Tanggulangi Banjir di Hek, DKI Akan Bangun Sodetan di Kali Baru Timur

Kompas.com - 17/11/2015, 16:24 WIB
Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Tri Djoko Margianto Kompas.com/Alsadad RudiKepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Tri Djoko Margianto
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan membangun sebuah sodetan yang menghubungkan Kali Baru Timur dan Kali Cipinang.

Pembangunannya diyakini dapat menjadi solusi atas banjir yang kerap menggenangi kawasan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Untuk sodetan ini masih kita kaji teknisnya," kata Kepala Dinas Tata Air Tri Djoko Margianto di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/11/2015).

Menurut Tri, banjir yang kerap menggenangi kawasan Hek sebenarnya diakibatkan tersumbatnya gorong-gorong yang menghubungkan Kali Baru Timur dengan Kali Cipinang. 

Ia menyebut gorong-gorong tersebut dibangun pada zaman Belanda untuk mengaliri persawahan. Namun, seiring perkembangan waktu, sawah-sawah itu kini berubah menjadi permukiman.

Keberadaan permukiman itulah yang kerap membuat sampah-sampah yang dibawa aliran air dari hulu tersumbat.

"Karena itu, perlu dibangun sodetan untuk membagi beban air di Kali Baru Timur," ujar dia.

Tri mengatakan proyek pembangunan sodetan kemungkinan baru dapat direalisasikan paling cepat tahun depan. Dan sebelum rencana tersebut terealisasi, pihaknya akan menyiagakan personil di gorong-gorong untuk membersihkan sampah saat hujan deras.

"Sementara ini kita akan menempatkan petugas untuk membersihkan saluran saat hujan atau air kiriman datang," ucap Tri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Kota Depok Kebanjiran Calon PPK Jelang Pilkada 2020

KPU Kota Depok Kebanjiran Calon PPK Jelang Pilkada 2020

Megapolitan
7 Begal Remaja di Depok Anggota Geng Motor, Mengaku Akan Balas Dendam Tawuran

7 Begal Remaja di Depok Anggota Geng Motor, Mengaku Akan Balas Dendam Tawuran

Megapolitan
Banjir Kembali Kepung Jakarta, Anies Kerahkan Tim Gabungan

Banjir Kembali Kepung Jakarta, Anies Kerahkan Tim Gabungan

Megapolitan
Siswa SMP dan SMK Jadi Tersangka Pembegalan di Depok

Siswa SMP dan SMK Jadi Tersangka Pembegalan di Depok

Megapolitan
Sejumlah Arus Lalin Dialihkan akibat Banjir Periuk Kota Tangerang

Sejumlah Arus Lalin Dialihkan akibat Banjir Periuk Kota Tangerang

Megapolitan
Wanita yang Tewas Tertabrak KRL Dekat Stasiun Cawang Teridentifikasi

Wanita yang Tewas Tertabrak KRL Dekat Stasiun Cawang Teridentifikasi

Megapolitan
Batan hingga Gegana Periksa Rumah di Batan Indah, Garis Peringatan Dipasang

Batan hingga Gegana Periksa Rumah di Batan Indah, Garis Peringatan Dipasang

Megapolitan
[VIDEO] Hari Kedua Jalan Cakung-Cilincing Terendam Banjir

[VIDEO] Hari Kedua Jalan Cakung-Cilincing Terendam Banjir

Megapolitan
Diguyur Hujan Sejak Pagi, Sejumlah Titik di Bogor Alami Tanah Longsor

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Sejumlah Titik di Bogor Alami Tanah Longsor

Megapolitan
Jalan Cakung Cilincing Raya Masih Tenggelam, Hanya Truk yang Bisa Melintas

Jalan Cakung Cilincing Raya Masih Tenggelam, Hanya Truk yang Bisa Melintas

Megapolitan
Laptop, Komputer hingga Buku di Perpustakaan SMAN 10 Bekasi Rusak akibat Banjir

Laptop, Komputer hingga Buku di Perpustakaan SMAN 10 Bekasi Rusak akibat Banjir

Megapolitan
Ribuan Warga Terdampak Banjir di Periuk Tangerang

Ribuan Warga Terdampak Banjir di Periuk Tangerang

Megapolitan
7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih Tomoterapi

7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih Tomoterapi

Megapolitan
Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Megapolitan
Selain Bapeten, Pihak RSCM dan Kemenkes Turut Periksa Mesin di Ruang Radiologi yang Terendam Air

Selain Bapeten, Pihak RSCM dan Kemenkes Turut Periksa Mesin di Ruang Radiologi yang Terendam Air

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X