Pencuri Laptop Ditangkap Usai Beraksi di Stasiun

Kompas.com - 18/11/2015, 13:31 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria ditangkap di Stasiun Klender Baru setelah mencuri laptop milik penumpang KRL, Rabu (18/11/2015).

Manajer Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa menuturkan kejadian bermula saat korban yang bernama Fitriasih naik KRL dari Stasiun Bekasi.

Saat itu, Fitri diketahui menaruh tas berisi laptopnya di tempat penyimpanan barang yang ada di kereta.

"Saat KRL tiba di Stasiun Klender Baru, korban tersadar laptopnya sudah tidak ada dan mendapatkan info bahwa laptop telah dibawa seorang pria yang baru saja turun. Tak lama setelah itu, korban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pengamanan di Stasiun Klender Baru," kata Eva saat dihubungi Rabu siang.

Menurut Eva, petugas pengamanan di stasiun langsung bergerak cepat mencari keberadaan pria yang dimaksud itu.

Tak lama kemudian, petugas mendapati salah seorang pria yang membawa tas laptop baru keluar dari stasiun. Belakangan diketahui pria itu bernama Amroji.

"Setelah dikonfirmasi, korban mengatakan tas beserta laptop yang dibawa pria itu adalah barang miliknya yang hilang di kereta," ujar Eva.

Eva mengatakan setelah kejadian, pihaknya langsung membawa Amroji ke Mapolsek Metro Cakung.

Ia pun mengimbau agar penumpang KRL untuk tetap waspada dan menjaga barang bawaannya masing-masing, termasuk barang bawaan yang diletakan di tempat penyimpanan barang.

"Laporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada petugas keamanan yang ada di kereta maupun di stasiun," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Penyampaian Visi Misi Dua Calon Wagub DKI Tak Disiarkan Langsung

Ini Alasan Penyampaian Visi Misi Dua Calon Wagub DKI Tak Disiarkan Langsung

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 958 Pasien Positif, 54 Sembuh, 96 Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 958 Pasien Positif, 54 Sembuh, 96 Meninggal

Megapolitan
Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Megapolitan
Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Megapolitan
Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Megapolitan
Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Megapolitan
Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Megapolitan
Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Megapolitan
Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Megapolitan
Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Megapolitan
Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Megapolitan
Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X