yang dipasarkan, namun demikian hanya beberapa model saja yang sampai saat ini masih menjadi incaran.

"Kalau bicara Lancer kita bicara tentang Evolution di Jepang. Model-model yang mirip dengan Evolution itu yang paling diburu sampai saat ini oleh fanatiknya," ujar Eric dari Engine Plus kepada Otomania beberapa waktu lalu.

Untuk model di Indonesia, menurut Eric, ada dua tipe yang sampai saat ini masih memiliki pasaran cukup tinggi. Mulai dari Lancer GLXi lansiran 1993 dan Lancer CK4 keluaran 1997, kedua mobil ini menjadi buruan karena secara desain serupa dengan Evolution III dan IV.

"Dua model ini mirip dengan Evolution. Dari ekterior beda tipis, tapi kalau bicara spesifikasi jelas jauh bedanya. Generasi Evolution rata-rata sudah AWD (all whell drive) sedangkan Lancer masih standar saja," ucap Eric.


Autoevolution.com Mitsubhisi Lancer 1994

Dari mesin pun jauh berbeda, CK4 yang dikeluarkan versi PT Krama Yudha Tiga berlian (KTB) menggunakan tipe 4G92 SOHC dengan kapasitas 1.600 cc. Sedangkan Evolution dari pabrikannya sudah dibekali dengan mesin 4G63T dengan kapasitas 2.000 cc Turbo.

"Dari segi harga keduanya sama-samar. Kisaranya mulai dari Rp 60 juga sampai Rp 85 jutaan. Tapi untuk saat ini orang lebih banyak cari model CK4, karena parts modifikasi untuk Evo III sudah sulit," jelas Eric.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ujian SIM di Daan Mogot Kembali Pakai Sistem E-Drives

Ujian SIM di Daan Mogot Kembali Pakai Sistem E-Drives

Megapolitan
Senin Sore, Lutfi Alfiandi Pemuda Pembawa Bendera Saat Demo Diperiksa sebagai Terdakwa

Senin Sore, Lutfi Alfiandi Pemuda Pembawa Bendera Saat Demo Diperiksa sebagai Terdakwa

Megapolitan
Pemprov DKI: Trotoar Cikini Belum Ditanam Pohon karena Ada Penataan Saluran

Pemprov DKI: Trotoar Cikini Belum Ditanam Pohon karena Ada Penataan Saluran

Megapolitan
Hari Ini, Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi Dijadwalkan Diperiksa sebagai Pelapor Akun @digeeembok

Hari Ini, Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi Dijadwalkan Diperiksa sebagai Pelapor Akun @digeeembok

Megapolitan
Merawat Keberagaman dan Kebaikan Lewat Tradisi Patekoan di Glodok

Merawat Keberagaman dan Kebaikan Lewat Tradisi Patekoan di Glodok

Megapolitan
Petugas Pintu Air Manggarai Kerap Dapat Rezeki Kiriman 'Online'

Petugas Pintu Air Manggarai Kerap Dapat Rezeki Kiriman "Online"

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Senin Siang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Senin Siang

Megapolitan
Mengenal Patekoan di Glodok, Tradisi Menyuguhkan Teh Gratis Setiap Hari

Mengenal Patekoan di Glodok, Tradisi Menyuguhkan Teh Gratis Setiap Hari

Megapolitan
Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X